Lokalzone -Pengumuman kenaikan BBM oleh pemerintah rupanya mendatap perhatian khusus dari aparat Kepolisian Polres Buleleng, tidak tanggung-tanggung Kapolres Buleleng AKBP Kurniadi secara langsung melakukan pemantauan di sejumlah SPBU sejak malam pengumuman hinga pagi hari.
Dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut, Selasa (18/11/2014) di Mapolres Buleleng, Kapolres Kurniadi mengungkapkan kegiatan tersebut hanyalah sebuah langkah antisipasi apalagi momen tersebut mudah dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Setiap kenaikan masyarakar pasti panik atau dibuat seperti itu, tetapi
dari laporan intelijen sementara tidak ada hal seperti itu. Sampai tadi pagi saya cek masih aman, masyarakat menerima. Tetapi kami
tetap antisipasi juga terhadap pihak-pihak atau kelompok yang menolak
kenaikan BBM, inteligen kami masih jalan," papar Kapolres Kurniadi.
Lebih lanjut dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di Buleleng tetap kondusif pihaknya akan lebih mengedepankan fungsi intelijen dilapangan untuk menyerap informasi secara cepat sedangkan anggota lain tetap standby menunggu perkembangan lebih lanjut. Namun demikian Kapolres Kurniadi optimis Buleleng tetap aman, "Tidak ada kecenderungan konflik dan tentunhya kita berharap situasi di Buleleng tetap aman," katanya.
Buleleng - Kamtibmas
Lokalzone - Untuk pertama kalinya Kapolres Buleleng AKBP Kurniadi didampingi Wakapolres Kompol Bima Arya Viyasa, Kasat Reskrim AKP Ketut Adnyana.TJ melakukan tatap muka dan ramah tamah kepada sejumlah wartawan Buleleng dengan agenda pemberiaan lebel positif untuk meningkatkan Kamtibmas Buleleng.
Dalam Kesempatan tersebut Kapolres yang diketahui sebagai mantan penyidik Bagian Tipikor dan tindak pidana perbankan maupun money
loundrey dan uang palsu Dit Reskrim Polda Bali ini mengatakan, selain tindak pidana kriminal itu sendiri salah satu cara untuk membuat aman sebuah daerah adalah dengan memberikan brand positif pada wilayah kita dan bukan sebaliknya.
"Salah satu daerah yang dikenal disini "SCTP", kita sering mendengar berita kriminal yang mengarah kesana. Jangan memberikan brand negatif terhadap daerah tertentu di Buleleng, jangan di label daerah kriminal, texasnya Buleleng, jadi texas benaran nanti. Jika ada pelaku kriminal dari daerah itu mohon jangan di buka secara
fulgar, cukup dianggat dimana TKPnya, kasihan Baliaganya ini perlu kita
lindungi," papar Kapolres Kurniadi seusai memberikan keterangan terkait pengancaman mengunakan senjata airsoftgun, Senin (17/11/2014) di ruang Rupatama Polres Buleleng.
Dirinya juga mengungkapkan telah mengunjungi Desa Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, dan Pedawa yang dikenal sebagai SCTP dan menilai daerah itu memiliki potensi pariwisata yang dapat. "Daerah itu merupakan Bali Aga, dari Budaya dan kondisi alamnya sangat berpotensi sebagai daerah wisata apabila ini bisa kita blowup menggunakan positif brand melalui media," Pintanya.
Menurut Kapolres Kurniadi kemanan tetap menjadi modal nomber satu dalam peningkatan perekonomian, ketika aman baik infestor maupun wisatawan akan berdatangan kewilayah itu. Ketika perekonomian dan pendapatan warga meningkat tingkat kriminalitas dengan sendirinya juga bisa ditekan.
Selain itu dirinya juga berharap para wartawan yang selama ini sudah bekerjasama dengan sangat baik dengan Polres Buleleng bisa memberikan informasi secara langsung baik melalui tlp maupun bbm khusus miliknya mengenai kejadian-kejadian yang dapat menganggu situasi kamtibmas kabupaten Buleleng.
Buleleng - Seremonial
lokalzone - Pemerintah secara resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar mulai Selasa (18/11/2014) pukul 00.00 WIB.
Harga premium naik Rp 2.000 menjadi Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp 6.500 per liter. Sementara harga solar naik Rp 2.000 dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500 per liter.
Kenaikan harga BBM ini diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Senin (17/11/2014). "Saya selaku Presiden RI menetapkan harga BBM baru yang akan berlaku pukul 00.00 pada Selasa 18 November 2014," ujar Jokowi.
Dia menuturkan kenaikan harga BBM sudah melalui proses pembahasan di tingkat menteri hingga sidang kabinet maupun ratas di istana. Kenaikan harga BBM ini akan dialihkan untuk subsidi ke sektor lain.
"Kami harus memilih dan mengambil keputusan hari ini melalui serangkaian pembahasan di sidang rakor teknis Menko dan ratas di Istana, memutuskan pengalihan subsidi dari konsumtif ke sektor produktif," kata dia.
Turut hadir pada pengumuman tersebut, Menko Perekonomian Sofjan Djalil, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.
Harga premium naik Rp 2.000 menjadi Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp 6.500 per liter. Sementara harga solar naik Rp 2.000 dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500 per liter.
Kenaikan harga BBM ini diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Senin (17/11/2014). "Saya selaku Presiden RI menetapkan harga BBM baru yang akan berlaku pukul 00.00 pada Selasa 18 November 2014," ujar Jokowi.
Dia menuturkan kenaikan harga BBM sudah melalui proses pembahasan di tingkat menteri hingga sidang kabinet maupun ratas di istana. Kenaikan harga BBM ini akan dialihkan untuk subsidi ke sektor lain.
"Kami harus memilih dan mengambil keputusan hari ini melalui serangkaian pembahasan di sidang rakor teknis Menko dan ratas di Istana, memutuskan pengalihan subsidi dari konsumtif ke sektor produktif," kata dia.
Turut hadir pada pengumuman tersebut, Menko Perekonomian Sofjan Djalil, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.
Ekonomi - Nasional
Lokalzone - Berselisih paham selama bertahun-tahun karena permasalahan pribadi, Ketut Santosa Alias Badeng (53) yang beralamat di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula nekat mengampar Ketut Suarta (51) sambil menodongkan pistol di keramaian.
Akibat ulahnya Badeng langsung diamankan unit Buser Polres Buleleng berdasarkan laporan korban, Suarta. Berdasarkan keterangan dari Kapolres Buleleng AKBP Kurniadi, Senin (17/11/2014) di Mapolres Buleleng mengungkapkan senjata yang digunakan oleh pelaku adalah airsoftgun laras pendek jenis Makarov MP-654K dan bukan senjata api. "Ini airsoftgun, dari penyelidikan dibeli dari seseorang di Surabaya seharga Rp 4 juta dan dalam kasus ini kita sudah tetapkan KS alias Badeng sebagai tersangka penganiayaan dan pengancaman," ungkap Kurniadi membuka press release.
Pada saat kejadian Suarta diketahui sedang duduk mengobrol bersama temannya menunggu truck penganggut pupuk kandang yang dibelinya di pinggir jalan, saat itu Badeng tiba-tiba datang dan langsung menampar Suarta sebanyak dua kali. Ketika hendak berdiri Badeng langsung menodongkan airsoftgun kearah dada Suartha, sontak saja Suarta dan sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut kaget dan ketakutan lantaran menduga senjata yang dibawa Badeng merupakan senjata api.
Berkaca dari kasus ini pihak Kapolres Buleleng AKBP Kurniadi mengingatkan bahwa efek buruk peredaran airsoftgun yang dapat meresahkan masyarakat, "Senjata airsoftgun itu tidak mematikan tetapi ketika kita sedang mabuk
sangat berbahaya, dapat menaikkan mental / keberanian untuk berbuat
hal-hal yang menjurus kriminal. Jika semua masyarakat memiliki benda ini salah satu efeknya ya kasus ini, akan ada lagi penganiayaan dan pengancaman," papar Kurniadi.
Sedang Wakapolres Buleleng Kompol Bima Aria Viyasa juga menambahkan jika terkena di bagian fital airsoftgun sangat berbahaya. "Kekuatan senjata ini sekitar 28 psa jika menenbak triplek
tembus, sangat berbahaya jika kena kelopak mata bisa tembus kemata. Kalau bagian lain membunuh tidak tetapi melukai iya, efek yang paling
berbahaya dari senjata ini karena bentuknya yang menyerupai senjata api
jadi bisa digunakan untuk kejahatan lain seperti perampokan, digunakan
untuk menakuti korban," ungkap Bima Aria Viyasa.
Akibat ulahnya kini Badeng terpaksa meringkuk di ruang tahanan Polres Buleleng atas tuduhan penganiayaan dan pengancaman yang dilakukannya terhadap tetangganya dan dijerat dengan pasal 351 dan 335 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama satu tahun.
Buleleng - Pengancaman - Penganiayaan
Lokalzone - Pengembangan desa wisata menjadi salah satu strategi unggulan dalam memutus rantai kemiskinan di pedesaan. Pada 2013, pemerintah mendukung pengembangan 490 desa menjadi desa wisata dengan bantuan keuangan antara Rp 100 juta-Rp 150 juta.
Mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengungkapkan hal itu saat menyampaikan keynote speech pada lokakarya bertajuk IPEC 2014 (Indonesia Poverty & Empowerment Conference) yang mulai berlangsung Sabtu, 15 November 2014 di Munduk, Buleleng, Bali.
Relevansi pariwisata dengan kemiskinan, kata Sapta, juga telah diakui dalam konferensi United Nation World Tourism Organization (UNWTO) di Uzbekistan pada 2014. "Kemajuan pariwisata akan mengangkat kesejahteraan 1 dari 10 penduduk sebuah negara," ujar Sapta di Mengwi, Badung, Minggu (16/11/2014).
Menurut Sapta, hal itu terjadi karena pariwisata akan mengakselerasi potensi ekonomi, sehingga memberi manfaat pada pelakunya. Pariwisata, Sapta melanjutkan, juga bermanfaat langsung pada kelestarian lingkungan dan budaya, karena kedua hal tersebut menjadi potensi yang harus dijaga agar sebuah destinasi tetap layak dikunjungi.
Kelebihan lain dari pariwisata, kata dia, karena mendorong kewirausahaan di tingkat lokal sehingga potensi kreatif warga akan dihargai.
Mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengungkapkan hal itu saat menyampaikan keynote speech pada lokakarya bertajuk IPEC 2014 (Indonesia Poverty & Empowerment Conference) yang mulai berlangsung Sabtu, 15 November 2014 di Munduk, Buleleng, Bali.
Relevansi pariwisata dengan kemiskinan, kata Sapta, juga telah diakui dalam konferensi United Nation World Tourism Organization (UNWTO) di Uzbekistan pada 2014. "Kemajuan pariwisata akan mengangkat kesejahteraan 1 dari 10 penduduk sebuah negara," ujar Sapta di Mengwi, Badung, Minggu (16/11/2014).
Menurut Sapta, hal itu terjadi karena pariwisata akan mengakselerasi potensi ekonomi, sehingga memberi manfaat pada pelakunya. Pariwisata, Sapta melanjutkan, juga bermanfaat langsung pada kelestarian lingkungan dan budaya, karena kedua hal tersebut menjadi potensi yang harus dijaga agar sebuah destinasi tetap layak dikunjungi.
Kelebihan lain dari pariwisata, kata dia, karena mendorong kewirausahaan di tingkat lokal sehingga potensi kreatif warga akan dihargai.
Sementara itu, ekonom senior dari Universitas Indonesia Prof. Subroto mengakui kekuatan pariwisata yang bahkan bisa menjadi the enginee of growth (pendorong pertumbuhan ekonomi) yang keempat setelah perdagangan internasional, konsumsi domestik dan investasi.
Namun, untuk meningkatkan kemakmuran, pariwisata harus dibangun berdasarkan kebersamaan dan gotong royong, sehingga tidak menciptakan kesenjangan baru dalam masyarakat.
"Teori ekonomi yang menyebut keserakahan individual adalah hal yang baik sudah tidak relevan. Krisis ekonomi global yang sudah berkali-kali terjadi adalah akibat penerapan teori itu," papar dia.
Namun Guru Besar Institut Teknologi Bandung, Prof. Satrio Brojonegoro menyebut, Bali sebagai pusat pariwisata Indonesia perlu mewaspadai kesenjangan pertumbuhan pariwisata antara Bali utara dan Bali selatan. Di saat pariwisata masif berkembang di Kuta, Sanur dan Nusa Dua, daerah utara nyaris tidak menerima manfaatnya.
Karena itu, pihaknya justru mengembangkan potensi lokal di kawasan Bali utara misalnya dengan pengembangan varietas buah dan sayuran lokal di Desa Sudaji, Buleleng. Diharapkan nantinya buah dan sayuran lokal itu dapat menjadi pemasok bagi kebutuhan pariwisata. Strategi ini juga menggambarkan bahwa tidak seluruh wilayah di Bali harus menjadi lokasi wisata untuk dapat mengakses berkah dari pariwisata. (l6)
Buleleng - Pariwisata
Langganan:
Postingan (Atom)









