Teknologi, Lokalzone - Memiliki rumah bukan perkara mudah. Harganya yang cukup mahal jadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang untuk membelinya. Meski begitu, ada hal unik sekaligus gila yang dilakukan oleh seorang wanita di Tiongkok untuk membeli rumah.
Seperti di kutip dari BBC, Senin (31/10/2016), jagat maya Tiongkok dibuat gempar oleh sebuah blog yang beredar di platform Tian Ya Yi Du.
Seorang pengguna dengan username Proud Qioba menuliskan sebuah cerita yang mirip dengan kisah di novel.
Dalam blog-nya ia menyebut seorang mahasiswa bernama Xiaoli (bukan nama sebenarnya) dari Kota Shenzhen, selatan Tiongkok, minta dibelikan 20 unit iPhone 7 kepada 20 orang pacarnya. Ya, kamu tidak salah baca, 20 pacar.
Kemudian, ia menjual seluruh iPhone 7 tersebut ke sebuah perusahaan jual beli ponsel bernama Hui Shou Bao seharga 115.010 RMB atau setara Rp 221 juta. Xiaoli pun kemudian menggunakan uang tersebut untuk membeli rumah di pinggir kota.
Di dalam blog-nya, Proud Qiaoba menuliskan, saat sejumlah teman Xiaoli main ke rumah barunya, mereka terkejut lantaran mendengar cerita Xiaoli mendapatkan rumah.
"Saat ini, semua orang di kantor membicarakan hal ini. Tak ada yang tahu apa yang pacar-pacar Xiaoli pikirkan setelah kisah ini jadi viral," tulis Proud Qiaoba.
Sang penulis blog menambahkan, Xiaoli bukanlah gadis dari keluarga berada. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga, sementara ayahnya bekerja sebagai pekerja migran.
Lantaran kedua orang tuanya makin tua, sebagai anak tertua di keluarga, kemungkinan Xiaoli merasa tertekan dan ingin memberikan sebuah rumah untuk keluarganya. "Meski begitu, sungguh sulit dipercaya Xiaoli menggunakan cara ini," tulis Proud Qiaoba.
Banyak orang di layanan microblogging Tiongkok, Sina Weibo, merasa terkejut dengan kemampuan Xiaoli meyakinkan 20 pacarnya untuk membelikan iPhone 7 yang baru melenggang 16 September ini.
Tak hanya itu, tagar "20 iPhone untuk sebuah rumah" pun jadi terfavorit di jejaring sosial Weibo. Hingga kini, pengguna telah mencuitkannya sebanyak 13 juta kali.
Langkah Xiaoli pun banyak dikomentari oleh pengguna media sosial lainnya. "Bahkan buat saya untuk mendapatkan satu pacar saja sulit. Sementara dia (Xiaoli) mendapatkan 20 pacar di waktu bersamaan yang mau membelikannya iPhone. Aku ingin bertanya bagaimana caranya," tutur seorang pengguna medsos.
Tak hanya itu, pengguna medsos lainnya berdoa agar Xiaoli memiliki masa depan yang cerah. Tak hanya mendoakan, pengguna lain juga menghujat Xiaoli dan menyebutnya tak tahu malu.
Pihak BBC pun mencoba mencari informasi dari juru bicara Hui Shou Bao untuk mengecek kebenaran informasi ini. Benar saja, sang juru bicara membenarkan bahwa awal Oktober lalu, memang ada seorang perempuan yang menjual 20 unit iPhone 7. Toko tersebut membayar 5.750 RMB atau setara Rp 11 jutaan untuk satu iPhone.
Saat mencoba mewawancarai Xiaoli melalui perusahaan Hui Shou Bao, gadis itu menolak untuk diwawancara. "Gadis itu menolak permintaan wawancara media," tutur si juru bicara.
Seperti di kutip dari BBC, Senin (31/10/2016), jagat maya Tiongkok dibuat gempar oleh sebuah blog yang beredar di platform Tian Ya Yi Du.
Seorang pengguna dengan username Proud Qioba menuliskan sebuah cerita yang mirip dengan kisah di novel.
Dalam blog-nya ia menyebut seorang mahasiswa bernama Xiaoli (bukan nama sebenarnya) dari Kota Shenzhen, selatan Tiongkok, minta dibelikan 20 unit iPhone 7 kepada 20 orang pacarnya. Ya, kamu tidak salah baca, 20 pacar.
Kemudian, ia menjual seluruh iPhone 7 tersebut ke sebuah perusahaan jual beli ponsel bernama Hui Shou Bao seharga 115.010 RMB atau setara Rp 221 juta. Xiaoli pun kemudian menggunakan uang tersebut untuk membeli rumah di pinggir kota.
Di dalam blog-nya, Proud Qiaoba menuliskan, saat sejumlah teman Xiaoli main ke rumah barunya, mereka terkejut lantaran mendengar cerita Xiaoli mendapatkan rumah.
"Saat ini, semua orang di kantor membicarakan hal ini. Tak ada yang tahu apa yang pacar-pacar Xiaoli pikirkan setelah kisah ini jadi viral," tulis Proud Qiaoba.
Sang penulis blog menambahkan, Xiaoli bukanlah gadis dari keluarga berada. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga, sementara ayahnya bekerja sebagai pekerja migran.
Lantaran kedua orang tuanya makin tua, sebagai anak tertua di keluarga, kemungkinan Xiaoli merasa tertekan dan ingin memberikan sebuah rumah untuk keluarganya. "Meski begitu, sungguh sulit dipercaya Xiaoli menggunakan cara ini," tulis Proud Qiaoba.
Banyak orang di layanan microblogging Tiongkok, Sina Weibo, merasa terkejut dengan kemampuan Xiaoli meyakinkan 20 pacarnya untuk membelikan iPhone 7 yang baru melenggang 16 September ini.
Tak hanya itu, tagar "20 iPhone untuk sebuah rumah" pun jadi terfavorit di jejaring sosial Weibo. Hingga kini, pengguna telah mencuitkannya sebanyak 13 juta kali.
Langkah Xiaoli pun banyak dikomentari oleh pengguna media sosial lainnya. "Bahkan buat saya untuk mendapatkan satu pacar saja sulit. Sementara dia (Xiaoli) mendapatkan 20 pacar di waktu bersamaan yang mau membelikannya iPhone. Aku ingin bertanya bagaimana caranya," tutur seorang pengguna medsos.
Tak hanya itu, pengguna medsos lainnya berdoa agar Xiaoli memiliki masa depan yang cerah. Tak hanya mendoakan, pengguna lain juga menghujat Xiaoli dan menyebutnya tak tahu malu.
Pihak BBC pun mencoba mencari informasi dari juru bicara Hui Shou Bao untuk mengecek kebenaran informasi ini. Benar saja, sang juru bicara membenarkan bahwa awal Oktober lalu, memang ada seorang perempuan yang menjual 20 unit iPhone 7. Toko tersebut membayar 5.750 RMB atau setara Rp 11 jutaan untuk satu iPhone.
Saat mencoba mewawancarai Xiaoli melalui perusahaan Hui Shou Bao, gadis itu menolak untuk diwawancara. "Gadis itu menolak permintaan wawancara media," tutur si juru bicara.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Setelah gagal total dengan phablet flagship Galaxy Note 7, Samsung mulai fokus menggarap kelanjutan dari Galaxy seri S, yakni Galaxy S8.
Hal ini disebut-sebut sebagai upaya Samsung untuk move on dari insiden Galaxy Note 7 sekaligus tetap memenangkan kompetisi dengan pesaing-pesaing bisnisnya. Sebagaimana di kutip dari Tech Crunch, Selasa (1/11/2016), Vice President Samsung, Lee Kyeong-tae, mengakui walau Galaxy S8 baru akan melenggang beberapa bulan lagi, perusahaan smartphone merasa kesulitan tanpa adanya sebuah ponsel flagship.
Terkait kehadiran Galaxy S8, seorang petinggi Samsung mengatakan kepada The Wall Street Journal, ponsel tersebut akan hadir dengan desain baru dan kamera yang jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya, Galaxy S7.
Tidak hanya itu, petinggi tersebut juga membocorkan bahwa Galaxy S8 bakal hadir dengan layanan kecerdasan buatan.
Lee enggan mengonfirmasi kabar itu. Namun jika melihat rekam jejak Samsung yang mengakuisisi perusahaan Viv Labs, kemungkinan layanan kecerdasan buatan tersebut memang benar adanya.
Baru-baru ini juga diberitakan, Samsung memberikan tawaran diskon bagi pembeli Galaxy Note 7 di Korea Selatan yang menukarkan perangkatnya dengan Galaxy S7.
Para konsumen juga mendapatkan kesempatan untuk menukarkan Galaxy S7-nya dengan Galaxy S8 atau Note 8 saat perangkat itu melenggang nantinya.
Hal ini disebut-sebut sebagai upaya Samsung untuk move on dari insiden Galaxy Note 7 sekaligus tetap memenangkan kompetisi dengan pesaing-pesaing bisnisnya. Sebagaimana di kutip dari Tech Crunch, Selasa (1/11/2016), Vice President Samsung, Lee Kyeong-tae, mengakui walau Galaxy S8 baru akan melenggang beberapa bulan lagi, perusahaan smartphone merasa kesulitan tanpa adanya sebuah ponsel flagship.
Terkait kehadiran Galaxy S8, seorang petinggi Samsung mengatakan kepada The Wall Street Journal, ponsel tersebut akan hadir dengan desain baru dan kamera yang jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya, Galaxy S7.
Tidak hanya itu, petinggi tersebut juga membocorkan bahwa Galaxy S8 bakal hadir dengan layanan kecerdasan buatan.
Lee enggan mengonfirmasi kabar itu. Namun jika melihat rekam jejak Samsung yang mengakuisisi perusahaan Viv Labs, kemungkinan layanan kecerdasan buatan tersebut memang benar adanya.
Baru-baru ini juga diberitakan, Samsung memberikan tawaran diskon bagi pembeli Galaxy Note 7 di Korea Selatan yang menukarkan perangkatnya dengan Galaxy S7.
Para konsumen juga mendapatkan kesempatan untuk menukarkan Galaxy S7-nya dengan Galaxy S8 atau Note 8 saat perangkat itu melenggang nantinya.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - BlackBerry memang sudah memutuskan untuk tidak lagi memproduksi smartphone. Meski demikian, perusahaan asal Kanada itu telah dan akan terus bermitra dengan pihak ketiga untuk memproduksi smartphone.
Baru-baru ini, BlackBerry meluncurkan flagship smartphone yang diberi nama DTEK60. BlackBerry optimistis perangkatnya bakal mampu bersaing dengan Google Pixel XL dan iPhone 7 Plus.
Sebagaimana di kutip dari Ubergizmo, Sabtu (29/10/2016), DTEK60 memang memiliki spesifikasi layaknya flagship smartphone.
Bodinya terbuat dari material metal dan kaca serta diperkuat dengan prosesor Snapdragon 820 dari Qualcomm. Untuk menunjang kinerjanya, perusahaan menyematkan RAM 4GB di smartphone berlayar 5,5 inci ini. Di sektor layar, DTEK60 memiliki layar Quad HD.
Dalam sebuah wawancara, COO Blackberry Marty Beard mengatakan, DTEK60 mampu bersaing secara head to head dengan smartphone 5,5 inci lain seperti Google Pixel XL dan iPhone 7 Plus. Ia juga menegaskan, dari segi harga, DTEK60 yang dibanderol Rp 499 (setara Rp 6,5 jutaan), lebih murah sekitar US$ 200 (sekira Rp 2,6 juta) daripada kedua smartphone itu.
Beard juga berujar, BlackBerry menanamkan sebuah software khusus yang terintegrasi dengan Android untuk menjadikan DTEK60 sebagai smartphone paling aman.
Di samping itu, kelebihan lain yang disebutkan oleh Beard adalah DTEK60 memiliki waktu aktif baterai yang lebih panjang dibandingkan dengan iPhone 7 Plus.
Baru-baru ini, BlackBerry meluncurkan flagship smartphone yang diberi nama DTEK60. BlackBerry optimistis perangkatnya bakal mampu bersaing dengan Google Pixel XL dan iPhone 7 Plus.
Sebagaimana di kutip dari Ubergizmo, Sabtu (29/10/2016), DTEK60 memang memiliki spesifikasi layaknya flagship smartphone.
Bodinya terbuat dari material metal dan kaca serta diperkuat dengan prosesor Snapdragon 820 dari Qualcomm. Untuk menunjang kinerjanya, perusahaan menyematkan RAM 4GB di smartphone berlayar 5,5 inci ini. Di sektor layar, DTEK60 memiliki layar Quad HD.
Dalam sebuah wawancara, COO Blackberry Marty Beard mengatakan, DTEK60 mampu bersaing secara head to head dengan smartphone 5,5 inci lain seperti Google Pixel XL dan iPhone 7 Plus. Ia juga menegaskan, dari segi harga, DTEK60 yang dibanderol Rp 499 (setara Rp 6,5 jutaan), lebih murah sekitar US$ 200 (sekira Rp 2,6 juta) daripada kedua smartphone itu.
Beard juga berujar, BlackBerry menanamkan sebuah software khusus yang terintegrasi dengan Android untuk menjadikan DTEK60 sebagai smartphone paling aman.
Di samping itu, kelebihan lain yang disebutkan oleh Beard adalah DTEK60 memiliki waktu aktif baterai yang lebih panjang dibandingkan dengan iPhone 7 Plus.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Samsung Electronics mengukuhkan diri sebagai salah satu raksasa elektronik dunia. Dua di antara seluruh produk besutan Samsung yang saat ini menguasai pasar global adalah smartphone dan televisi (TV).
Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Electronics di Indonesia memaparkan, Samsung menjual puluhan ribu smartphone setiap jam, sementara TV terjual ribuan unit setiap jam.
"Data internal perusahaan menyebutkan bahwa setiap jam, smartphone Samsung ludes terjual 44.000 unit, sedangkan TV terjual hingga 5.400 unit setiap jam di seluruh dunia," ujar pria yang akrab di sapa Jo tersebut di acara media gathering, Jumat (28/10/2016) sore di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
Jo menyebut, Samsung sendiri tak hanya populer dengan produk smartphone dan TV. Perusahaan asal Korea Selatan ini juga menawarkan produk elektronik lain, seperti penyejuk ruangan, mesin cuci, dan kulkas.
Untuk diketahui, meskipun industri elektronik nasional mengalami penurunan 3 persen, market share Samsung dalam industri smartphone di Indonesia tetap stabil di angka 44 persen.
Selain itu, Samsung juga menempati market share di posisi puncak dengan marjet share 35 persen di semester pertama 2016. Sementara untuk kategori UHD TV, market share Samsung melesat hingga 60 persen.
"Di Indonesia, Samsung hadir sejak tahun 1991 dan di tahun ini sudah menginjak usia 25 tahun. Performa Samsung dalam 7 tahun tumbuh hingga 10 kali lipat," terang Jo.
Ia menuturkan, Samsung sendiri tak hanya ingin menawarkan produk elektronik saja, tetapi juga ingin menawarkan solusi teknologi untuk masyarakat Indonesia.
"Kami berencana membawa inovasi dan teknologi masa depan untuk Indonesia yang lebih baik. Kami meyakini bahwa teknologi dan inovasi akan mengambil peranan penting untuk masa depan Tanah Air yang lebih baik," pungkasnya.
Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Electronics di Indonesia memaparkan, Samsung menjual puluhan ribu smartphone setiap jam, sementara TV terjual ribuan unit setiap jam.
"Data internal perusahaan menyebutkan bahwa setiap jam, smartphone Samsung ludes terjual 44.000 unit, sedangkan TV terjual hingga 5.400 unit setiap jam di seluruh dunia," ujar pria yang akrab di sapa Jo tersebut di acara media gathering, Jumat (28/10/2016) sore di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
Jo menyebut, Samsung sendiri tak hanya populer dengan produk smartphone dan TV. Perusahaan asal Korea Selatan ini juga menawarkan produk elektronik lain, seperti penyejuk ruangan, mesin cuci, dan kulkas.
Untuk diketahui, meskipun industri elektronik nasional mengalami penurunan 3 persen, market share Samsung dalam industri smartphone di Indonesia tetap stabil di angka 44 persen.
Selain itu, Samsung juga menempati market share di posisi puncak dengan marjet share 35 persen di semester pertama 2016. Sementara untuk kategori UHD TV, market share Samsung melesat hingga 60 persen.
"Di Indonesia, Samsung hadir sejak tahun 1991 dan di tahun ini sudah menginjak usia 25 tahun. Performa Samsung dalam 7 tahun tumbuh hingga 10 kali lipat," terang Jo.
Ia menuturkan, Samsung sendiri tak hanya ingin menawarkan produk elektronik saja, tetapi juga ingin menawarkan solusi teknologi untuk masyarakat Indonesia.
"Kami berencana membawa inovasi dan teknologi masa depan untuk Indonesia yang lebih baik. Kami meyakini bahwa teknologi dan inovasi akan mengambil peranan penting untuk masa depan Tanah Air yang lebih baik," pungkasnya.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Meski iPhone 7 baru meluncur pada bulan lalu, laporan mengenai suksesornya sudah muncul di internet. Salah satunya adalah soal ukuran layar iPhone 8 pada tahun depan.
Dikutip dari Phone Arena, Jumat (28/10/2016), Apple menyiapkan tiga varian untuk iPhone 8, masing-masing dengan ukuran layar 4,7, 5 dan 5,5 inci. Bagian belakang perangkat dilapisi material kaca, yang dilaporkan akan diproduksi oleh dua perusahaan asal Tiongkok, Biel Crystal Manufactory dan Lens Technology.
Kemudian, kaca pada bagian depan dan belakang iPhone 8 akan dihubungkan dengan rangka metal produksi Foxconn, Catcher Technology, dan Jabil.
Dalam laporan yang sama juga disebutkan, iPhone 8 Plus dengan layar 5,5 inci dilaporkan akan menggunakan layar OLED yang diproduksi oleh Samsung, Sharp, dan LG.
Laporan ini akan makin memeriahkan isu dan prediksi yang mengalir dari berbagai sumber mengenai iPhone 8.
Di sisi lain, Apple diketahui sangat menjaga rahasia mengenai berbagai teknologi baru mereka. Karena itu, kemungkinan besar, kita tidak akan mendengar konfirmasi dari Apple mengenai berbagai laporan yang beredar.
Apple saat ini tengah sibuk memasarkan smartphone terbarunya, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Kedua smartphone tersebut telah mulai dijual sejak bulan lalu ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Australia, Jepang, dan Singapura.
Dikutip dari Phone Arena, Jumat (28/10/2016), Apple menyiapkan tiga varian untuk iPhone 8, masing-masing dengan ukuran layar 4,7, 5 dan 5,5 inci. Bagian belakang perangkat dilapisi material kaca, yang dilaporkan akan diproduksi oleh dua perusahaan asal Tiongkok, Biel Crystal Manufactory dan Lens Technology.
Kemudian, kaca pada bagian depan dan belakang iPhone 8 akan dihubungkan dengan rangka metal produksi Foxconn, Catcher Technology, dan Jabil.
Dalam laporan yang sama juga disebutkan, iPhone 8 Plus dengan layar 5,5 inci dilaporkan akan menggunakan layar OLED yang diproduksi oleh Samsung, Sharp, dan LG.
Laporan ini akan makin memeriahkan isu dan prediksi yang mengalir dari berbagai sumber mengenai iPhone 8.
Di sisi lain, Apple diketahui sangat menjaga rahasia mengenai berbagai teknologi baru mereka. Karena itu, kemungkinan besar, kita tidak akan mendengar konfirmasi dari Apple mengenai berbagai laporan yang beredar.
Apple saat ini tengah sibuk memasarkan smartphone terbarunya, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Kedua smartphone tersebut telah mulai dijual sejak bulan lalu ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Australia, Jepang, dan Singapura.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Konsumen yang menanti earbuds terbaru Apple, AirPods, tampaknya harus lebih bersabar. Pasalnya, Apple telah menunda peluncuran AirPods di pasar. Dengan demikian, konsumen tidak bisa segera menggunakan produk tersebut.
Dikutip dari Phone Arena, Jumat (28/10/2016), Apple mengumumkan penundaan peluncuran AirPods dalam sebuah pernyataan. Sayangnya, perusahaan tidak memaparkan alasan dari keputusannya itu.
"Respons awal terhadap AirPod sangat luar biasa. Tapi kami tidak yakin untuk mengapalkan produk sebelum benar-benar siap dan kami membutuhkan sedikit waktu lebih lama sebelum AirPods siap untuk konsumen kami," kata Apple dalam pernyataannya.
Seperti diketahui, penjualan wireless earbuds Apple itu awalnya dijadwalkan pada bulan ini. Namun karena ada isu yang belum diketahui, penjualannya pun terpaksa tertunda.
Menurut laporan, sejumlah orang yang menjajal AirPods versi sebelum produksi massal menyatakan adanya masalah terkait daya tahan baterai dan fisiknya. Kendati demikian, belum diketahui apakah kedua hal tersebut yang akhirnya membuat penjualan Airpods ditunda.
Dikutip dari Phone Arena, Jumat (28/10/2016), Apple mengumumkan penundaan peluncuran AirPods dalam sebuah pernyataan. Sayangnya, perusahaan tidak memaparkan alasan dari keputusannya itu.
"Respons awal terhadap AirPod sangat luar biasa. Tapi kami tidak yakin untuk mengapalkan produk sebelum benar-benar siap dan kami membutuhkan sedikit waktu lebih lama sebelum AirPods siap untuk konsumen kami," kata Apple dalam pernyataannya.
Seperti diketahui, penjualan wireless earbuds Apple itu awalnya dijadwalkan pada bulan ini. Namun karena ada isu yang belum diketahui, penjualannya pun terpaksa tertunda.
Menurut laporan, sejumlah orang yang menjajal AirPods versi sebelum produksi massal menyatakan adanya masalah terkait daya tahan baterai dan fisiknya. Kendati demikian, belum diketahui apakah kedua hal tersebut yang akhirnya membuat penjualan Airpods ditunda.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Keputusan Samsung untuk menghentikan produksi dan penjualan Galaxy Note 7 mengguncang industri ponsel. Banyak pihak ikut berkomentar termasuk bos BlackBerry ini.
Alex Thurber, Senior Vice President of Global Devices Sales BlackBerry, mengaku turut prihatin melihat nasib malang Note 7. Ia tidak mau menganggap kematian Note 7 sebagai keuntungan bagi perusahaannya.
"Aku tak pernah menilai hal itu akan menciptakan peluang bagi kami, kupikir itu hanyalah situasi di mana orang-orang harus lebih waspada dengan apa yang mereka beli," kata Alex.
"Tentu saja ini adalah sebuah tragedi untuk Samsung, tak seorangpun akan mengharapkan hal semacam itu terjadi pada kawan atau lawan, dan Samsung tentulah kawan, mereka adalah partner strategis yang hebat bagi kami," tambahnya.
Di sisi lain, tragedi Note 7 menurut Alex membuat BlackBerry lebih hati-hati dalam mengembangkan DTEK60, handset Android yang baru saja mereka luncurkan. Misalnya memastikan baterainya aman.
"Tentu saja kami membicarakan soal keamanan, bagaimana kami bisa memastikan mempunyai perangkat yang aman. Aku bahkan mempelajari banyak sekali soal baterai," pungkas dia.
Alex Thurber, Senior Vice President of Global Devices Sales BlackBerry, mengaku turut prihatin melihat nasib malang Note 7. Ia tidak mau menganggap kematian Note 7 sebagai keuntungan bagi perusahaannya.
"Aku tak pernah menilai hal itu akan menciptakan peluang bagi kami, kupikir itu hanyalah situasi di mana orang-orang harus lebih waspada dengan apa yang mereka beli," kata Alex.
"Tentu saja ini adalah sebuah tragedi untuk Samsung, tak seorangpun akan mengharapkan hal semacam itu terjadi pada kawan atau lawan, dan Samsung tentulah kawan, mereka adalah partner strategis yang hebat bagi kami," tambahnya.
Di sisi lain, tragedi Note 7 menurut Alex membuat BlackBerry lebih hati-hati dalam mengembangkan DTEK60, handset Android yang baru saja mereka luncurkan. Misalnya memastikan baterainya aman.
"Tentu saja kami membicarakan soal keamanan, bagaimana kami bisa memastikan mempunyai perangkat yang aman. Aku bahkan mempelajari banyak sekali soal baterai," pungkas dia.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Setelah menghentikan penjualan Galaxy Note 7, Samsung masih memiliki "Pekerjaan Rumah" lain. Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) itu ingin memastikan konsumennya tetap setia.
Dilansir Reuters, Samsung menawarkan program upgrade untuk konsumen Galaxy Note 7 di Korea Selatan (Korsel) yang menukar perangkat mereka dengan Galaxy S7.
Nah, konsumen yang melakukan hal tersebut nantinya bisa mendapatkan potongan harga ketika membeli Galaxy S8 atau Note 8 pada tahun depan.
Samsung mengatakan, konsumen yang mengikuti program upgrade hanya perlu mengeluarkan uang setengah dari harga Galaxy S7, sebelum mengganti handset mereka dengan Galaxy S8 atau Note 8.
Sedangkan untuk negara lain, perusahaan mengatakan bahwa kehadiran program semacam itu tergantung dari situasi di setiap wilayah.
Program upgrade adalah salah satu upaya Samsung mempertahankan loyalitas konsumen, pasca-tragedi meledaknya sejumlah Galaxy Note 7 hingga akhirnya penjualan perangkat tersebut dihentikan secara permanen.
Samsung sebelumnya juga menawarkan uang insentif senilai US$ 88,39 untuk pengguna di Korsel.
Adapun melalui program upgrade ke Note 8, Samsung secara tidak langsung dinilai mengeluarkan pernyataan bahwa seri Note akan tetap ada. Pasalnya, sempat beredar laporan bahwa Samsung akan berhenti menggunakan merek Note.
Dilansir Reuters, Samsung menawarkan program upgrade untuk konsumen Galaxy Note 7 di Korea Selatan (Korsel) yang menukar perangkat mereka dengan Galaxy S7.
Nah, konsumen yang melakukan hal tersebut nantinya bisa mendapatkan potongan harga ketika membeli Galaxy S8 atau Note 8 pada tahun depan.
Samsung mengatakan, konsumen yang mengikuti program upgrade hanya perlu mengeluarkan uang setengah dari harga Galaxy S7, sebelum mengganti handset mereka dengan Galaxy S8 atau Note 8.
Sedangkan untuk negara lain, perusahaan mengatakan bahwa kehadiran program semacam itu tergantung dari situasi di setiap wilayah.
Program upgrade adalah salah satu upaya Samsung mempertahankan loyalitas konsumen, pasca-tragedi meledaknya sejumlah Galaxy Note 7 hingga akhirnya penjualan perangkat tersebut dihentikan secara permanen.
Samsung sebelumnya juga menawarkan uang insentif senilai US$ 88,39 untuk pengguna di Korsel.
Adapun melalui program upgrade ke Note 8, Samsung secara tidak langsung dinilai mengeluarkan pernyataan bahwa seri Note akan tetap ada. Pasalnya, sempat beredar laporan bahwa Samsung akan berhenti menggunakan merek Note.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Aplikasi merupakan salah satu faktor yang membuat pengalaman menggunakan smartphone Android lebih baik. Saat ini beragam aplikasi telah lekat dengan kehidupan pengguna smartphone.
Namun terkadang tak seluruh aplikasi dapat berjalan mulus. Salah satu notifikasi yang paling sering terlihat ketika aplikasi bermasalah adalah tulisan 'Unfortunately, (App) has Stopped Error'. Ini jelas merupakan peristiwa paling menyebalkan bagi pengguna smartphone Android. Terlebih, bila aplikasi yang bermasalah adalah aplikasi penting dan kerap digunakan.
Karena itu, kami merangkum cara mudah untuk mengatasi masalah di aplikasi yang ada di Android. Mengutip informasi dari laman Ubergizmo, simak penjelasannya berikut ini.
1. Clear cache dan coba lagi
Namun terkadang tak seluruh aplikasi dapat berjalan mulus. Salah satu notifikasi yang paling sering terlihat ketika aplikasi bermasalah adalah tulisan 'Unfortunately, (App) has Stopped Error'. Ini jelas merupakan peristiwa paling menyebalkan bagi pengguna smartphone Android. Terlebih, bila aplikasi yang bermasalah adalah aplikasi penting dan kerap digunakan.
Karena itu, kami merangkum cara mudah untuk mengatasi masalah di aplikasi yang ada di Android. Mengutip informasi dari laman Ubergizmo, simak penjelasannya berikut ini.
1. Clear cache dan coba lagi
Cache merupakan lokasi penyimpanan data dari aplikasi yang sering diakses pengguna. Melalui cache, data aplikasi dapat diakses lebih cepat.
Karena itu, apabila ada masalah dengan aplikasi, membersihkan cache dapat menjadi solusi awal. Terlebih, kapasitas cache memang cukup terbatas.
Untuk melakukannya, buka 'Settings' dan pilih 'Apps'. Lalu cari aplikasi yang bermasalah dan buka 'Storage'. Setelah terbuka, ketuk 'Clear Cache' untuk membersihkan cache.
2. Setel ulang aplikasi
Karena itu, apabila ada masalah dengan aplikasi, membersihkan cache dapat menjadi solusi awal. Terlebih, kapasitas cache memang cukup terbatas.
Untuk melakukannya, buka 'Settings' dan pilih 'Apps'. Lalu cari aplikasi yang bermasalah dan buka 'Storage'. Setelah terbuka, ketuk 'Clear Cache' untuk membersihkan cache.
2. Setel ulang aplikasi
Apabila menghapus cache tak berhasil, cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menyetel ulang aplikasi. Namun perlu diingat, jika cara ini dipilih, seluruh informasi di aplikasi akan hilang. Untuk itu, pastikan data aplikasi sudah dicadangkan.
Cara menyetel ulang aplikasi adalah dengan membuka 'Settings' dan Apps'. Pilih aplikasi yang bermasalah, setelah terbuka, ketuk 'Clear Data'.
3. Pasang ulang atau perbarui aplikasi
Cara menyetel ulang aplikasi adalah dengan membuka 'Settings' dan Apps'. Pilih aplikasi yang bermasalah, setelah terbuka, ketuk 'Clear Data'.
3. Pasang ulang atau perbarui aplikasi
Jika kedua cara di atas masih belum membuahkan hasil, kamu dapat memasang ulang aplikasi tersebut. Caranya sama seperti menghapus aplikasi, kemudian memasang (install) kembali aplikasi itu.
Namun pastikan juga apakah ada pembaruan untuk aplikasi tersebut. Apabila tersedia, tak ada salahnya untuk memperbarui aplikasi dan melihat kinerjanya setelah itu.
4. Pasang versi lawas dari aplikasi
Namun pastikan juga apakah ada pembaruan untuk aplikasi tersebut. Apabila tersedia, tak ada salahnya untuk memperbarui aplikasi dan melihat kinerjanya setelah itu.
4. Pasang versi lawas dari aplikasi
Terkadang, memperbarui aplikasi tak selalu memperbaiki masalah di aplikasi. Untuk itu, coba pasang versi lawas dari aplikasi tersebut di smartphone kamu.
Kamu dapat memasang versi lawas dari aplikasi yang biasanya tersedia dari pihak ketiga dalam format .APK. Namun patut dipertimbangkan, sebaiknya kamu mengunduh file APK dari situs tepercaya.
5. Lakukan factory reset
Kamu dapat memasang versi lawas dari aplikasi yang biasanya tersedia dari pihak ketiga dalam format .APK. Namun patut dipertimbangkan, sebaiknya kamu mengunduh file APK dari situs tepercaya.
5. Lakukan factory reset
Cara terakhir untuk mengatasi aplikasi bermasalah adalah melakukan pengaturan ulang smartphone alias membuatnya sama seperti ketika pertama kali dibeli. Mengingat langkah ini akan membuat seluruh data di smartphone hilang, pastikan sebelum melakukannya data-data penting dicadangkan lebih dulu.
Cara melakukannya, buka 'Settings' dan pilih 'Backup & Reset'. Kemudian pillih 'Factory Reset' untuk membuat smartphone kamu kembali ke kondisi awal bawaan pabrik. Setelah itu, baru install kembali aplikasi yang kamu inginkan.
Cara melakukannya, buka 'Settings' dan pilih 'Backup & Reset'. Kemudian pillih 'Factory Reset' untuk membuat smartphone kamu kembali ke kondisi awal bawaan pabrik. Setelah itu, baru install kembali aplikasi yang kamu inginkan.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Kasus baterai Galaxy Note 7 yang bermasalah ternyata membuat Samsung segera bergerak cepat. Perusahaan asal Korea Selatan itu dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan perusahaan lain untuk membesut baterai seri smartphone selanjutnya.
Salah satu perusahaan yang disebut-sebut akan diajak kerjasama adalah LG Chem, anak perusahaan LG. Perusahaan itu dikenal sebagai salah satu perusahaan produsen baterai lithium-ion.
Mengutip laman Reuters, berdasarkan laporan Nikkei, saat ini Samsung tengah berdiskusi dengan kompetitor satu negaranya itu untuk menggarap baterai smartphone anyarnya di tahun depan.
Namun sumber lain dari Korea Selatan menyebut, belum ada kesepakatan mengenai kerja sama ini, dan sepertinya tidak dalam waktu dekat akan terjadi.
Pun demikian, kabar ini secara tak langsung menyiratkan Samsung telah mempertimbangkan perusahaan lain untuk menggarap baterai smartphone-nya.
Sebagai informasi, Samsung awalnya mempercayakan produksi baterai pada anak perusahaannya, Samsung SDI. Namun kejadian yang terjadi pada Galaxy Note 7 membuat perusahaan itu dilaporkan mulai berpikir ulang memakai produksi SDI.
Seperti diketahui, sejak awal peluncurannya ada banyak laporan mengenai Galaxy Note 7 yang meledak tiba-tiba. Analisa awal penyebab meledaknya smartphone itu adalah cacat produksi pada baterai yang memang jarang terjadi.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, ada kemungkinan desain ponsel itu yang menyebabkan perangkat menjadi overheating dan kemudian meledak.
Salah satu perusahaan yang disebut-sebut akan diajak kerjasama adalah LG Chem, anak perusahaan LG. Perusahaan itu dikenal sebagai salah satu perusahaan produsen baterai lithium-ion.
Mengutip laman Reuters, berdasarkan laporan Nikkei, saat ini Samsung tengah berdiskusi dengan kompetitor satu negaranya itu untuk menggarap baterai smartphone anyarnya di tahun depan.
Namun sumber lain dari Korea Selatan menyebut, belum ada kesepakatan mengenai kerja sama ini, dan sepertinya tidak dalam waktu dekat akan terjadi.
Pun demikian, kabar ini secara tak langsung menyiratkan Samsung telah mempertimbangkan perusahaan lain untuk menggarap baterai smartphone-nya.
Sebagai informasi, Samsung awalnya mempercayakan produksi baterai pada anak perusahaannya, Samsung SDI. Namun kejadian yang terjadi pada Galaxy Note 7 membuat perusahaan itu dilaporkan mulai berpikir ulang memakai produksi SDI.
Seperti diketahui, sejak awal peluncurannya ada banyak laporan mengenai Galaxy Note 7 yang meledak tiba-tiba. Analisa awal penyebab meledaknya smartphone itu adalah cacat produksi pada baterai yang memang jarang terjadi.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, ada kemungkinan desain ponsel itu yang menyebabkan perangkat menjadi overheating dan kemudian meledak.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Salah satu ciri khas Huawei yang hadir di smartphone terbarunya adalah penggunaan chipset besutannya sendiri. Perusahaan asal Tiongkok itu telah memiliki chipset yang diproduksi secara mandiri bernama Kirin.
Huawei baru saja memperkenalkan Kirin generasi teranyar, yakni Kirin 960. Penerus Kirin 950 itu disebut-sebut memiliki kemampuan lebih mumpuni, baik dari sisi grafis maupun kecepatan.
Diumumkan pertama kali di Shanghai, Huawei menyebut chipset ini menawarkan pengalaman lebih baik dari produk lain saat ini.
Mengutip informasi dari laman CNET, chipset ini menggunakan prosesor octa-core dengan empat inti ARM Cortex-A73 dan empat inti A53.
Dari sisi grafis, chipset ini menggunakan komponen terbaru, yakni ARM Mali-G71 MP8. Secara teoretis, dengan dukungan komponen seperti itu, Kirin 960 dapat menjadi salah satu chip yang sangat cocok untuk mobile gamer.
Tak hanya itu, Huawei juga meningkatkan kemampuan daya tahan baterai dari perangkat yang memakai chipset ini. Tak tanggung-tanggung, kemampuan penghematan baterai dari chip ini diklaim hampir dua kali lebih dari sebelumnya.
Sayangnya, Huawei belum memberikan informasi perangkat mana yang akan menggunakan chipset ini. Namun, isu yang berkembang menyebutkan kemungkinan besar Kirin 960 akan memperkuat Mate 9.
Sebagai informasi, beberapa pabrikan smartphone telah cukup lama mengandalkan chipset buatannya sendiri untuk mendukung produk-produknya. Apple dan Samsung merupakan dua perusahaan yang sudah menerapkan kebijakan tersebut.
Bahkan, tahun lalu Xiaomi sempat dilaporkan akan mengambil langkah serupa. Perusahaan asal Tiongkok itu disebut akan berkolaborasi dengan produsen chip senegaranya bernama Leadcore.
Langkah Xiaomi memproduksi chip sendiri diyakini sebagai upaya perusahaan itu untuk membantu mengurangi ketergantungan pada dua produsen mobile chipset terbesar di dunia yaitu Qualcomm dan MediaTek.
Huawei baru saja memperkenalkan Kirin generasi teranyar, yakni Kirin 960. Penerus Kirin 950 itu disebut-sebut memiliki kemampuan lebih mumpuni, baik dari sisi grafis maupun kecepatan.
Diumumkan pertama kali di Shanghai, Huawei menyebut chipset ini menawarkan pengalaman lebih baik dari produk lain saat ini.
Mengutip informasi dari laman CNET, chipset ini menggunakan prosesor octa-core dengan empat inti ARM Cortex-A73 dan empat inti A53.
Dari sisi grafis, chipset ini menggunakan komponen terbaru, yakni ARM Mali-G71 MP8. Secara teoretis, dengan dukungan komponen seperti itu, Kirin 960 dapat menjadi salah satu chip yang sangat cocok untuk mobile gamer.
Tak hanya itu, Huawei juga meningkatkan kemampuan daya tahan baterai dari perangkat yang memakai chipset ini. Tak tanggung-tanggung, kemampuan penghematan baterai dari chip ini diklaim hampir dua kali lebih dari sebelumnya.
Sayangnya, Huawei belum memberikan informasi perangkat mana yang akan menggunakan chipset ini. Namun, isu yang berkembang menyebutkan kemungkinan besar Kirin 960 akan memperkuat Mate 9.
Sebagai informasi, beberapa pabrikan smartphone telah cukup lama mengandalkan chipset buatannya sendiri untuk mendukung produk-produknya. Apple dan Samsung merupakan dua perusahaan yang sudah menerapkan kebijakan tersebut.
Bahkan, tahun lalu Xiaomi sempat dilaporkan akan mengambil langkah serupa. Perusahaan asal Tiongkok itu disebut akan berkolaborasi dengan produsen chip senegaranya bernama Leadcore.
Langkah Xiaomi memproduksi chip sendiri diyakini sebagai upaya perusahaan itu untuk membantu mengurangi ketergantungan pada dua produsen mobile chipset terbesar di dunia yaitu Qualcomm dan MediaTek.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - BlackBerry memang belum resmi memperkenalkan seri ponsel terbarunya yang disebut-sebut akan menyandang nama DTEK60. Namun ternyata beberapa ritel di luar negeri telah siap menjual ponsel tersebut.
Mengutip informasi dari laman Phone Arena, beberapa pengecer besar di Kanada dan Amerika Serikat disebut telah siap menampung DTEK60.
Hanya, mengingat ponsel ini belum resmi diluncurkan, penjual belum berani membuka kanal penjualan. Kendati demikian, bukan berarti tak ada penjual yang sudah menawarkan ponsel tersebut.
Salah satu peritel besar Jerman, Media Markt, sudah membuka penjualan DTEK60 untuk 25 Oktober 2016. Bahkan, banderol harga untuk ponsel ini juga sudah diungkap yakni US$ 660 atau sekitar Rp 8,5 jutaan.
Jika kabar ini benar, harga DTEK60 jelas lebih tinggi ketimbang pendahulunya, DTEK50. Sebagai informasi, ponsel Android diklaim paling aman itu hanya dibanderol US$ 299 atau sekitar Rp 3,9 jutaan.
Namun, berdasarkan isu yang berkembang saat ini, DTEK60 memang digadang-gadang akan hadir dengan kemampuan lebih mumpuni dari seri terdahulu.
Merujuk pada informasi yang bocor di internet beberapa waktu lalu, DTEK60 akan didukung layar sentuh berkualitas QHD dengan kerapatan 543ppi. Tak ada keyboard fisik di ponsel ini, namun ada fitur BlackBerry Convenience Key yang akan dihadirkan.
Untuk mendukung kinerjanya, ponsel ini dipersenjatai chipset Snapdragon 820 dari Qualcomm, RAM 4GB, serta memori internal 32GB yang dapat diperluas dengan kehadiran slot microSD.
Sementara kebutuhan fotografi diserahkan pada kamera utama beresolusi 21MP dengan f/2.0 ditambah sensor PDAF. Kamera depan ini juga mendukung perekaman video berkualitas 4K. Kamera depan ponsel ini memiliki resolusi 8MP.
Mengutip informasi dari laman Phone Arena, beberapa pengecer besar di Kanada dan Amerika Serikat disebut telah siap menampung DTEK60.
Hanya, mengingat ponsel ini belum resmi diluncurkan, penjual belum berani membuka kanal penjualan. Kendati demikian, bukan berarti tak ada penjual yang sudah menawarkan ponsel tersebut.
Salah satu peritel besar Jerman, Media Markt, sudah membuka penjualan DTEK60 untuk 25 Oktober 2016. Bahkan, banderol harga untuk ponsel ini juga sudah diungkap yakni US$ 660 atau sekitar Rp 8,5 jutaan.
Jika kabar ini benar, harga DTEK60 jelas lebih tinggi ketimbang pendahulunya, DTEK50. Sebagai informasi, ponsel Android diklaim paling aman itu hanya dibanderol US$ 299 atau sekitar Rp 3,9 jutaan.
Namun, berdasarkan isu yang berkembang saat ini, DTEK60 memang digadang-gadang akan hadir dengan kemampuan lebih mumpuni dari seri terdahulu.
Merujuk pada informasi yang bocor di internet beberapa waktu lalu, DTEK60 akan didukung layar sentuh berkualitas QHD dengan kerapatan 543ppi. Tak ada keyboard fisik di ponsel ini, namun ada fitur BlackBerry Convenience Key yang akan dihadirkan.
Untuk mendukung kinerjanya, ponsel ini dipersenjatai chipset Snapdragon 820 dari Qualcomm, RAM 4GB, serta memori internal 32GB yang dapat diperluas dengan kehadiran slot microSD.
Sementara kebutuhan fotografi diserahkan pada kamera utama beresolusi 21MP dengan f/2.0 ditambah sensor PDAF. Kamera depan ini juga mendukung perekaman video berkualitas 4K. Kamera depan ponsel ini memiliki resolusi 8MP.
Ponsel ini juga dipastikan akan berjalan di Android terbaru dan bakal didukung di baterai berkapasitas 3.000mAh. Ponsel dengan dukungan layanan 4G LTE ini juga dibekali port USB Type-C yang memiliki kemampuan OTG.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Sesuai kabar sebelumnya, ponsel terbaru Kodak akhirnya resmi meluncur. Bekerja sama dengan perusahaan asal Inggris, Bullitt, Kodak resmi merilis ponsel premium bagi penggila fotografi yang diberi nama Ektra.
Nama Ektra diambil dari nama produk lawas Kodak yang diperkenalkan pertama kali pada 1941. Selain nama yang bernuansa kamera, desain ponsel ini juga begitu menyerupai kamera.
Meskipun mengusung kamera berkualitas mumpuni, kedua perusahaan itu ternyata tak ingin menjadi penantang Apple, Samsung, dan Google secara langsung.
Alih-alih berkompetisi terang-terangan, produk ini lebih ditujukan bagi pengguna DSLR yang tetap ingin merasakan pengalaman mengambil gambar berkualitas di ponsel.
Mengutip informasi dari Telegraph, ponsel ini dibekali dengan kamera utama beresolusi 21MP. Ada beragam menu yang disajikan untuk memperkaya hasil tangkapan.
Beberapa modus kamera yang dapat digunakan antara lain sport, close-up, bokeh, dan panorama. Kamera utama ponsel ini juga dilengkapi optical image stabilisation dan kemampuan merekam video 4K, sedangkan kamera depannya beresolusi 12MP.
Ektra memiliki layar berukuran 5 inci. Ponsel ini didukung chipset Heli X-20, RAM 3GB, baterai berkapasitas 3.000mAh, dan memori internal 32GB. yang dapat diperbesar dengan microSD.
Ektra akan pertama kali dipasarkan dengan banderol 449 pounds atau sekitar Rp 7,1 juta untuk wilayah Inggris dan Eropa pada Desember 2016. Rencananya, pada 2017 ponsel ini baru akan menyambangi Amerika Serikat dan wilayah lain.
Nama Ektra diambil dari nama produk lawas Kodak yang diperkenalkan pertama kali pada 1941. Selain nama yang bernuansa kamera, desain ponsel ini juga begitu menyerupai kamera.
Meskipun mengusung kamera berkualitas mumpuni, kedua perusahaan itu ternyata tak ingin menjadi penantang Apple, Samsung, dan Google secara langsung.
Alih-alih berkompetisi terang-terangan, produk ini lebih ditujukan bagi pengguna DSLR yang tetap ingin merasakan pengalaman mengambil gambar berkualitas di ponsel.
Mengutip informasi dari Telegraph, ponsel ini dibekali dengan kamera utama beresolusi 21MP. Ada beragam menu yang disajikan untuk memperkaya hasil tangkapan.
Beberapa modus kamera yang dapat digunakan antara lain sport, close-up, bokeh, dan panorama. Kamera utama ponsel ini juga dilengkapi optical image stabilisation dan kemampuan merekam video 4K, sedangkan kamera depannya beresolusi 12MP.
Ektra memiliki layar berukuran 5 inci. Ponsel ini didukung chipset Heli X-20, RAM 3GB, baterai berkapasitas 3.000mAh, dan memori internal 32GB. yang dapat diperbesar dengan microSD.
Ektra akan pertama kali dipasarkan dengan banderol 449 pounds atau sekitar Rp 7,1 juta untuk wilayah Inggris dan Eropa pada Desember 2016. Rencananya, pada 2017 ponsel ini baru akan menyambangi Amerika Serikat dan wilayah lain.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Seorang peselancar dari pantai selatan New South Wales, Australia, mendapati mobilnya berasap dan joknya terbakar. Ia menduga asap tersebut disebabkan oleh iPhone 7 barunya yang meledak di dalam mobil.
Kepada media, pria bernama Mat Jones itu mengatakan, saat ia berselancar, iPhone miliknya dibungkus dengan pakaian dan ditaruh di jok mobilnya. Sayangnya, ketika selesai beraktivitas dan kembali menghampiri mobilnya, mobil tersebut justru berasap dan terbakar cukup parah.
Berdasarkan informasi yang kutip dari Mashable, Jumat (21/10/2016) Jones bersikeras produk Apple itulah yang menyulut api. Kepada media lokal 7 News, Jones mengaku sejak membeli iPhone itu, ia tak pernah menggunakan charger abal-abal untuk mengisi daya.
"iPhone-nya, benar-benar terbakar," tutur Jones dalam sebuah video yang direkam usai kecelakaan. Ia pun bercerita, "Saat aku kembali dan melihat ke dalam mobil, tak terlihat apa pun. Jendelanya terlihat hitam."
"Abu muncul dari dalam celana. Saat aku menyingkapnya, iPhone itu tampak meleleh di dalamnya," kata Jones.
Sayangnya, tak ada saksi melihat iPhone 7 tengah meledak di dalam mobil. Jika dalam kasus ini iPhone 7 benar-benar meledak, ini bukanlah yang pertama.
Sebelumnya warga Australia juga pernah mengalami hal serupa. Pria Sidney yang sedang bersepeda tiba-tiba jatuh dari sepedanya dan menduga iPhone 7 meledak di kantongnya.
Sejauh ini, kasus ponsel meledak kemungkinan besar disebabkan oleh pengisian daya terlalu berlebihan. Bahkan, kemungkinan ini meningkat jika ponsel ditempatkan di tempat terlalu panas, misalnya di mobil atau di pantai.
Apple telah memberikan konfirmasi atas kasus yang dialami Jones. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino California itu kini sedang menginvestigasi kasus iPhone 7 milik Jones.
Kepada media, pria bernama Mat Jones itu mengatakan, saat ia berselancar, iPhone miliknya dibungkus dengan pakaian dan ditaruh di jok mobilnya. Sayangnya, ketika selesai beraktivitas dan kembali menghampiri mobilnya, mobil tersebut justru berasap dan terbakar cukup parah.
Berdasarkan informasi yang kutip dari Mashable, Jumat (21/10/2016) Jones bersikeras produk Apple itulah yang menyulut api. Kepada media lokal 7 News, Jones mengaku sejak membeli iPhone itu, ia tak pernah menggunakan charger abal-abal untuk mengisi daya.
"iPhone-nya, benar-benar terbakar," tutur Jones dalam sebuah video yang direkam usai kecelakaan. Ia pun bercerita, "Saat aku kembali dan melihat ke dalam mobil, tak terlihat apa pun. Jendelanya terlihat hitam."
"Abu muncul dari dalam celana. Saat aku menyingkapnya, iPhone itu tampak meleleh di dalamnya," kata Jones.
Sayangnya, tak ada saksi melihat iPhone 7 tengah meledak di dalam mobil. Jika dalam kasus ini iPhone 7 benar-benar meledak, ini bukanlah yang pertama.
Sebelumnya warga Australia juga pernah mengalami hal serupa. Pria Sidney yang sedang bersepeda tiba-tiba jatuh dari sepedanya dan menduga iPhone 7 meledak di kantongnya.
Sejauh ini, kasus ponsel meledak kemungkinan besar disebabkan oleh pengisian daya terlalu berlebihan. Bahkan, kemungkinan ini meningkat jika ponsel ditempatkan di tempat terlalu panas, misalnya di mobil atau di pantai.
Apple telah memberikan konfirmasi atas kasus yang dialami Jones. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino California itu kini sedang menginvestigasi kasus iPhone 7 milik Jones.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Tahun 2016 pasar smartphone Indonesia kedatangan LG yang sempat vakum cukup lama. Kini, pasar smartphone Indonesia tampaknya akan kembali kedatangan pemain lama yang sempat "mati suri" yaitu Moto (Motorola).
Miranda Vania Warokka, Mobile Business Group (MBG) Marketing Manager Lenovo Indonesia, di salah satu sesi saat media briefing kolaborasi Lenovo dan Dicoding dalam mencetak 500 pengembang lokal, sempat berujar bahwa Lenovo Indonesia pada tahun ini bukan hanya akan memboyong smartphone terbaru merek Lenovo, tetapi juga merek Motorola.
"Nanti akan ada smartphone baru, bukan cuma Lenovo, ada juga Moto (Motorola)," ujar Miranda, di Jakarta,.
Miranda Vania Warokka, Mobile Business Group (MBG) Marketing Manager Lenovo Indonesia, di salah satu sesi saat media briefing kolaborasi Lenovo dan Dicoding dalam mencetak 500 pengembang lokal, sempat berujar bahwa Lenovo Indonesia pada tahun ini bukan hanya akan memboyong smartphone terbaru merek Lenovo, tetapi juga merek Motorola.
"Nanti akan ada smartphone baru, bukan cuma Lenovo, ada juga Moto (Motorola)," ujar Miranda, di Jakarta,.
Menurut laman e-Sertifikasi Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI), ada dua model smartphone Moto yang tengah diajukan sertifikatnya. Smartphone pertama adalah Motorola XT1706, salah satu anggota smartphone Moto seri E, yaitu Moto E3 Power.
Status smartphone tersebut di Ditjen SDPPI saat ini adalah "sertifikat dicetak". Artinya, smartphone tersebut berhasil melalui semua tahap pengujian, hanya tinggal menunggu proses pencetakan sertifikat.
Status smartphone tersebut di Ditjen SDPPI saat ini adalah "sertifikat dicetak". Artinya, smartphone tersebut berhasil melalui semua tahap pengujian, hanya tinggal menunggu proses pencetakan sertifikat.
Selain Moto E3 Power, ada pula smartphone lainnya di laman e-Sertifikasi Ditjen SDPPI yaitu Motorola - XT1663. Kode tersebut merujuk pada smartphone Moto M. Adapun status Moto M saat ini ada di tahap "SP3, Balai Uji". Artinya, Moto M baru akan melalui tahap pengujian di Balai Uji.
Nah, siapa di antara kamu yang kangen smartphone Motorola?
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Di tengah kehebohan pemberitaan soal penarikan Galaxy Note 7, Samsung saat ini sedang menyiapkan produk terbaru. Perusahaan asal Korea Selatan itu akan meluncurkan tablet Galaxy Tab S3.
Menurut laporan, Samsung akan meluncurkan Galaxy Tab S3 pada kuartal I (Q1) 2017. Rencana peluncuran tablet ini sendiri sudah muncul sejak beberapa waktu lalu, tapi dengan jadwal berbeda.
Menurut laporan, Samsung akan meluncurkan Galaxy Tab S3 pada kuartal I (Q1) 2017. Rencana peluncuran tablet ini sendiri sudah muncul sejak beberapa waktu lalu, tapi dengan jadwal berbeda.
Sebelumnya, website Samsung Kolombia dikabarkan sempat memajang informasi bahwa Galaxy Tab S3 akan meluncur pada awal September 2016. Namun ternyata hal itu tidak terjadi.
Adapun untuk laporan jadwal peluncuran yang baru ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Samsung. Di sisi lain, tidak banyak informasi yang beredar mengenai spesifikasi perangkat tersebut.
Sejauh ini, Galaxy Tab S3 diprediksi hadir dalam dua varian yaitu WiFi only dan mendukung jaringan 4G Long Term Evolution (LTE). Masing-masing versi memiliki nomor model SM-T820 dan SM-T825. Demikian seperti dilansir GSM Arena, Selasa (18/10/2016).
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Pernah terpikirakan laptop tertipis di dunia saat ini seperti apa? Pasti bayangan awal Anda adalah laptop buatan Apple. Macbook Air. Benar, laptop tersebut memang tertipis di dunia, namun tidak untuk sekarang karena posisinya sudah tergantikan. Adalah Swift 7, laptop buatan Acer yang menggeser posisi dan mengklaim bahwa ini adalah laptop tertipis di dunia untuk saat ini. Laptop ini memiliki ketebalan tidak sampai 1 sentimeter, yakni hanya 9,98 milimeter saja. Bisa dibayangkan laptop ini tipisnya mengalahkan smartphone mainstream yang banyak beredar di pasaran saat ini.
Laptop yang diperkenalkan pada ajang IFA Berlin 2016 ini akhirnya secara resmi mendarat di benua Amerika, siap untuk dipasarkan. Dengan tingkat ketebalan yang terbilang sangat tipis, laptop ini dibanderol dengan harga yang cukup lumayan yakni sekitar 1.099 USD atau berkisar 14,3 juta Rupiah.
Dengan harga yang cukup mahal untuk sebuah laptop, Swift 7 menggunakan komponen terbaru seperti prosesor Intel Kaby Lake Core i5-7Y54, yang memiliki kecepatan 3,2GHz. Tidak hanya itu saja, ada RAM sebesar 8GB yang telah disandingkan dengan penyimpanan berupa SSD berkapasitas 256GB.
Laptop yang diperkenalkan pada ajang IFA Berlin 2016 ini akhirnya secara resmi mendarat di benua Amerika, siap untuk dipasarkan. Dengan tingkat ketebalan yang terbilang sangat tipis, laptop ini dibanderol dengan harga yang cukup lumayan yakni sekitar 1.099 USD atau berkisar 14,3 juta Rupiah.
Dengan harga yang cukup mahal untuk sebuah laptop, Swift 7 menggunakan komponen terbaru seperti prosesor Intel Kaby Lake Core i5-7Y54, yang memiliki kecepatan 3,2GHz. Tidak hanya itu saja, ada RAM sebesar 8GB yang telah disandingkan dengan penyimpanan berupa SSD berkapasitas 256GB.
Sebagai tampilan utamapun Acer membekali Swift 7 dengan layar seluas 13,3 inci. Resolusi yang ditanamkannya juga tinggi, yakni Full HD 1080p. Tak ketinggalan juga ada pelindung layar dari Corning Gorilla Glass. Soal konektivitas nirkabel Acer menanamkan WiFi MU-MIMO 802.11ac, yang menawarkan kecepatan tiga kali lipat dari kecepatan WiFi pada umumnya.
ebelumnya HP telah merilis laptop mereka yang bernama Spectre dengan ketebalan 10,4 milimeter dan menjadikannya laptop tertipis di dunia. Namun itu enam bulan lalu dan kini Acer Swift 7-lah yang berhak menyandang gelar laptop tertipis di dunia untuk saat ini.
ebelumnya HP telah merilis laptop mereka yang bernama Spectre dengan ketebalan 10,4 milimeter dan menjadikannya laptop tertipis di dunia. Namun itu enam bulan lalu dan kini Acer Swift 7-lah yang berhak menyandang gelar laptop tertipis di dunia untuk saat ini.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Pemerintah Rwanda meluncurkan sistem pengantaran berbasis drone yang pertama di dunia. Di negaranya itu, drone akan digunakan untuk mengantar darah ke pasien yang berada di daerah terpencil.
Dronenya sendiri dibuat oleh perusahaan robot asal California, AS bernama Zipline. Drone itu akan mengantarkan darah ke 21 fasilitas transfusi darah yang tersebar di Rwanda bagian barat.
Di daerah-daerah tersebut sebelumnya sangat sulit untuk dijangkau melalui jalan darat, karena jalanannya yang buruk, demikian dikutip dari The Verge, Sabtu (15/10/2016).
Kerja sama antara Zipline dan pemerintah Rwanda ini pertama diumumkan pada Mei lalu, dan sejak saat itu sudah dilakukan beberapa kali pengujian drone dari pusat distribusinya di daerah bernama Muhanga.
Di pusat distribusi itu tersimpan 15 unit drone yang bernama Zips. Drone ini bisa terbang dengan jarak maksimal 150 Km, dan bisa membawa beban berupa darah seberat 1,5 kg.
Rumah sakit di tujuan bisa memesan darah menggunakan SMS, dan menerima kiriman darah dalam waktu 15 menit, sehingga mengurangi kebutuhan lemari pendingin untuk menyimpan darah agar tak rusak. Kemasan berisi darah itu sendiri akan dijatuhkan menggunakan parasut dari drone.
"Menurutku banyak orang yang sinis terhadap sistem pengantaran menggunakan drone karena tak praktis. (Namun dengan drone Zipline) anda bisa melakukan ratusan pengiriman setiap harinya, di mana setiap pengiriman bisa menyelamatkan nyawa manusia," ujar CEO Zipline Keller Rinaudo
Dronenya sendiri dibuat oleh perusahaan robot asal California, AS bernama Zipline. Drone itu akan mengantarkan darah ke 21 fasilitas transfusi darah yang tersebar di Rwanda bagian barat.
Di daerah-daerah tersebut sebelumnya sangat sulit untuk dijangkau melalui jalan darat, karena jalanannya yang buruk, demikian dikutip dari The Verge, Sabtu (15/10/2016).
Kerja sama antara Zipline dan pemerintah Rwanda ini pertama diumumkan pada Mei lalu, dan sejak saat itu sudah dilakukan beberapa kali pengujian drone dari pusat distribusinya di daerah bernama Muhanga.
Di pusat distribusi itu tersimpan 15 unit drone yang bernama Zips. Drone ini bisa terbang dengan jarak maksimal 150 Km, dan bisa membawa beban berupa darah seberat 1,5 kg.
Rumah sakit di tujuan bisa memesan darah menggunakan SMS, dan menerima kiriman darah dalam waktu 15 menit, sehingga mengurangi kebutuhan lemari pendingin untuk menyimpan darah agar tak rusak. Kemasan berisi darah itu sendiri akan dijatuhkan menggunakan parasut dari drone.
"Menurutku banyak orang yang sinis terhadap sistem pengantaran menggunakan drone karena tak praktis. (Namun dengan drone Zipline) anda bisa melakukan ratusan pengiriman setiap harinya, di mana setiap pengiriman bisa menyelamatkan nyawa manusia," ujar CEO Zipline Keller Rinaudo
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna motor tertinggi di dunia. Meski di negara maju motor dianggap sebagai kendaraan berbahaya, karena minimnya transportasi umum di Indonesia, motor justru jadi kendaraan yang efektif untuk transportasi.
BMW mengambil celah antara kebutuhan berkendara motor dan bahayanya mengendarai sepeda motor yang mengintai pengendaranya. Dilansir dari Daily Mail, perusahaan otomotif asal Jerman tersebut membuat prototip motor yang mampu menyeimbangkan dirinya sendiri dan tak akan jatuh karena sangat imbang. Saking seimbangnya, pengendara motor tak perlu lagi menggunakan helm untuk berkendara.
Motor prototip ini diberi nama Motorrad Vision Next 100, yang dirilis sebagai perayaan 100 tahun BMW di bisnis otomotif.
Kunci motor yang juga 'zero-emissions' ini untuk menjadi seimbang adalah di ban, di mana rodanya didesain untuk berdiri stabil meski sehabis 'dimiringkan' untuk berbelok. Keadaan ini bahkan tetap terjaga meski motor dalam keadaan berhenti. Oleh karena itu BMW bahkan tak merekomendasikan pengendara motor ini untuk memakai helm.
BMW mengambil celah antara kebutuhan berkendara motor dan bahayanya mengendarai sepeda motor yang mengintai pengendaranya. Dilansir dari Daily Mail, perusahaan otomotif asal Jerman tersebut membuat prototip motor yang mampu menyeimbangkan dirinya sendiri dan tak akan jatuh karena sangat imbang. Saking seimbangnya, pengendara motor tak perlu lagi menggunakan helm untuk berkendara.
Motor prototip ini diberi nama Motorrad Vision Next 100, yang dirilis sebagai perayaan 100 tahun BMW di bisnis otomotif.
Kunci motor yang juga 'zero-emissions' ini untuk menjadi seimbang adalah di ban, di mana rodanya didesain untuk berdiri stabil meski sehabis 'dimiringkan' untuk berbelok. Keadaan ini bahkan tetap terjaga meski motor dalam keadaan berhenti. Oleh karena itu BMW bahkan tak merekomendasikan pengendara motor ini untuk memakai helm.
Salah satu keunikan lain dari motor ini adalah 'flexframe,' yakni frame fleksibel dari depan ke belakang dari motor ini. Hal ini menandakan bahwa motor ini dapat dikendarai tanpa berbagai 'sendi' frame yang biasa ditemukan di motor konvensional. Dengan membelokkan stang setir, keseluruhan frame akan ikut bergerak dan mengubah arah dari motor ketika berjalan.
Kecanggihan tak berhenti di fisik motor, karena pengendara bahkan dapat 'berinteraksi' dengan motor hanya dari sebuah kacamata digital yang bentuknya sangat futuristik. Kacamata ini dapat memberikan berbagai data seperti kecepatan dan keadaan di depan pengendara. Informasi ini muncul hanya dengan perintah yang dilakukan dengan pergerakan mata.
Kecanggihan tak berhenti di fisik motor, karena pengendara bahkan dapat 'berinteraksi' dengan motor hanya dari sebuah kacamata digital yang bentuknya sangat futuristik. Kacamata ini dapat memberikan berbagai data seperti kecepatan dan keadaan di depan pengendara. Informasi ini muncul hanya dengan perintah yang dilakukan dengan pergerakan mata.
Menarik? Sangat. Meski demikian, produksi masal dari motor ini yang sangat mahal, membuat motor ini tak akan muncul dalam waktu dekat. Prediksinya, paling lambat sebelum tahun 2030.
Edukasi - Tekno
Teknologi, Lokalzone - Nasib malang belum berhenti menaungi Galaxy Note 7. Beberapa unit pengganti yang dikatakan aman oleh Samsung ternyata tetap terbakar. Kejadian itu kabarnya memaksa Samsung menghentikan untuk sementara produksi Note 7.
Seperti diberitakan, penerbangan pesawat maskapai Southwest Airline terpaksa ditunda karena unit Note 7 baru milik seorang penumpang mendadak terbakar. Ternyata itu bukan peristiwa satu-satunya.
Dikutip dari Engadget, setidaknya ada dua kejadian serupa yang terjadi dalam waktu berdekatan di Amerika Serikat. Seorang remaja di Minnesota melaporkan unit baru Note 7 miliknya mendadak terbakar di tangannya. Beruntung ia hanya mengalami luka ringan.
Kemudian di kasus lain, seorang pria asal Kentucky bernama Michael Klering mengisahkan kalau Note 7 kepunyaannya juga terbakar pada tanggal 4 Oktober di pagi hari, di kamar tidurnya. Diketahui, Note 7 itu tidak sedang dalam kondisi diisi ulang.
Akibatnya, setelah memeriksakan diri ke rumah sakit, Michael mengaku didiagnosa mengalami gangguan pernapasan. Samsung sendiri mengaku tengah menginvestigasi kasus yang tidak menyenangkan itu.
Rentetan kejadian buruk yang menimpa unit pengganti Note 7 membuat Samsung berkoordinasi dengan otoritas di AS dan China, menghentikan untuk sementara produksinya. Hal itu diberitakan oleh media di Korea Selatan meski Samsung belum memberikan komentar resmi.
Di Amerika Serikat, operator AT&T juga sudah memutuskan akan menghentikan program penggantian Note 7 karena seperti sudah disebutkan, unit pengganti pun terindikasi tidak aman. Sedangkan operator T Mobile juga urung menjual kembali unit baru Note 7.
Jika memang Note 7 yang baru benar-benar belum bebas dari masalah, tentu merupakan kabar buruk bagi Samsung dan bisa saja akan terjadi recall periode kedua. Rencana penjualan kembali di beberapa negara pun berpotensi meleset dari rencana semula.
"Kami bekerja dengan otoritas dan pakar pihak ketiga dan akan membagi temuan kami jika investigasi sudah selesai. Meski laporan (Note 7 unit baru terbakar-red) hanya terbatas, kami ingin memastikan konsumen bahwa kami menyikapi setiap laporan dengan sangat serius," demikian kurang lebih pernyataan Samsung.
"Jika kami memastikan isu keamanan produk memang eksis, kami akan melakukan langkah segera untuk memperbaiki situasi," pungkas mereka
Seperti diberitakan, penerbangan pesawat maskapai Southwest Airline terpaksa ditunda karena unit Note 7 baru milik seorang penumpang mendadak terbakar. Ternyata itu bukan peristiwa satu-satunya.
Dikutip dari Engadget, setidaknya ada dua kejadian serupa yang terjadi dalam waktu berdekatan di Amerika Serikat. Seorang remaja di Minnesota melaporkan unit baru Note 7 miliknya mendadak terbakar di tangannya. Beruntung ia hanya mengalami luka ringan.
Kemudian di kasus lain, seorang pria asal Kentucky bernama Michael Klering mengisahkan kalau Note 7 kepunyaannya juga terbakar pada tanggal 4 Oktober di pagi hari, di kamar tidurnya. Diketahui, Note 7 itu tidak sedang dalam kondisi diisi ulang.
Akibatnya, setelah memeriksakan diri ke rumah sakit, Michael mengaku didiagnosa mengalami gangguan pernapasan. Samsung sendiri mengaku tengah menginvestigasi kasus yang tidak menyenangkan itu.
Rentetan kejadian buruk yang menimpa unit pengganti Note 7 membuat Samsung berkoordinasi dengan otoritas di AS dan China, menghentikan untuk sementara produksinya. Hal itu diberitakan oleh media di Korea Selatan meski Samsung belum memberikan komentar resmi.
Di Amerika Serikat, operator AT&T juga sudah memutuskan akan menghentikan program penggantian Note 7 karena seperti sudah disebutkan, unit pengganti pun terindikasi tidak aman. Sedangkan operator T Mobile juga urung menjual kembali unit baru Note 7.
Jika memang Note 7 yang baru benar-benar belum bebas dari masalah, tentu merupakan kabar buruk bagi Samsung dan bisa saja akan terjadi recall periode kedua. Rencana penjualan kembali di beberapa negara pun berpotensi meleset dari rencana semula.
"Kami bekerja dengan otoritas dan pakar pihak ketiga dan akan membagi temuan kami jika investigasi sudah selesai. Meski laporan (Note 7 unit baru terbakar-red) hanya terbatas, kami ingin memastikan konsumen bahwa kami menyikapi setiap laporan dengan sangat serius," demikian kurang lebih pernyataan Samsung.
"Jika kami memastikan isu keamanan produk memang eksis, kami akan melakukan langkah segera untuk memperbaiki situasi," pungkas mereka
Edukasi - Tekno
Langganan:
Postingan (Atom)































