Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

‹
›

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

Lokalzone.com - Raffi Ahmad di acara musik Dahsyat, beberapa kali menyatakan bahwa kisah cinta sang adik, Syahnaz Sadiqah dengan Juan Christian sudah kandas.

Dikonfirmasi perihal kandasnya tali cintanya dengan Syahnaz, Juan Christian membenarkan.

"Semua orang pacaran kalau putus pasti menyayangkan. Tapi mau gimana lagi," ungkap Juan Christian saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (3/3).

Sayangnya Juan sampai saat ini masih merahasiakan penyebab kandasnya kisah cinta dia bersama Syahnaz karena dianggap terlalu pribadi.


"Itu sangat pribadi, aku enggak bisa katakan," kata Juan Christian lebih lanjut.

Syahnaz Shadiqah dan Juan Christian memulai kisah cinta mereka sekitar satu tahun lalu di lokasi syuting 7 Manusia Harimau. Mereka pun memutuskan untuk putus pada saat liburan bareng ke Eropa bersama keluarga Raffi Ahmad, belum lama ini.
-
Teknologi, Lokalzone.com - Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan melintasi sejumlah daerah yang dekat dengan garis khatulistiwa di Indonesia pada 9 Maret nanti tak bisa dilewatkan begitu saja. Penggunaan kacamata hitam disebut bisa melindungi mata dari efek sinar ultraviolet. Namun kacamata seperti apa yang aman?

Menanggapi hal tersebut, dokter mata dari Jakarta Eye Center, dr Soefiandi Soedarman, SpM mengatakan kacamata yang aman digunakan untuk melihat Gerhana Matahari setidaknya memiliki proteksi 100-400 nanometer.

"Yang dikhawatirkan ketika melihat Gerhana Matahari adalah pada saat dia bergeser. Untuk itu, kita butuh kacamata hitam yang memberikan proteksi sinar ultraviolet dengan panjang gelombang 100-400 nm," katanya saat ditemui di JEC Kedoya, ditulis Sabtu (5/3/2016).

Menurut dia,  mata manusia bisa melihat cahaya yang memiliki panjang gelombang 400-700 nm. Lebih dari 700 nm, kita tidak bisa melihatnya karena sinar infra merah.

"Jadi nggak bahaya kalau kita sudah menggunakan kacamata hitam yang tepat. Hanya saja untuk melihat gerhana parsial sebisa mungkin gunakan kacamata anti UV ini sebelum dan sesaat setelah bulan bergeser menutupi matahari untuk melindungi mata dari intensitas cahaya yang besar," ujarnya.
-
Teknologi, Lokalzone.com - Game terbaru dari Supercell, Clash Royale memang dinanti kehadirannya oleh para gamer mobile sejak Januari lalu. Dengan menawarkan gameplay yang berbeda dari game Supercell lainnya, Clash Royale ini bisa dikatakan dengan konsep tower defense, dimana kita wajib mempertahankan kastil utama, dan juga menghancurkan kastil lawan. Menariknya adalah, kita melawan musuh secara real time alias nyata, tidak seperti game Supercell sebelumnya.

Nah game ini kini sudah dapat dinikmati secara global di berbagai perangkat seperti iOS dan Android, karena sebelumnya game ini hanya untuk perangkat iOS, itu pun juga untuk regional tertetu saja, seperti Australia, Hong Kong, Kanada, dan Selandia Baru. Dilansir dari Venture Beat, Kamis (3/3/2016), dikatakan dalam satu hari game ini sudah diunduh lebih dari 410.000 kali di perangkat Android dan 520.000 lebih di perangkat iOS.

Bahkan tidak hanya itu saja, dalam satu hari, Clash Royale ini sudah menduduki posisi 5 besar sebagai game terlaris di perangkat iOS dan 8 besar di perangkat Android. Hal ini menandakan bahwa game ini memang sangat dinanti para gamer. Apalagi Supercell masih menghadirkan elemen Clash of Clans pada pasukan yang ada di game Clash Royale, sehingga para gamer tidak terlihat asing.

Sebelumnya, kami juga pernah melakukan review game Clash Royale ini pada beberapa waktu lalu dengan menggunakan perangkat iOS, dan kami bisa katakan bahwa game ini sangat menyenangkan dan juga menyebalkan bila kalah. Tentunya bisa mengisi kekosongan waktu Anda bila sedang senggang.

Sudah mencicipi game terbaru Clash Royale dari Supercell ini?
-
Buleleng, Lokalzone.com - Dalam rangka cipta kondisi menjelang perayaan Hari Nyepi tahun Caka 1938 jajaran Polres Buleleng dalam hal ini Satuan Sabhara Polres Buleleng semakin gencar melaksanakan patroli baik patroli jalan kaki, bermotor maupun menggunakan kendaraan bermotor untuk mengecek keberadaan miras dan meriam bambu. 

Kegiatan Patroli ini dimaksudkan agar menjelang perayaan nyepi nanti tercipta situasi yang kondusif sehingga perayaan Nyepi nantinya bisa berjalan dengan lancar dan hikmad. Kegiatan patroli dan Duktang juga dilaksanakan Polsek Polsek jajaran Polres Buleleng disamping juga pelaksanaan Razia kendaraan bermotor untuk mengecek barang bawaan seperti Miras, Sajam, Handak maupun hal hal lain yang bisa meresahkan masyarakat. 

Kasat Sabhara Polres Buleleng AKP I Nyoman Parta seijin Kapolres Buleleng saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa Volume Patroli, Duktang maupun Razia Ranmor menjelang hari Raya Nyepi memang ditingkatkan. "Sasaran dalam giat ini adalah Miras yang seperti kita ketahui pengaruh alkhohol sangat riskan menimbulkan permasalahan, dan juga kami akan mengecek keberadaan Meriam Bambu yang bisa membuat ketenanangan dalam pelaksanaan Nyepi bisa terganggu karna suaranya yang keras," ujar Nyoman Parta, Sabtu (3/4/2016). 

Namun sementara ini masih belum ditemukan adanya lom-loman, "Hingga saat ini kami belum menemukan keberadaan Meriam Bambu atau lom-loman dan juga kami belum menemukan adanya Miras yang dijual bebas namun kami akan tetap terus melaksanaan pemeriksaan dan pengecekan demi terciptanya keamanan, kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan hari Raya," kata Nyoman Parta. 

Pada kesempatan itu juga Kasat Sabhara menghimbau kepada warga agar turut membantu Kepolisian dalam hal Cipta kondisi dan apabila mengetahui adanya Miras maupun lom-loman dan hal lain yang bisa meresahkan warga mohon mengimformasikan kepada petugas. Harapan kami Perayaan Nyepi dibuleleng bisa aman, nyaman dan kondusif.
-
Bali, Lokalzone.com - Kapal feri Rafelia 2 tenggelam di Selat Bali. Puluhan orang dilaporkan telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Kapal tersebut dilaporkan bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, pukul 12.50 WIB.

Di tengah jalan, kapal itu mengalami kebocoran dan miring. Sekitar pukul 13.10 WB kapal itu tenggelam beserta muatan yang terdiri dari dua unit truk besar, satu unit pick up, empat unit truk tronton, 18 unit truk sedang, dan empat kendaraan kecil.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan sejauh ini terdapat 71 orang yang telah dievakuasi.

"Ada 10 korban luka-luka, mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Sementara itu, ada empat orang yang masih belum ditemukan," katanya.

Keempat orang yang belum ditemukan terdiri dari nahkoda, mualim 1, seorang ibu beserta seorang anak.

Azwar mengaku belum bisa memastikan jumlah penumpang karena manifes Ravelia 2 tengah diminta dari Pelabuhan Gilimanuk.

Kepala Badan SAR Nasional, Bambang Soelistyo, mengaku mengerahkan 40-an petugas SAR dari pos Jimbaran, pos Buleleng, dan Pos Jember untuk mencari korban dari kapal Ravelia.

“Ada tiga kapal rig yang dikirim ke sana. Lalu ada satu helikopter Bolkow yang diterbangkan ke lokasi,” kata Bambang. (bbc)
-