Lokalzone - Ini cerita pengakuan AU (22) di Kantor Polsek Makassar, Jl Kerung-kerung, Makassar, Jumat (5/12/2014) dini hari.
AU diamankan ke kantor polisi bersama pelanggan setianya, KT (46), pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Gowa.
Awalnya
AU mengaku PSK dan KT pelanggan tetapnya. Setelah keduanya didamaikan,
polisi menyebut pasangan yang terpaut usia 24 tahun itu berpacaran.
AU dan KT digelandang ke kantor polisi setelah sang PNS mengamuk di kamar wanita idamannya.
Tengah
malam, KT mendatangi AU. Setelah membayar Rp 130 ribu, KT menunaikan
hajatnya. Rupanya, KT belum puas. Dia minta "jatah" lagi. KT ingin
mendapat diskon khusus dari AU, bayar satu gratis satu.
"Dia minta
tambah untuk berhubungan badan, sementara uang yang diberikan hanya Rp
130 ribu. Saya menolak. Dia langsung pukul dan ancam saya," ujar AU ke
polisi. (tribun)
Nasional - Peristiwa
Lokalzone - Rumah modifikasi Gray Design asal Swedia telah meluncurkan proyek terbaru dengan meluncurkan sebuah mobil high-end dune buggy dengan julukan Sidewinder.
Mobil ini dirancang khusus untuk melintas di medan berpasir. Tenaganya disubsidi dari blok besar LSX Bowtie yang mampu menghasilkan tenaga 630 hp dan torsi 600 pound-feet.
Mobil ini dirancang khusus untuk melintas di medan berpasir. Tenaganya disubsidi dari blok besar LSX Bowtie yang mampu menghasilkan tenaga 630 hp dan torsi 600 pound-feet.
Seperti dilansir dari Carbuzz,
Sabtu (6/12/2014), dengan kapasitas mesin yang diberikan memungkinkan
mobil ini berakselerasi 0-60 kpj ditempuh dalam 4,2 detik dan mencapai
kecepatan tertinggi lebih dari 90 mph.
Berbasis sasis berteknologi tinggi dengan
dilengkapi suspensi khusus sport di depan dan belakang serta arms box
chromoly. Agar lebih nyaman ditambahkan anti-sway bar dan 3,0 King
peredam kejut.
Masuk kedalam kabin Sidewinder menawarkan berbagai layar infotainment OLED oleh Swedspot, dikombinasikan dengan platform berbasis Android yang sudah disesuaikan. Sebuah Aplikasi Vehicle standar Programming Interface (API) yang menyediakan akses ke data dari sensor kendaraan dan sinyal.
Masuk kedalam kabin Sidewinder menawarkan berbagai layar infotainment OLED oleh Swedspot, dikombinasikan dengan platform berbasis Android yang sudah disesuaikan. Sebuah Aplikasi Vehicle standar Programming Interface (API) yang menyediakan akses ke data dari sensor kendaraan dan sinyal.
Tekno
Lokalzone - Meski dugaan sejumlah orang terhadap kandungan lilin pada mi instan
telah terbantahkan oleh pendapat beberapa ahli gizi, namun sejumlah
studi tetap menyebutkan bahwa terlalu banyak konsumsi mi instan tetap
tidak baik.
Seperti dikutip Womenshealthmag, Jumat (5/12/2014) kebiasaan
mengonsumsi mi instan memang tidak bisa dihindari mengingat makanan ini
termasuk mudah ditemukan dan murah. Tapi sayangnya, kebiasaan buruk ini
ternyata menyimpan konsekuensi berbahaya bila berlebihan.
Sebuah studi diterbitkan dalam The Journal of Nutrition ini salah satunya yang menunjukkan bahwa konsumsi mie instan walaupun dimasak dua kali, dengan proses perebusan atau pemanasan menggunakan microwave sama-sama meningkatkan risiko sindrom kardiometabolik, yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, atau stroke.
"Kami menemukan bahwa mengonsumsi mi instan setidaknya dua kali seminggu terkait dengan 68 persen risiko tinggi sindrom metabolik khususnya di kalangan perempuan," ujar peneliti.
Para peneliti berpikir, peningkatan risiko ini kemungkinan karena mi instan mengandung kalori tinggi, karbohidrat olahan, lemak jenuh, dan kandungan natrium yang tinggi. "Perempuan mungkin rentan terhadap efek kesehatan negatif karena hormon estrogen mempengaruhi metabolik mereka. Misalnya, kimia Bisphenol A (BPA) yang ditemukan dalam wadah styrofoam sering digunakan untuk paket mie instan, dapat mengirimkan sinyal buruk pada estrogen," jelas peneliti.
Bagaimanapun, menurut peneliti, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan data gizi orang Korea Selatan yang sering mengonsumsi mi instan. "Sebenarnya bukan hanya mi instan, semua makanan kemasan sebenarnya perlu menjadi perhatian bila dikonsumsi berlebihan."
Sebuah studi diterbitkan dalam The Journal of Nutrition ini salah satunya yang menunjukkan bahwa konsumsi mie instan walaupun dimasak dua kali, dengan proses perebusan atau pemanasan menggunakan microwave sama-sama meningkatkan risiko sindrom kardiometabolik, yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, atau stroke.
"Kami menemukan bahwa mengonsumsi mi instan setidaknya dua kali seminggu terkait dengan 68 persen risiko tinggi sindrom metabolik khususnya di kalangan perempuan," ujar peneliti.
Para peneliti berpikir, peningkatan risiko ini kemungkinan karena mi instan mengandung kalori tinggi, karbohidrat olahan, lemak jenuh, dan kandungan natrium yang tinggi. "Perempuan mungkin rentan terhadap efek kesehatan negatif karena hormon estrogen mempengaruhi metabolik mereka. Misalnya, kimia Bisphenol A (BPA) yang ditemukan dalam wadah styrofoam sering digunakan untuk paket mie instan, dapat mengirimkan sinyal buruk pada estrogen," jelas peneliti.
Bagaimanapun, menurut peneliti, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan data gizi orang Korea Selatan yang sering mengonsumsi mi instan. "Sebenarnya bukan hanya mi instan, semua makanan kemasan sebenarnya perlu menjadi perhatian bila dikonsumsi berlebihan."
Health - Lifestyle
Lokalzone - Warren Buffet mungkin adalah investor yang paling hebat yang pernah
ada dan ia mempunyai resep sukses yang bisa membantu anda mengubah uang
sebesar U$40 menjadi U$10 juta.
Beberapa tahun yang lalu, CEO Berkshire Hathaway ini berbicara
tentang salah satu perusahaan favoritnya, yaitu Coca Cola, dan bagaimana
setelah pembagian dividen, saham, dan reinvestment, seseorang yang membeli saham Coca Cola sebesar U$40 ketika perusahaan ini go public di tahun 1919, sekarang nilai saham itu menjadi lebih dari U$5 juta.
Namun di bulan April 2012, ketika jajaran direksi meminta pembagian
saham dari perusahaan ini, angka itu ternyata diperbarui dan berbuah
manis menjadi U$9.8 juta. Sekarang, angka ini menjadi U$10.8 juta.
Kekuatan dari kesabaran
Memang uang sebesar U$40 itu berbeda dengan U$40 yang sekarang. Akan
tetapi, setelah dihitung dengan memasukkan faktor inflasi, ternyata U$40
yang dulu sama dengan U$540 saat ini. Jadi, apakah anda ingin satu buah
Xbox One atau uang hampir U$11 juta?
Tapi, yang kita bahas sekarang bukanlah masalah besarnya uang yang
dihasilkan oleh Coca-Cola, melainkan apa yang dihasilkan Coca Cola
sekarang ini sama sekali tidak terlihat pada saat tahun 1919, bahkan
berpuluh-puluh tahun setelahnya. Tidak ada yang mengira bahwa harga gula
bisa naik. Padahal, ada banyak hal yang terjadi selama 100 tahun
terakhir yang mempertanyakan keberlangsungan Coca Cola dalam menjalankan
bisnisnya, seperti Perang Dunia I dan II.
Ternyata, kesabaran membuahkan hasil yang indah.
Bahaya dari timing
Seperti yang diterangkan oleh Buffet berkali-kali, menentukan waktu
kapan akan membeli saham dan kapan akan menjualnya itu adalah tindakan
yang berbahaya:
“Pada suatu bisnis/perusahaan yang hebat, anda bisa mencari tahu apa yang akan terjadi, tapi anda tidak bisa tahu kapan itu akan terjadi. Anda tidak ingin fokus pada kapan, anda hanya ingin fokus pada apa. Jika anda benar dengan apa, anda tidak perlu khawatir dengan kapan.”
Jadi seringkali investor diajarkan agar mereka bisa menentukan waktu
yang tepat pada pasar, dan mulai berinvestasi ketika pasar sedang
naik-naiknya dan menjual saham ketika pasar sedang turun.
Analysis teknikal seperti ini; melihat pergerakan saham dan membeli
saham berdasarkan bagaimana harga berfluktuasi selama 200 hari bergerak
atau fluktuasi lainnya seringkali mendapatkan banyak perhatian dari
media, tapi telah dibuktikan bahwa ini tidak lebih baik daripada peluang
yang random yang anda ambil untuk berinvestasi.
Berinvestasi pada jangka panjang
Seseorang harus memahami bahwa investasi bukanlah taruhan dan
berharap bahwa secara ajaib anda akan mendapatkan hasil berkali-kali
lipat dari apa yang anda investasikan. Investasi adalah membeli aset
nyata pada suatu bisnis.
Penting bagi anda untuk memahami harga relatif yang anda bayar pada
suatu bisnis, tapi yang tidak penting untuk dipahami adalah apakah anda
membeli di “waktu yang tepat,” karena orang seringkali berinvestasi
semaunya saja.
Seperti apa yang dikatakan oleh Buffet, “jika anda benar berinvestasi
pada suatu bisnis, anda akan menghasilkan banyak uang,” jadi jangan
repot-repot memikirkan untuk membeli saham berdasarkan bagaimana grafik
mereka selama 200 hari belakangan. Lebih baik ingat kalimat ini, “jauh
lebih baik membeli saham pada suatu perusahaan yang hebat pada harga
yang masuk akal.”
Edukasi - Entrepreneur
Lokalzone - Di Era modern ini banyak teknologi maju
yang yang sudah dikembangkan maupun yang sedang dikembangkan. Salah
satunya pada bidang militer. Setelah kemarin membahas mengenai kapal perang terbesar di dunia serta kapal selam tercanggih, pembahasan kali ini masih sama namun sedikit berbeda yaitu mengenai kapal induk teranggih.
Kapal induk merupakan armada perang yang
sangat fenomenal dan fantastik, mengingat fungsinya dalam
mempertahankan wilayah laut suatu negara. Tidak semua negara memiliki
kapal induk, karena biaya dari satu kapal induk saja mencapai miliaran
Dollar Amerika. Fungsi dari kapal induk salah satunya adalah dengan
membawa armada militer seperti pesawat tempur, helikopter, infantry,
tank, persenjataan dan lain sebagainya. Negara-negara maju berlomba
untuk mempunyai kapal induk dengan teknologi canggih, berikut tercatat
dalam sejarah mengenai kapal induk dengan menggunakan teknologi canggih.
U.S.S. John F.Kennedy, Amerika Serikat
U.S.S. John F.Kennedy merupakan kapal induk tercanggih
yang satu ini dimiliki oleh Amerika Serikat. Saat ini kapal induk milik
Angkatan Laut Amerika Serikat sudah tidak beroperasi lagi. Kapal Induk
ini dulunya dijuluki juga sebagai “Big John”. Kapal Induk U.S.S. John
F.Kennedy ini juga mampu berperang dengan kapal selam, sehingga
menjadikannya sebagai kapal induk dengan berbagai fungsi. Diluncurkan
pertama kali pada tahun 1967 dan berhenti beroperasi pada tahun 2007.
USS Nimitz, Amerika Serikat
USS Nimitz juga merupakan kapal perang terbesar di dunia
dan memimpin di kelasnya. Kapal ini diluncurkan untuk berbagai misi
Amerika Serikat dan juga untuk mengamankan wilayah perairan Amerika.
Kapal Induk ini menggunakan tenaga nuklir sebagai penggeraknya, sehingga
mampu berada di atas air selama beberapa puluh tahun dalam sekali
pengisian. Kapal induk ini mampu membawa sekitar 85 sampai 95 pesawat
serta peralatan lainnya. Bobot dari kapal ini mencapai 100.000 ton.
Charles de Gaulle, Perancis
Kapal induk tercanggih satu ini milik Angkatan Laut Perancis.
Seperti halnya dengan USS Nimitz, kapal induk yang satu ini juga
menggunakan bahan bakar nuklir sebagai penggeraknya, Kapal induk milik
Perancis ini mampu membawa pesawat tempur sebanyak 40, persenjataan
berat, serta mampu beroperasi selama 20 tahun tanpa mengisi bahan bakar
lagi. Kapal induk ini pernah mengambil beberapa bagian misi, termasuk
bertempur dengan Taliban, Afghanistan.
Sao Paulo, Brazil
Kapal induk Sao Paulo Brazil merupakan kapal induk milik Perancis yang
sudah dibeli dan mengalami banyak upgrade dan modifikasi. Modifikasi
pada kapal induk tersebut adalah seperti mesin, sensor pada kapal induk
serta persenjataan defensifnya. Untuk saat ini kapal induk ini memiliki
kemampuan ofensif dan digunakan Angkatan Laut Brazil untuk keperluan
militer.
INS Vikramaditya, India
NS Vikramaditya adalah salah satu kapal
induk milik Angkatan Laut India. Kapal kelas Kiev ini pada awalnya
bernama Baku yang dioperasikan oleh Uni Soviet tahun 1987. Kemudian pada
tahun 2004, Baku dibeli oleh India dengan harga mencapai 28 Triliun
Rupiah. Kapal induk INS Vikramaditya yang diberi nama negara India
tersebut sudah mengalami upgrade dengan menggunakan teknologi canggih
seperti penempatan senjata berat, serta mampu membawa pesawat sebanyak
36 pesawat.
Nah itulah beberapa Kapal Induk Tercanggih,
adapun lainnya seperti Kapal Kelas Admiral Kuznetsov milik Rusia, serta
Kapal Liaoning yang sudah dimodifikasi milik Angkatan Laut China, dan
masih banyak lagi kapal induk canggih yang dimiliki negara-negara maju
di dunia.
Edukasi - Tekno
Langganan:
Postingan (Atom)
















