Kesehatan, Lokalzone - Tampil sehat dan awet muda bukanlah hal yang sulit. Cukup mengubah pola makanan. Menurut dr. Phaidon L. Toruan M.M. dan dr. Widya Murni, MARS dalam bukunya Rahasia Terkini Awet Sehat, menyebut program awet sehat dimulai dengan mengenal nutrien yang lengkap.
Nutrien atau gizi yang lengkap tersebut yaitu:
1. Karbohidrat seperti nasi merah, roti gandum, ubi, jagung dan singkong. Karbohidrat jenis ini akan membantu mempercepat proses penuaan karena proses kimia yang disebut glikosi.
2. Ikan alias protein. Protein adalah nutrien yang sangat dibutuhkan terutama karena fungsinya sebagai zat pembangun. Bahan baku dari inti sel kita adalah protein.
3. Lemak adalah bahan baku dinding sel, pembentuk hormon, dan penahan panas serta cadangan kalori terbesar. Pilih yang sehat dan konsumsi lemak yang tidak digoreng.
4. Air adalah nutrien. Tanpa air, kita tidak akan hidup. Lebih dari dua pertiga tubuh kita adalah air, dan semua proses metabolisme di tubuh kita berlangsung dalam media cair. Jadi, sudah sepantasnya kita berpikir bahwa kualitas dan kuantitas air akan sangat menentukan performa tubuh kita.
5. Vitamin, walaupun tubuh memerlukannya dalam jumlah kecil, vitamin sangat vital dalam kehidupan. Dalam proses pengolahan energi yang normal, memperbaiki jaringan rusak, membakar lemak, juga bekerja sebagai bodyguard berupa antioksidan.
6. Mineral yang dibutuhkan untuk kontraksi otot pekerjaan saraf, produksi hormon, bahan baku tulang dan sebagainya.
Dr. Phaidon dan dr. Widya mengatakan usia rata-rata harapan hidup di Okinawa, Jepang adalah golongan centenarian yang dapat bertahan hidup di usia 82 tahun. "Banyak dari mereka yang tetap sehat di atas 100 tahun penderita sakit jantung di Okinawa 80 persen lebih sedikit dibandingkan Amerika," tulis mereka.
Para peneliti dari John Hopkins meneliti 600 orang Okinawa dan berhasil merumuskan rahasia panjang umur mereka dari makanan yang mereka konsumsi. Tidak kurang dari tujuh sajian sayuran per hari, yang bewarna hijau gelap. Rahasianya diantaranya banyak makan tahu dan bentuk lain dari kedelai, tiga kali seminggu makan ikan yang kaya akan omega 3, tujuh porsi biji-bijian dalam bentuk mie, roti gandum dan nasi.
"Sederhananya orang Okinawa konsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan makanan berbasis tanaman serta rendah lemak," tulisnya. Suku lain yang juga memiliki reputasi berumur panjang, mereka punya kebiasaan makan yakni makan dengan porsi kecil, mengonsumsi biji-bijian atau produk gandum seperti spageti, sayur-sayuran menjadi makanan wajib dan mengonsumsi olive oil (minyak zaitun).
Nutrien atau gizi yang lengkap tersebut yaitu:
1. Karbohidrat seperti nasi merah, roti gandum, ubi, jagung dan singkong. Karbohidrat jenis ini akan membantu mempercepat proses penuaan karena proses kimia yang disebut glikosi.
2. Ikan alias protein. Protein adalah nutrien yang sangat dibutuhkan terutama karena fungsinya sebagai zat pembangun. Bahan baku dari inti sel kita adalah protein.
3. Lemak adalah bahan baku dinding sel, pembentuk hormon, dan penahan panas serta cadangan kalori terbesar. Pilih yang sehat dan konsumsi lemak yang tidak digoreng.
4. Air adalah nutrien. Tanpa air, kita tidak akan hidup. Lebih dari dua pertiga tubuh kita adalah air, dan semua proses metabolisme di tubuh kita berlangsung dalam media cair. Jadi, sudah sepantasnya kita berpikir bahwa kualitas dan kuantitas air akan sangat menentukan performa tubuh kita.
5. Vitamin, walaupun tubuh memerlukannya dalam jumlah kecil, vitamin sangat vital dalam kehidupan. Dalam proses pengolahan energi yang normal, memperbaiki jaringan rusak, membakar lemak, juga bekerja sebagai bodyguard berupa antioksidan.
6. Mineral yang dibutuhkan untuk kontraksi otot pekerjaan saraf, produksi hormon, bahan baku tulang dan sebagainya.
Dr. Phaidon dan dr. Widya mengatakan usia rata-rata harapan hidup di Okinawa, Jepang adalah golongan centenarian yang dapat bertahan hidup di usia 82 tahun. "Banyak dari mereka yang tetap sehat di atas 100 tahun penderita sakit jantung di Okinawa 80 persen lebih sedikit dibandingkan Amerika," tulis mereka.
Para peneliti dari John Hopkins meneliti 600 orang Okinawa dan berhasil merumuskan rahasia panjang umur mereka dari makanan yang mereka konsumsi. Tidak kurang dari tujuh sajian sayuran per hari, yang bewarna hijau gelap. Rahasianya diantaranya banyak makan tahu dan bentuk lain dari kedelai, tiga kali seminggu makan ikan yang kaya akan omega 3, tujuh porsi biji-bijian dalam bentuk mie, roti gandum dan nasi.
"Sederhananya orang Okinawa konsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan makanan berbasis tanaman serta rendah lemak," tulisnya. Suku lain yang juga memiliki reputasi berumur panjang, mereka punya kebiasaan makan yakni makan dengan porsi kecil, mengonsumsi biji-bijian atau produk gandum seperti spageti, sayur-sayuran menjadi makanan wajib dan mengonsumsi olive oil (minyak zaitun).
Edukasi - Health
Bali, Lokalzone - Mulia Resort & Villas - Nusa Dua, Bali baru-baru ini kedatangan aktor dan penyanyi asal Taiwan, Ken Zhu dan istrinya artis Han Wen Wen asal China untuk menikmati liburan mereka di Bali.
Kedatangan personel grup boyband F4 yang terkenal dengan serial TV Meteor Garden itu ke Indonesia diiringi grup sebuah majalah pernikahan terkenal dari China untuk melakukan photo shoot.
Melalui akun weibo mereka, pasangan ini merilis beberapa gambar dari pemotretan mereka di Mulia Bali.
Pasangan ini telah mendaftarkan pernikahan mereka di Shenyang dan telah mendapatkan buku pernikahan mereka di bulan April 2016.
Kedatangan personel grup boyband F4 yang terkenal dengan serial TV Meteor Garden itu ke Indonesia diiringi grup sebuah majalah pernikahan terkenal dari China untuk melakukan photo shoot.
Melalui akun weibo mereka, pasangan ini merilis beberapa gambar dari pemotretan mereka di Mulia Bali.
Pasangan ini telah mendaftarkan pernikahan mereka di Shenyang dan telah mendapatkan buku pernikahan mereka di bulan April 2016.
Pasangan ini melakukan beberapa pemotretan di beberapa tempat favorit di Mulia Bali seperti Harmony dan Eternity Chapel.
Mereka juga meluangkan waktu untuk menjelajahi area Bali lainnya, termasuk surfing di pantai Kuta dan mengunjungi spot pemandangan yang indah di Ubud.
Mereka juga meluangkan waktu untuk menjelajahi area Bali lainnya, termasuk surfing di pantai Kuta dan mengunjungi spot pemandangan yang indah di Ubud.
Bali - Internasional
Lokalzone - Dunia hiburan Indonesia kembali dirundung awan kelabu. Setelah maestro Deddy Dores meninggal dunia, kini artis bertalenta Irena Justine menghadap Tuhan Yang Maha Esa, Kamis (26/5) malam. Irena meninggal di usia yang masih cukup muda ketika sedang syuting.
"Tiba-tiba jatuh lagi syuting Baper. Sebelumnya dia sempat ngeluh kedinginan. Kemudian dibawa ke RS Siloam Kebon Jeruk dan meninggal jam 18.10 WIB," ujar Hilda Vitri, teman dekat Irena, Jumat (27/05).
Hilda menjelaskan ketika dicek oleh kru, denyut nadi mantan pemain sinetron Cinta Fitri itu sudah tak ada saat jatuh. Namun pihak keluarga berusaha membawa ibu satu anak itu ke rumah sakit.
"Tiba-tiba jatuh lagi syuting Baper. Sebelumnya dia sempat ngeluh kedinginan. Kemudian dibawa ke RS Siloam Kebon Jeruk dan meninggal jam 18.10 WIB," ujar Hilda Vitri, teman dekat Irena, Jumat (27/05).
Hilda menjelaskan ketika dicek oleh kru, denyut nadi mantan pemain sinetron Cinta Fitri itu sudah tak ada saat jatuh. Namun pihak keluarga berusaha membawa ibu satu anak itu ke rumah sakit.
"Kata kru sih pas jatuh emang udah lewat (meninggal), denyut nadinya nggak ada tapi keluarga tetap dibawa ke RS dan dibantu alat pompa jantung. Tapi nyawa Irena nggak tertolong," jelas dia.
Seperti diketahui Irena Justine lahir di Bandung 15 Juni 1993. Ia pertama kali bermain di sinetron Cinta Fitri. Lalu setelah beberapa kali membintangi beberapa sinetron dan layar FTV, akhirnya debutnya mulai dikenal dari sinetron Nada Cinta berperan sebagai Flora Cantika.
Kabar ini tentu sangat mengejutkan bagi orang-orang terdekatnya. Terlebih mengingat usia Irena saat ini baru 22 tahun dan sebentar lagi 23 tahun. Dalam usia tersebut, biasanya seseorang masih berada di puncak produktivitas dan bisa berkarya lebih jauh.
Seperti diketahui Irena Justine lahir di Bandung 15 Juni 1993. Ia pertama kali bermain di sinetron Cinta Fitri. Lalu setelah beberapa kali membintangi beberapa sinetron dan layar FTV, akhirnya debutnya mulai dikenal dari sinetron Nada Cinta berperan sebagai Flora Cantika.
Kabar ini tentu sangat mengejutkan bagi orang-orang terdekatnya. Terlebih mengingat usia Irena saat ini baru 22 tahun dan sebentar lagi 23 tahun. Dalam usia tersebut, biasanya seseorang masih berada di puncak produktivitas dan bisa berkarya lebih jauh.
Entertainment - Nasional
Teknologi, Lokalzone - Seringkali beredar kabar bahwa banyak pihak sedang membuat konsep prototipe smartphone fleksibel.
Sayangnya, tak benar-benar ada perusahaan yang mengumumkan kehadiran smartphone fleksibel dan menjualnya secara terbuka kepada publik. Hal tersebut setidaknya masih berlanjut hingga Moxi Group akhirnya akan menghadirkan smartphone fleksibel yang mirip dengan gelang.
Dikutip dari laman Mashable, Jumat (27/5/2016), perusahaan itu dikabarkan meluncurkan smartphone fleksibel akhir tahun ini.
Smartphone yang bisa digulung itu rupanya dibuat oleh startup Tiongkok Moxi Group. Presiden Eksekutif Moxi Group Chongsheng Yu seperti dilansir Bloomberg Technology, menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya, perusahaan tersebut akan menjual smartphone fleksibel ini kepada konsumen.
Disebutkannya, smartphone yang dijual memiliki tampilan layar hitam putih yang menggunakan teknologi e-ink. Berdasarkan CNN Money, ponsel ini akan dijual dengan banderol sekitar US$ 760 atau Rp 10,2 juta. Harga tersebut cukup mahal untuk ukuran smartphone berlayar hitam putih.
Sebagai permulaan, smartphone ini akan dijual di negeri asalnya, Tiongkok. Namun jika banyak permintaan, Yu akan mempertimbangkan untuk menjual ke luar negeri.
Yu juga mengkonfirmasi, smartphone dengan layar berwarna akan hadir sekitar tahun 2018.
Untuk membuat ponsel ini berfungsi sekaligus menjadi smartphone fleksibel, Moxi Group menggunakan sebuah bahan penghantar super tipis dengan satu lapisan karbon atom yang disebut graphene.
Sayangnya, tak benar-benar ada perusahaan yang mengumumkan kehadiran smartphone fleksibel dan menjualnya secara terbuka kepada publik. Hal tersebut setidaknya masih berlanjut hingga Moxi Group akhirnya akan menghadirkan smartphone fleksibel yang mirip dengan gelang.
Dikutip dari laman Mashable, Jumat (27/5/2016), perusahaan itu dikabarkan meluncurkan smartphone fleksibel akhir tahun ini.
Smartphone yang bisa digulung itu rupanya dibuat oleh startup Tiongkok Moxi Group. Presiden Eksekutif Moxi Group Chongsheng Yu seperti dilansir Bloomberg Technology, menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya, perusahaan tersebut akan menjual smartphone fleksibel ini kepada konsumen.
Disebutkannya, smartphone yang dijual memiliki tampilan layar hitam putih yang menggunakan teknologi e-ink. Berdasarkan CNN Money, ponsel ini akan dijual dengan banderol sekitar US$ 760 atau Rp 10,2 juta. Harga tersebut cukup mahal untuk ukuran smartphone berlayar hitam putih.
Sebagai permulaan, smartphone ini akan dijual di negeri asalnya, Tiongkok. Namun jika banyak permintaan, Yu akan mempertimbangkan untuk menjual ke luar negeri.
Yu juga mengkonfirmasi, smartphone dengan layar berwarna akan hadir sekitar tahun 2018.
Untuk membuat ponsel ini berfungsi sekaligus menjadi smartphone fleksibel, Moxi Group menggunakan sebuah bahan penghantar super tipis dengan satu lapisan karbon atom yang disebut graphene.
Edukasi - Tekno
Lifestyle, Lokalzone - Sebaiknya, Anda segera menyetop kebiasaan dalam menghukum anak dengan memukul bokong mereka. Walau 70 persen dari orangtua setuju, hukuman ini dianggap wajar untuk membuat anak lebih disiplin, namun studi terbaru menemukan, memukul bokong lebih buruk dari menendang anak.
Seperti dilansir dari Goodhousekeeping.com, penelitian di University of Texas di Austin, dan University of Michigan menggunakan data, 150.000 anak dalam periode 20 tahun memberikan kesimpulan: Memukul bokong dapat menjadi penyebab sifat agresif, antisosial, masalah kesehatan mental, kesulitan kognitif, kepercayaan diri yang rendah, dan berbagai sifat negatif lain. Dan sisi positifnya tidak ada sama sekali.
Dan yang paling menakutkan, mungkin saja sebagian besar anak kecil mendapatkan dampak negatif dari kebiasaan ini. "Pada saat anak-anak pergi ke sekolah tinggi, setidaknya 85 persen telah dipukul," jelas Elizabeth T. Gershoff, penulis utama penelitian kepada CBS News.
Banyak dari orangtua yang berpikir bahwa memukul tidak membuat anak menjadi penurut, namun membuat diri mereka terlihat tegas di depan anak-anak. Tapi ternyata, Anda tidak perlu memukul anak untuk menunjukkan Anda memiliki kekuatan. Sebaliknya, tetapkan batasan yang jelas tentang peraturan di rumah, konsisten terhadap peraturan tersebut, dan yang paling penting, bertindak sebagai panutan yang baik. Memberi hukuman fisik hanya akan memberikan perilaku agresif pada anak.
Seperti dilansir dari Goodhousekeeping.com, penelitian di University of Texas di Austin, dan University of Michigan menggunakan data, 150.000 anak dalam periode 20 tahun memberikan kesimpulan: Memukul bokong dapat menjadi penyebab sifat agresif, antisosial, masalah kesehatan mental, kesulitan kognitif, kepercayaan diri yang rendah, dan berbagai sifat negatif lain. Dan sisi positifnya tidak ada sama sekali.
Dan yang paling menakutkan, mungkin saja sebagian besar anak kecil mendapatkan dampak negatif dari kebiasaan ini. "Pada saat anak-anak pergi ke sekolah tinggi, setidaknya 85 persen telah dipukul," jelas Elizabeth T. Gershoff, penulis utama penelitian kepada CBS News.
Banyak dari orangtua yang berpikir bahwa memukul tidak membuat anak menjadi penurut, namun membuat diri mereka terlihat tegas di depan anak-anak. Tapi ternyata, Anda tidak perlu memukul anak untuk menunjukkan Anda memiliki kekuatan. Sebaliknya, tetapkan batasan yang jelas tentang peraturan di rumah, konsisten terhadap peraturan tersebut, dan yang paling penting, bertindak sebagai panutan yang baik. Memberi hukuman fisik hanya akan memberikan perilaku agresif pada anak.
Edukasi - Lifestyle
Langganan:
Postingan (Atom)












