Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

‹
›

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

Sabtu malam yang biasanya digunakan masyarakat untuk mencari hiburan guna menghilangkan penatnya kegiatan rutin di tempat kerja menjadi mimpi buruk bagi mereka yang menghabiskan waktu di Pasya Club Café. Pasalnya ditempat tersebut terjadi perkelahian yang melibatkan sedikitnya enam pengunjung yang tadinya ingin menghabiskan malam dengan minuman jadi saling baku hantam satu sama lainnya.
-
Minggu (7/10/2012) Kemarin sepertinya merupakan hari nahas bagi Nengah Siada (27) warga Dusun Kanginan, Desa Julah Kecamatan Tejakula. Pasalnya dirinya diamuk massa karena tertangkap tangan hendak melakukan pencurian ayam oleh warga Desa Madenan.

Warga Desa Madenan Kecamatan Tejakula merasa resah dan geram dengan sejumlah rangkaian aksi pencurian yang menyasar ayam aduan. Bahkan terakhir pencurian terjadi hari jumat (5/10/2012) lalu yang dialami oleh Waya Komyang (60) yang kehilangan dua ekor ayam yang menyebabkan
Puluhan pengunjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat mendatangi markas Polda Bali, Senin (8/10/2012) pagi, berunjuk rasa mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam polemik dengan Polri.

Dengan membawa berbagai poster dan spanduk, pengunjuk rasa berorasi di depan Mapolda Bali di Jalan WR Supratman, Denpasar.
- -
Jakarta Kasus penembakan terhadap enam pencuri sarang burung walet di Bengkulu sudah delapan tahu berlalu. Kasus yang melibatkan salah seorang penyidik KPK ini, Kompol Novel Baswedan, kembali mencuat ke permukaan. Novel hendak diseret oleh institusi yang membesarkannya di tengah kasus penyidikan Simulator SIM Korlantas Polri.

Lalu, apakah menyimpan aib antar sesama anggota kepolisian sudah menjadi tradisi di tubuh Korps Bhayangkara untuk mejadi senjata bila suatu waktu anggota tersebut melakukan pelanggaran?

"Yang berbahaya lagi adalah, apabila semua polisi memiliki
- -
Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, menganggap kisruh hubungan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian RI sebenarnya sudah mereda setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Kapolri untuk mencari solusi. Namun, lanjutnya, media tertentu makin membesar-besarkan masalah tersebut.
- -