Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

» » » Simantri Bukan Hanya Sekedar Pelihara Sapi
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

LokalZone - Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) merupakan salah satu terobosan baru dalam membangun pertanian di Bali dengan memanfaatkan ternak sapi Bali. Namun dalam prakteknya program Simantri ini diharapkan tidak hanya sekedar untuk memelihara sapi, Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat meninjauan unit Simantri di Kabupaten Gianyar yakni Simantri 437 Gapoktan Sari Wredi Gopala Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati dan Simantri 369 Gapoktan Merta Sari Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati.

“Jangan pernah berpikiran bahwa simantri itu hanya sekedar untuk pelihara sapi, tapi Simantri ini erat kaitannya dalam upaya membangun pertanian Bali dan bagaimana menciptakan Bali organik melalui Simantri ini”, tegas Pastika.

Pastika juga menyampaikan dalam upaya mencapai Bali organik tersebut terdapat beberapa hal yang harus benar – benar diperhatikan oleh para petani dan pemerintah mulai dari pemanfaatan teknologi pertania yang harus semakin bagus dan sumber daya manusianya seperti pendamping simantri tersebut harus lebih aktif, serta pasar dari hasil Simantri tersebut juga harus ada sehingga Simantri tersebut bisa berkembang.

Pastika sangat mengharapkan keberadaan Simantri ini mampu memberikan stimulan bagi masyarakat untuk berswadaya. “Kita buat simantri ini tujuannya untuk memberikan stimulan bagi masyarakat untuk melakukannya secara swadaya dengan teknologi yang sama dengan yang ada di simantri sehingga hasilnya bisa menjadi lebih optimal”, jelas Pastika yang juga juga mengingatkan mengenai keberadaan lahan jangan sampai menjadi masalah karena akan sangat mengganggu perkembangan dari Simantri tersebut.

Sementara itu, senada dengan Gubernur Pastika Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnu Ardana yang dalam kesempatan tersebut juga turut mendampingi menyatakan bahwa pihaknya kini telah berusaha untuk menciptakan atau menggunakan teknologi – teknologi pertanian yang baru demi memajukan keberadaan Simantri tersebut dan salah satunya dengan penggunaan Biang Kompos dan Biang Urine yang memiliki kualitas yang baru dan bagus, menurutnya dengan biang yang baru ini pembuatan pupuk organik dan bio urine bisa diselesaikan dengan lebih cepat dari sebelumnya dengan kualitas hasil yang lebih baik. Kedepan pihaknya juga akan berusaha menerapkan teknologi – teknologi pertanian yang lebih maju kepada seluruh unit Simantri yang ada di Bali.

Perlu diketahui Simantri 437 Gapoktan Sari Wredi Gopala, merupakan bantuan dari Pemprov Bali tahun 2014 yang baru berjalan kurang lebih 6 bulan, namun hasilnya sudah bisa dimanfaatkan mulai dari pupuk organik, bio urine dan gas namun masih belum optimal, berbeda dengan Simantri 369 Gapoktan Merta Sari, yang merupakan bantuan tahun 2013 telah memiliki 13 anak sapi dari 21 batuan sapi simantri yang diterima, dan untuk pupuk dan bio urine selain digunakan untuk keperluan petani di simantri itu sendiri, pemasarannya juga telah mencapai wilayah Bangli yang bekerjasama dengan petani - petani jeruk di wilayah tersebut. Jadi dapat dikatakan walaupun masih belum terlalu lama beroperasi, kedua simantri tersebut sudah mampu memberikan hasil dan pengaruh yang cukup baik bagi para petani.


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama