Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

‹
›

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

Lokalzone - Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas Kabupaten Buleleng tetap kondusif menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru, Jajaran Polres Buleleng mulai mengelar serangkaian operasi seperti Operasi Zebra disusul operasi Penjor dan Lilin pada bulan Desember nanti. 

Adapun yang menjadi sasaran prioritas dalam operasi zebra ini mulai dari kelengkapan pengemudi maupun kelengkapan sepeda motor seperti helm dan kenalpot brong serta angkutan umum seperti bus/truck yang mengangkut beban berlebih ataupun benda berbahaya. Namun demikian secara umum Kapolres Buleleng mengungkapkan kesadaran masyarakat Buleleng dalam mengunakan kendaraan bermotor sudah bagus.

"Kesadaran berlalu lintas masyarakat sudah bagus, kecelakaan lalu lintas saat ini lebih cenderung terjadi karena sarana dan prasarana yang kurang memadai sedangkan pertumbuhan penguna kendaraan bermotor sangat tinggi. Kesadaran berlalu lintas bagus tetapi tentu masih perlu ditingkatkan lagi," ungkap Kapolres AKBP Kurniadi usai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra, Rabu (26/11/2014) di Mapolres Buleleng.

Selain menggelar razia di sejumlah titik rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas pihaknya juga akan berkomunikasi kepada instansi terkait untuk membahas keterbatasan sarana dan prasarana transportasi yang ada di Kabupaten Buleleng untuk menunjang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) dalam berlalu lintas. 

"Kita akan bekerjasama dengan beberapa intansi terkait seperti dinas perhubungan, dinas pekerjaan umum, satpol PP dan beberapa stakeholder lain untuk mengatasi itu, seperti memasang rambu peringatan termasuk kondisi jalan yang belum memadai," papar AKBP Kusniadi.

Untuk diketahui Operasi Zebra yang digelar selama 14 hari ini berikutnya akan dilanjutkan dengan Operasi Lilin guna memberikan rasa aman kepada masyarakat Buleleng dalam merayakan perayaan Natal dan Tahun Baru 2015.
-
Lokalzone - Polres Buleleng akan menggelar Operasi Zebra 2014 selama 14 hari terhitung besok tanggal 26 November 2014. Untuk itu kepada para pemilik kendaraan bermotor dihimbau untuk mempersiapkan seluruh administrasi dan kelengkapan kendaraan jika tidak mau diberikan sanksi tegas berupa tilang. 

"Mulai besok kita menggelar Operasi Zebra dengan sasaran pemeriksaan  / razia kendaraan roda dua maupun roda empat. Disini kami menghimbau demi kelancaran, ketertiban  dan keselamatan berlalu lintas supaya sebelum bepergian mengecek kelengkapan administrasi dan kendaraan bermotor," papar Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Agus Widarma Putra, Selasa (25/11/2014) di Mapolres Buleleng.

Berdasarkan pemantauan di sejumlah tempat, Satuan Lalulintas Polres Buleleng nampaknya sudah memberikan sosialisasi berupa pesan himbauan untuk melengkapi surat-surat dan penggunaan kelengkapan seperti helm dan kenalpot SNI.

Selama 14 hari kedepan Jajaran Polres Buleleng rencananya akan melakukan sejumlah razia secara berkesinambungan di sejumlah titik yang tersebar di Kabupaten Buleleng secara ajak. "Kita akan turun di kawasan tertib hukum prioritas, sejumlah titik rawan dan ajak, intinya hampir di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Dengan tujuan menekan jumlah angka pelanggaran dan kecelakaan kendaraan bermotor," ungkap Agus Widarma Putra seraya meminta kepada seluruh masyarakat untuk memberitahu informasi ini kepada teman maupun sanak keluarga.
-
Lokalzone - Di tengah gelombang protes sejumlah kelompok masyarakat di tanah air menolak kebijakan pemerintah RI menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, pemerintah Malaysia justru akan menghapus kebijakan subsidi BBM. Rencana tersebut akan direalisasikan bulan depan.

Kebijakan Pemerintah Malaysia menghapus subsidi BBM untuk bensin dan solar itu dilakukan untuk penghematan anggaran, dan menekan defisit anggaran. Dilansir dari BBC, Sabtu (22/11), Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ingin menekan defisit anggarannya menjadi 3,5% dari PDB tahun ini. Dan menghilangkan defisit di 2020 nanti. Razak berencana untuk mengurangi belanja negara dan meningkatkan tarif pajaknya.

Menurut BBC, saat ini pemerintah Malaysia menghabiskan lebih dari US$ 500 juta per bulan untuk menekan harga BBM tetap rendah dengan memberikan subsidi. Sayangnya, subsidi ini bisa dinikmati oleh siapa saja, termasuk orang asing.

Karena itu Razak memangkas subsidi BBM dalam beberapa tahun ini. Langkah ini memang membuat popularitasnya turun, dan ada protes-protes kecil di kalangan penduduk Malaysia.

Sejumlah kalangan di Malaysia berpendapat, pemerintah harusnya memangkas belanja-belanja yang tidak penting dan memberantas korupsi di negaranya, sebelum subsidi BBM dihapus. Meski begitu, saat ini pemerintah Malaysia tetap memberikan subsidi untuk pangan, bahan bakar rumah tangga, dan listrik.

Dengan menerapkan kebijakan penghapusasn subsidi BBM tersebut, Pemerintah Malaysia menyatakan, harga BBM harus dibiarkan mengambang naik-turun, sesuai dengan harga minyak dunia dan nilai tukar ringgit.

Dalam 6 bulan terakhir ini, harga minyak dunia memang turun lebih dari 30%. Sementara nilai tukar ringgit terhadap dolar AS menguat 0,3%. “Bila harga minyak mentah di pasar meningkat, maka harga bensin RON 95 (yang jadi bensin subsidi) dan harga solar juga akan naik. Demikian juga sebaliknya,” ujar Kementerian Perdagangan Malaysia.

BBC membandingkan kebijakan ini dengan yang dilakukan pemerintahan Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan harga BBM subsidi 30%, dan berencana untuk mengalihkan anggaran tersebut ke sektor-sektor produktif.

Malaysia merupakan negara dengan perekonomian terbesar nomor 3 di ASEAN. Meski pemerintah negara itu menaikkan harga BBM akhir Oktober lalu, namun tahun ini masih ada subsidi sebesar US$ 6 miliar yang diberikan.
-
Lokalzone - Satuan Narkoba Polres Buleleng memunuhi janjinya dengan melakukan penangkapan terhadap Made Sudama alias Kartolo (33), warga Dusun Beji, Desa Sangsit Kecamatan Sawan yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak pengungkapan kasus yang melibatkan satu orang pria dan dua orang IRT dimana salah satunya adalah istri Kartolo. 

Kartolo yang rupanya mengetahui rumahnya digrebeg langsung memutuskan untuk kabur dan bersembunyi di dalam hutan Desa Lemukih, Kecamatan Sawan selama sebulan lamanya. Namun akhirnya keberadaanya berhasil diendus aparat yang langsung melakukan pengrebekan dan berhasil mengamankan Kartolo di dekat rumahnya saat sedang bersembunyi diatas loteng.

"Tunggakan dari pengungkapan kasus tahun lalu sudah terpenuhi dengan penangkapan MS alias Kartolo. Ini bukti clearance nya, kita amankan, kita proses lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya kemarin," ungkap Kasat Narkoba AKP Agus Dwi Wirawan, Jumat (21/11/2014) di Mapolres Buleleng.

Sedangkan peran Kartolo sendiri dalam peredaran narkoba yang dilakukan oleh kelompoknya cukup strategis dan terorganisir, Kartolo bertugas untuk mencari barang sedangkan istrinya membatunya memecah barang menjadi peket yang lebih kecil sedang seorang lagi berperan sebagai seorang peluncur. 

"Satu paket saya beli Rp 1,8 juta lalu dipecah lagi menjadi paket yang lebih kecil untuk dijual. Diedarkan masih di sekitar Desa pak," ungkap Kartolo kepada Polisi.

Dengan pengungkapan kasus ini empat orang yang masuk dalam komplotan Kartolo telah berhasil dibekuk namun demikian penyelidikan Polisi masih tetap berlanjut pasalnya terdapat nama lain yang disebutkan sebagai penyuplai narkoba jenis sabu-sabu. "Penyelidikan masih berlanjut, sebuah nama kembali disebutkan oleh tersangka yang juga masih satu Desa. Kami sudah melakukan pengeledahan dan pemeriksaan namun sementara belum ada fakta hukum berupa barang bukti yang kami temukan, sementara baru keterangan saksi," papar Agus Dwi.

Akibat perbuatannya kini Kartolo dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
- -
Lokalzone - Untuk kesekian kalinya Polres Buleleng melakukan pendekatan kepada warga Desa Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak terkait konflik atas permohonan tanah negara yang sudah berlarut-larut, pagi tadi (20/11/2014) Kapolres Kurniadi sendiri langsung turun tangan untuk melaksanakan tatap muka / simekrama terhadap tokoh masyarakat, tokoh adat, dan sejumlah  masyarakat Sumberkelampok. 

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh sedikitnya 40 orang warga Sumberkelapok itu nampak hadir Anggota DPRD Buleleng H Mulyana Putra, LSM Indrawati dan para Muspika, warga Sumberkelampok mengutarakan permintaan maaf nya atas kejadian penutupan jalan yang terjadi beberapa waktu lalu dan memohon Kapolres Buleleng turut serta mencarikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapinya.

Mendapat permohonan tersebut Kapolres Kurniadi berjanji akan menjadi penengah dalam kasus tersebut. "Saya akan menyampaikan kepada instansi terkait tentang permohonan warga namun demikian saya minta dalam melakukan perjuangan mencapai sesuatu hendaknya dilakukan dengan cara yang baik," papar Kapolres Kurniadi seraya meminta warga turut berperan serta dalam menjaga situasi kamtibmas Sumberklampok yang saat ini sudah sangat kondusif.

Selain itu Kapolres Buleleng juga meminta kepada warga agar jangan sunkan atau risih atas kedatangan dan perhatian anggotanya yang cukup sering datang ke Sumberklampok. "Mengenai tugas kami, mohon jangan apriori atau merasa diawasi karena itu merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai pengemban tugas pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Biasa saja kondisi Sumberklampok sudah sangat kondusif," ujar Kurniadi.
-