Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

‹
›

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

Lokalzone - Pelamar untuk menjadi anggota Polri membludak. Hingga saat penutupan 19 April 2014 lalu, Mabes Polri mencatat ada 342.251 pendaftar. inciannya, 215.752 pendaftar pria (Polki) dan 167.089 perempuan (Polwan). 

Sebelumnya pendaftaran peserta Polri yang seharusnya ditutup pada tanggal 15 April sempat diperpanjang selama empat hari menjadi 19 April 2014 di seluruh Polres se Indonesia. Di Polres Buleleng sendiri jumlah pendaftar yang lolos berdasarkan ketinggian minimal peserta mencapai 696 orang dengan pembagian 415 untuk pelamar wanita dan 281 untuk pelamar pria.

"Minat masyarakat menjadi anggota Polri masih tinggi, ini dapat dilihat dari jumlah pelamar dan Buleleng paling banyak jika dibandingkan dengan Polres lain di Bali," ungkap Wakapolres Buleleng Kompol Bima Aria Viyasa di Mapolres Buleleng.

Mereka yang telah mendaftar berikutnya harus mengikuti sejumlah ujian hingga akhirnya hanya 17.750 orang yang akan lolos manjadi Bintara Polri, terdiri dari 10.750 orang Brigadir Polisi Laki-Laki dan 7.000 Brigadir Polisi Wanita. 

Bagi yang belum mendaftar tidak usah berkecil hati berikutnya pembukaan Taruna Polisi sudah mulai dibuka dari tanggal 19 April sampai dengan 25 Mei 2014. Bagi yang berminat bisa mencari informasinya di www.penerimaan.polri.go.id atau bisa datang langsung ke Polres terdekat.
Lokalzone - Komisi Pemilihan Umum KPU kabupaten Buleleng minggu (20/4/2014) pagi melaksanakan rapat Pleno Rekapitulasi Suara yang berlangsung di Hotel Aneka Lovina. Pelaksanaan rekapitulasi yang berlangsung hingga malam hari itu, diwarnai dengan aksi demo oleh salah seorang Calon legislatif (Caleg) DPRD Propinsi Bali dari partai Golkar Putu Singyen.

Dari pantauan dlapangan, Putu Singyen datang bersama puluhan masa ke Hotel Aneka lovina. Kedatangan mereka tersebut lantaran merasa tidak puas dengan kinerja KPU kabupaten Buleleng lantaran tidak membuka Formulir C 1 Plano. Massa kemudian dikoordinir Antonius Sanjaya Kiabeni alias Anton yang memberikan orasi.

Dalam orasinya, Anton intinya meminta agar KPU Buleleng menjalankan rekomendasi yang dilayangkan Panwaslu Buleleng kepada KPU Buleleng pada Jumat lalu, karena terindikasi ada penggelembungan serta penggembosan suara. “Penyelenggara Pemilu Legeslatif harus bersikap netral dan tidak ada keberpihakan,” teriak Anton di sambut tepuk tangan para pendukung Singyen.

Aksi yang dilakukan Singyen tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan yang dimpin langsung Kapolres Buleleng AKBP. Beny Arjanto, dan Dandim 1609 Buleleng, Letkol (Inf) Nugroho Dwi Hermawan. Sementara itu, massa sendiri diterima Sekretaris KPU Buleleng Dody Sukma Oktiva Askara, lantaran Ketua KPU Buleleng Gede Suardana masih memimpin pelaksanaan Pleno Rekaputilasi Suara. 

Putu Singyen kepada wartawan mengatakan, aksi yang dilakukan ini merupakan bukti ketidak percayaannya terhadap kinerja KPU Buleleng dan dirinya hanya meminta KPU Buleleng bekerja secara netral. “Kami ini siang malam mengumpulkan data, memverifikasi. Ini kan harusnya pekerjaan penyelenggara. Sekarang malah waktunya mepet, kami kan kesulitan memasukkan laporan tanpa ada data yang valid. Yang jelas ada dugaan penggelembungan dan penggembosan suara,” tegas Singyen. 

Sementara, didalam Ruangan pertemuan di Hotel Aneka Lovina pelaksanaan Pleno Rekapitulasi suara berlangsung lancar. Satu persatu Panitia Pemilihan Kecamatan PPK di Sembilan Kecamatan di Buleleng menyampaikan hasil perolehan suara. (bru)
-
Lokalzone - Penghitungan hasil Pemilu Legeslatif di Kabupaten Buleleng telah tuntas dilakukan untuk Caleg di DPR – RI dan Calon Perwakilan DPD Bali dan  hasil tersebut telah ditetapkan melalui Rapat Pleno yang berlangsung hingga Senin (21/4/2014) dinihari di Hotel Aneka Lovina Kalibukbuk dipimpin Ketua KPU Buleleng Gede Suardana.

Rekapitulasi untuk DPR – RI di Kabupaten Buleleng, Wayan Koster dari PDI Perjuangan meraup 74.541 suara, disusul Gde Sumarjaya Linggih dari Partai Golkar meraih 27.233 suara dan Gede Ngurah Wididana dari Partai hanura dengan 16.709 suara, disusul dari Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani meraih 15.153 suara dan Jero Wacik meraih 11.553 suara, pada urutan keenam diraih Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra dari Partai Golkar dengan 9.491 suara disusul I Made Urip dengan suara 8.212 dari PDI Perjuangan dan Nyoman Ray Yusha dari Gerindra dengan pereolahan suara 8.172.

Urutan kesembilan hingga sebelas diraih tiga Kader PDI Perjuangan diantaranya, I Gusti Agung Ray Wirajaya dengan 7.490 suara, Nyoman  Dhamantra dengan 7.059 suara dan Wayan Candra dengan 6.554 suara. Sementara Ida Bagus Putu Sukarta dari Gerindra berada diurutan ke 12 dengan jumlah suara 5.780, sedangkan juru kunci dengan 5.505 suara diraih Putu Sudiartana dari Partai Demokrat. 

Sementara, hasil pleno pada Perwakilan DPD Bali, rangking 10 besar diraih Gede Pasek Suardika dengan jumlah suara mencapai 29.480, diurutan kedua I Gd Dharma Wijaya dengan perolehan suara 27.169, disusul Kd Arimbawa dengan 22.187 suara dan I Md Sundayana yang meraup 20.185 suara. Diurutan kelima di Buleleng H. Masrur Makmur mengumpulkan 16.627 suara, disusul AA Ngr Oka Ratmadi dengan 16.187 suara dan  Dw Ayu Sri Wigunawati dengan 14.314 suara. Diurutan kedelapan hingga kesepuluh diraih Wedakarna dengan 14.290 suara, Wy Sudirta dengan 13.767 suara dan  Kusuma Kelakan dengan 13.373 suara. 

Pada rekapitulasi suara di tingkat DPRD Bali,  PDI Perjuangan meraih 5 kursi dari 12 Kursi yang diraih I Ketut Karyasa Adnyana dengan mengantongi 21.697 suara, Gede Kusuma Putra yang mampu mengumpulkan 18.353 suara, Dewa Made Mahayadnya meraup 18.059 suara, I Kadek Setiawan 15.351 suara dan Dewa Rai yang meraup 11.764 suara. Sementara, Partai Golkar meloloskan IGK Kresna Budi dengan 11.730 suara bersama Nyoman Sugawa Korry dengan perolehan 10.886 suara. Sisa lima kursi di DPRD Bali diraih masing-masing satu kursi diantaranya diraih I Ketut Agus Mas Sewi Putra dari Partai Gerindra dengan jumlah suara mencapai 8.951, disusul kakak kandungnya I Komang Nova Sewi Putra dari Partai Demokrat dengan perolehan siara mencapai 7.881, sedangkan Partai Hanura menempatkan Made Arini yang meraih 6.508 suara di DPRD Bali menyusul Ketut Jengiskan dari PAN meraih 6.234 suara, sedangkan sebagai juru kunci diraih Nyoman Tirtawan dari Partai Nasdem dengan mengantongi 3.684 suara. 

Sementara, untuk DPRD Kabupaten sempat diwarnai perselisihan saat Rekapitulasi suara pada Daerah Pemilihan Kecamatan Seririt dan Gerokgak dan hasil yang telah ditetapkan KPU Buleleng melalui Pleno itu hingga senin dinihari belum didapatkan secara lengkap, namun berdasarkan prediksi  PDI Perjuangan meloloskan 15 Caleg, Partai Golkar meloloskan 7 Calegnya ke DPRD Buleleng, sementara Partai Demokrat,  Partai Hanura dan Partai Gerindra masing-masing meloloskan 6 Calegnya. Dua Partai lainnya Nasden dan P3 juga meloloskan masing 4 Caleg dari Partai Nasdem dan 1 Caleg dari PPP. (bru)

Hasil Pleno KPU Buleleng Untuk DPD – RI
  1. Gede Pasek Suardika  29.480
  2. I Gwde Dharma Wijaya  27.169
  3. Kadek Arimbawa  22.187
  4. I Made Sundayana  20.185
  5. H. Masrur Makmur 16.627
  6. AA Ngr Oka Ratmadi 16.187
  7. Dewa Ayu Sri Wigunawati 14.314
  8. Wedakarna 14.290
  9. Wayan Sudirta 13.767
  10. IGA Kusuma Kelakan 13.373

Hasil Pleno KPU Buleleng Untuk DPR – RI
  1. Wayan Koster (PDI Perjuangan)  74.541
  2. Gde Sumarjaya Linggih (Partai Golkar)  27.233
  3. Gede Ngurah Wididana (Partai Hanura) 16.709
  4. Tutik Kusuma Wardhani (Partai Demokrat) 15.153
  5. Jero Wacik (Partai Demokrat) 11.553
  6. AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Partai Golkar) 9.491
  7. I Made Urip (PDI Perjuangan)  8.212
  8. Nyoman Ray Yusha (Partai Gerindra) 8.172
  9. IGA Ray Wirajaya (PDI Perjuangan)  7.490
  10. Nyoman  Dhamantra (PDI Perjuangan)  7.059
  11. Wayan Candra (PDI Perjuangan)  6.554
  12. Ida Bagus Putu Sukarta (Partai Gerindra) 5.780
  13. Putu Sudiartana (Partai Demokrat) 5.505

Hasil Pleno KPU Buleleng Untuk DPRD Propinsi Bali
  1. I Ketut Karyasa Adnyana (PDI Perjuangan) 21.697
  2. Gede Kusuma Putra (PDI Perjuangan) 18.353
  3. Dewa Made Mahayadnya (PDI Perjuangan) 18.059
  4. I Kadek Setiawan (PDI Perjuangan) 15.351
  5. Dewa Rai (PDI Perjuangan) 11.764
  6. IGK Kresna Budi (Partai Golkar) 11.730
  7. Nyoman Sugawa Korry (Partai Golkar) 10.886
  8. I Ketut Agus Mas Sewi Putra (Partai Gerindra)  8.951
  9. I Komang Nova Sewi Putra (Partai Demokrat) 7.881
  10. Made Arini (Partai Hanura) 6.508
  11. Ketut Jengiskan  (PAN) 6.234
  12. Nyoman Tirtawan (Partai Nasdem) 3.684
-
Lokalzone - Ulah perawat yang satu ini sangat tidak pantas ditiru, baru satu bulan bekerja di rumah sakit Paramasidhi Singaraja sudah berani bikin ulah dengan mencuri barang-barang berharga milik teman-temannya yang juga bekerja disana.

Aksi pencurian tersebut berawal dari olah raga bersama yang diadakan di aula lantai atas Rumah Sakit Parama Sidhi dan ketika usai sejumlah barang-barang seperti HP dan dompet milik karyawan disana raib dari tasnya masing-masing.

Namun sejumlah karyawan mencurigai salah seorang temannya yang bernama oleh Yulis Suhartatik (23) beralamat di Lingkungan Penataran Kelurahan Kendran Kecamatan Buleleng. Setelah dilakukan interogasi dan penggeledahan dari Kepolisian ditemukan dua buah HP, satu Tablet, tiga buah dompet dan uang tunai Rp 450 ribu. 

"Setelah mendapatkan laporan kami langsung melakukan penyelidikan dan dari tangan tersangka kami temukan sejumlah barang bukti seperti HP dan dompet, motifnya dari pengakuan pelaku sementara karena masalah ekonomi," ungkap AKP. Ketut Adnyana Tunggal Jaya, Senin (14/4/2014) pagi di ruang Humas Mapolres Buleleng.

Walau mengaku baru pertama kali melakukan pencurian dari keterangan beberapa orang saksi di tempat tersebut sering terjadi pencurian. Sedang ketika ditanyakan kepada pelaku terkait temuan ini, Yulis tidak mau berbicara alias no coment.
- -
Lokalzone - Dari 374 Calon Legeslatif, 45 Calon Wakil Rakyat dari enam Daerah Pemilihan di Kabupaten Buleleng akhirnya melenggang ke Gedung Wakil Rakyat Buleleng, mereka terpilih dari masing-masing Dapil.

Dari 45 Kursi di DPRD Buleleng, 15 kursi diantaranya tetap dipertahankan para Wakil Rakyat sebelumnya, sedangkan dari 30 lainnya, beberapa diantaranya pernah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Buleleng. Berikut hasil rekapitulasi sementara pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Legeslatif 2014 yang dkumpukan dari berbgai sumber. 


Dapil 1 Kecamatan Buleleng
  1. I Gusti Komang Swastika                   4.765 (PDI Perjuangan)
  2. Ni Kadek Turkini                                4.656 (PDI Perjuangan)
  3. I Gusti Made Artana                           4.645 (PDI Perjuangan)
  4. I Nyoman Gede Wandira Adi              3.773 (Partai Golkar)
  5. Dewa Gede Sugiharto                        3.487 (PDI Perjuangan)
  6. Ketut Janayasa                                 2.532 (Partai Golkar)
  7. Gede Wisnaya Wisna                        2.093 (Partai Hanura)
  8. Gede Dharma Sanjaya                       1.983 (Partai Demokrat)
  9. Made Sudiartha                                 1.170 (Partai Nasdem)
  10. Gede Suradnya                                    832 (Partai Gerindra)
Dapil 2 Kecamatan Sawan
  1. Ni Luh Sri Seniwi                               2.645 (PDI Perjuangan)
  2. Ketut Sumardhana                             2.643 (Partai Hanura)
  3. Nyoman Bujana                                 2.541 (PDI Perjuangan)
  4. Gede Suparmen                                1.562 (Partai Golkar)
  5. Putu Mudiasta                                   1.243 (Partai Gerindra)
Dapil 3 Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Kubutambahan
  1. Gede Supriatna                                  4.943 (PDI Perjuangan)
  2. Dewa Putu Tjakra                               3.966 (Partai Demokrat)
  3. Ketut Wirsana                                    3.415 (Partai Hanura)
  4. Luh Hesti Ranitasari                           2.826 (Partai Demokrat)
  5. I Ketut Susana                                   2.789 (PAN)
  6. I Putu Tirtha Adnyana                         2.513 (Partai Golkar)
  7. Wayan Masdana                                2.399 (PDI Perjuangan)
  8. Wayan Edi Parsa                                 2.128 (Partai Gerindra)
Dapil 4 Kecamatan Seririt dan Kecamatan Gerokgak
  1. Ketut Ngurah Arya                             3.521 (PDI Perjuangan)
  2. I Wayan Parwa                                   3.466 (PDI Perjuangan)
  3. H. Mulyadi Putra                                3.466 (PPP)
  4. I Ketut Mertiasa                                  2.069 (Partai Gerindra)
  5. I Nengah Arya                                    1.973 (PDI Perjuangan)
  6. Made Budiasa                                    1.740 (Partai Hanura)
  7. Gusti Ketut Nuaba                              1.668 (Partai Golkar)
  8. Dewa Made Dicky Dwi Hendrawan       1.118 (Partai Demokrat)
  9. Yuliana Ekawaty                                   159 (Partai Nasdem)
Dapil 5 Kecamatan Banjar dan Kecamatan Busungbiu
  1. Putu Mangku Mertayasa                     6.494 (PDI Perjuangan)
  2. Nyoman Sukarmen                             5.613 (PDI Perjuangan)
  3. I Wayan Arta                                      4.356 (Partai Hanura)
  4. Gusti Agung Ngurah Putra Sudewa      3.177 (Partai Demokrat)
  5. I Gede Wisnaya                                  2.508 (Partai Golkar)
  6. Kadek Widana                                    2.474 (Partai Gerindra)
  7. Ni Ketut Windrawati                            1.163 (Partai Nasdem)
Dapil 6 Kecamatan Sukasada
  1. Putu Mangku Budiasa                        5.234 (PDI Perjuangan)
  2. I Wayan Indrawan                              3.306 (PDI Perjuangan)
  3. Made Ariawan                                   2.349 (Partai Demokrat)
  4. I Ketut Suartana                                2.288 (Partai Gerindra)
  5. I Ketut Susila Umbara                        2.193 (Partai Golkar)
  6. Wayan Teren                                    2.106 (Partai Hanura). (bru)