LokalZone - Sempat menghilang di pantai selama satu setengah jam, mayat Made Suardana (35), warga Banjar Dinas Tajen Jroan, Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan akhirnya berhasil diefakuasi oleh tim SAR yang dibantu oleh sejumlah warga setempat.
Berdasarkan informasi di lapangan diketahui peristiwa tersebut berawal dari Made Suardana bersama ketiga anak kecil yakni, Gede Suadi Pratama (14) dan Gede Minggu Ariasa (14) beralamat di Dusun Gandongan Desa Tukad Sumaga Kecamatan Gerokgak, serta I Putu Gede Sugiata (12) dari Banjar Dinas Tajen Jroan, Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan sedang asik memancing ikan di sebelah selatan dermaga tonasa Desa Celukan Bawang, Gerokgak, Rabu (10/2/2016) dan tiba-tiba Gede Suadi jatuh kepantai.
Melihat hal tersebut Suardana ikut terjun dan berniat menolongnya sedangkan kedua anak lainnya meminta tolong ke Pos Satpam Tonasa untuk meminta pertolongan.
"Korban hendak menolong salah satu anak yang tenggelam, ketika anggota Satpam setempat datang kelokasi hanya melihat anak atas nama Gede Suadi dan langsung ditolong, sedangkan korban tidak ada. Sekitar 1,5 jam upaya pencarian dari tim SAR yang didalamnya ada Polsek Celukan Bawang dan Polisi Perairan berhasil menemukan korban di dasar laut," ungkap Kapolsek Celukan Bawah AKP Ketut Adnyana TJ membenarkan peristiwa tersebut.
Atas kejadian tersebut mayat Suardana langsung dibawa ke Puskesmas Gerokgak untuk dilakukan otopsi dan pihak Kepolisian saat ini sedang berusaha untuk menghubungi keluarga korban untuk memberitahukan peristiwa tersebut kepada sanak keluarganya.
Buleleng - Peristiwa
LokalZone - Dari serangkaian operasi Kepolisian dengan menyasar tiga lokasi yang kerap menjadi ajang trek-trekan / balap liar di Singaraja, aparat gabungan dari berbagai lintas fungsi di Kepolisian Polres Buleleng amankan 13 sepeda motor.
Operasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Ketut Gelgel pada hari Sabtu (3/2/2016) dimulai dari pukul 20.00 - 03.00 wita dimulai dengan menyasar wilayah di sepuataran Jalan Kartini, WR Supratman Singaraja dan
berlanjut ke jalan A.Yani barat depan SKB Desa Pemaron dan Discotik
Vulcano dan juga melibatkan sejumlah Hansip dari Desa Anturan.
"Kami menerjunkan 37 personil dari Sat Sabhara, Lantas, Intel, Provos, Reskrim, Narkoba dan Sarpras. Untuk giat di Pemaron kami juga dibantu oleh Hansip. hasilnya 13 sepeda motor kami sita dan tindak dengan tilang yang disertai pembinaan kepada pengendaranya," ungkap Kabag ops Ketut Gelgel seijin Kapolres Hariyadi Minggu (7/2/2016).
13 Sepeda motor tersebut di sita dari lokasi Penarukan 1 unit,
lokasi Jalan Kartini 9 unit, dan lokasi Desa Anturan sebanyak 3 unit. Tidak hanya memberikan pembinaan kepada pengguna sepeda motor Polisi juga berniat untuk memanggil orang tua dari pemuda yang terjaring operasi.
"Nantinya kami akan panggil para orang tuanya, dan kegiatan ini juga akan terus kami gelar untuk mengantisipasi aksi balapan liar yang meresahkan
masyarakat demi kenyamanan pengguna jalan lain dan ketenangan masyarakat
sekitarnya," ujar Ketut Gelgel.
Buleleng - Kamtibmas - Peristiwa
LokalZone - Ancaman dan gangguan aksi teror tidak saja disikapi Jajaran Polres Buleleng dengan meningkatan patroli lengkap dengan senjata dan rompi anti peluru di wilayah Kabupaten Buleleng, namun juga meningkatkan kemampuan personil secara khusus di bidang menembak melalui latihan menembak reaksi cepat yang dilakukan Jumat (5/2/2016) di Lapangan Tembak Wira Yudha Desa Girimas Kecamatan Sawan.
Kapolres Buleleng, AKBP. Harry Haryadi Badjuri didampingi Kabag Ops Kompol I Ketut Gelgel disela-sela latihan menembak reaksi cepat itu mengatakan, Program rutin yang dilakukan kepolisian tersebut dalam upaya meningkatkan kemampuan personil untuk lebih mengusai senjata api.
Kapolres Buleleng, AKBP. Harry Haryadi Badjuri didampingi Kabag Ops Kompol I Ketut Gelgel disela-sela latihan menembak reaksi cepat itu mengatakan, Program rutin yang dilakukan kepolisian tersebut dalam upaya meningkatkan kemampuan personil untuk lebih mengusai senjata api.
“Terlebih lagi dengan kondisi kesiagaan yang dilakukan dalam menghadapi ancaman terror, sehingga latihan ini akan mampu meningkatkan keahlian anggota untuk menembak,” ungkap Kapolres Haryadi.
Dalam latihan menembak reaksi cepat yang dilakukan dengan mengunakan senjata api laras panjang dan pistol itu, Kapolres Harry Haryadi dan Wakapolres Michael Ravelindo Rissakotta beserta sejumlah Kapolsek juga terlibat secara langsung.
Dalam latihan menembak reaksi cepat yang dilakukan dengan mengunakan senjata api laras panjang dan pistol itu, Kapolres Harry Haryadi dan Wakapolres Michael Ravelindo Rissakotta beserta sejumlah Kapolsek juga terlibat secara langsung.
Para petinggi di Jajaran Polres Buleleng itu terlihat sigap berlari dan kemudian menembak sasarannya dengan tepat tanpa terpengaruh hujan yang menguyur dengan deras.
Buleleng - Peristiwa
LokalZone - Sadar akan peran penting seorang pemangku, menjelang hari raya Galungan dan Kuningan Polsek Singaraja bekerjasama dengan Hardys dan Auto 2000 memberikan sumbangan berupa busana upacara kepada 20 orang pemangku.
Dalam penyerahan tali kasih tersebut Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi B. mengungkapkan akan peran penting seorang pemangku dalam pelaksanaan upacara keagamaan dan berharap jalinan silaturahmi antara Polri dan tokoh agama tetap terjalin dengan baik.
"Kegiatan kali ini, penyerahan tali kasih, busana atau pakaian kepada Pemangku di Wilayah Hukum Polsek Singaraja. Ini merupakan bentuk perhatian dari kami dari Polres dan Polsek kepada para Pemangku, menjelang hari raya Galungan dan Kuningan mengingat peran pemangku sangat penting untuk muput upacara dan lain-lain," Ujar Kapolres Haryadi usai menyerahkan bantuan di Mapolsek Singaraja, Jumat (5/2/2016).
Lebih jauh Kapolres Haryadi mengungkapkan sangat mengapresiasi terobosan kreatif Kapolsek Singaraja Kompol Nyoman Suarnata bersama dua rekan donatur lainnya sehingga kegiatan sosial ini dapat terlaksana dengan baik, seraya berharap dapat dilaksanakan secara terus menerus.
"Ini merupakan awal yang baik, kita awali menjelang hari raya dan kami harap dapat terus berjalan, tentunya kami memerlukan banyak dukungan dari teman-teman / donatur kita. Seperti saat ini ada dari Auto 2000 dan Hardy's, kami ucapkan terimakasih karena bagi saya ini merupakan kegiatan yang sangat mulia,"ucapnya.
Ida Bawati Hermawan Tangkas yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan sangat mengapresiasi peran serta dari pihak Kepolisian karena telah turut memperhatikan para pemangku selaku pelayan umat.
"Kami sangat mengucapkan terimakasih, karena ini merupakan salah satu bentuk perhatian Polri kepada kami para pinandita yang notabeta juga memiliki satu kesamaan tugas dimana Polri bertugas melayani masyarakat dan kami melayani umat dalam hal upacara keagamaan," papar Ida Bawati Hermawan Tangkas seraya berharap sinergitas Polri bersama Tokah Agama tetap terjalin sehingga momen galungan dan kuningan ini menjadi momen kemenangan Darma atas Adarma.
Buleleng - Peristiwa
LokalZone - Dalam rangka pencegahan tindak kriminal terlebih baru-baru ini terdapat isu teror di wilayah Buleleng, membuat Petugas Keamanan dari pihak Kepolisian Polres Buleleng lebih meningkatkan pengawasan.
Tidak hanya dengan penyiagakan personil Polisi dengan persenjataan lenkap, namun antisipasi dari tindakan teror ataupun kriminalitas harus bisa dicegah, melalui pemantauan langsung disetiap titik kerawanan, dengan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV). Pasalnya, dengan adanya CCTV disetiap titik kerawanan wilayah ataupun keramaian, tentunya dapat memantau situasi Kamtibmas di wilayah itu. Selain itu, dengan pemasangan CCTV akan mempermudah jangkauan pantauan pergerakan dari adanya tindakan-tindakan yang melanggar aturan.
Seizin Kapolres Haryadi, Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Ketut Gelgel mengatakan, keberadaan CCTV disetiap titik sangatlah perlu dilakukan guna dapat meminamalisir adanya tindakan kriminalitas maupun adanya aksi teror. Sehingga, dirinya kini meminta kerja sama dengan Pemkab Buleleng, untuk memasang Kamera atau CCTV disetiap titik yang dianggap rawan dan pusat keramaian di wilayah Buleleng.
Menurutnya, dengan pemasangan CCTV itu tentunya akan mendukung pihak Kepolisian untuk menekan ancaman kejahatan dan kriminal di Buleleng. “Kami berharap ada sinergitas antara Aparat Kepolisian dan Pemkab Buleleng, terutama untuk memantau daerah padat dan rawan tindakan kriminalitas,” ujar Kompol Gelgel, Kamis (4/2/2016) di Mapolres Buleleng.
Gelgel pun memaparkan, ada beberapa titik yang menurutnya dianggap penting, perlunya adanya pemantauan dengan pemasangan CCTV diantaranya, wilayah simpang Jalan Diponegoro, simpang Jalan Dewi Sartika, Perkantoran di pusat Kota Singaraja dan beberapa titik kepadatan arus lalulintas.
“Terutama Toko, itu rawan akan aksi pencurian. Di titik itu bisa dipasang CCTV dan untuk Toko atau Swalayan kami himbau juga untuk memasang CCTV demi keamanan,” imbaunya. Selain itu ia juga berharap agar dipasang CCTV di beberapa objek-objek wisata vital seperti Lovina, Air Sanih, dan beberapa objek wisata lainnya.
Sebab saat ini perlu adanya peningkatan pengawasan terkait derasnya isu ancaman terorisme di Pulau Bali. “Kami kira keduanya penting, apalagi saat ini perlu pantauan lebih cermat lokasi lokasi vital di Buleleng dimana personel Polisi saja belum cukup untuk memantau itu,” jelasnya.
Gelgel juga menambahkan, pihak Kepolisian saat ini sudah memberi contoh dengan memasang beberapa CCTV baik di Polres dan maupun di seluruh Polsek-Polsek yang ada di Buleleng, guna memantau segala hal berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. “Bisa di cek semua di beberapa sisi Polres dan Polsek yang ada di Buleleng, sudah dipasang dan diharapkan juga agar Pemkab Buleleng bisa ikut mendukung, dengan memasang CCTV di setiap pusat keramaian. Ini demi keamanan wilayah Buleleng,” tandasnya.
Buleleng - Kamtibmas
Langganan:
Postingan (Atom)











