Lokalzone - Dermaga di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit di Desa Sangsit Kecamatan Sawan roboh setelah diterjang ombak setinggi 3 hingga 6 meter, Minggu tengah malam (2/1/2014) namun tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Cuaca buruk yang terjadi sejak dua minggu lalu menyebabkan gempuran ombak yang terus menerus sehingga mengakibatkan lantai dermaga sepanjang 16 meter ambruk kemudian disusul ambruknya dermaga kembali sepanjang 16 meter dan menjelang dinihari dermaga kembali ambruk sepanjang 4 meter.
Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Buleleng mengatakan, berturut-turut terjadi tiga kali patahan pada dermaga PPI Sangsit, sehingga hampir setengah dermaga itu mengalami kerusakan dan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Sedangkan ditempat yang sama Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, upaya penanganan masih dilakukan Diskanla Buleleng termasuk menghitung kerugian akibat musibah gelombang pasang itu, demikian juga nantinya Pemkab Buleleng akan mengambil langkah-langkah tertentu karena Dermaga itu sangat diperlukan masyarakat.
Ditemui di PPI Sangsit, Kadiskanla I Nyoman Sutrisna mengatakan sudah melakukan kajian teknis dengan melakukan pengukuran dan diketahui panjang patahannya mencapai 31 meter sedangkan sisannya 29 meter masih bisa digunakan.
"Kami bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk memasang Polis Line dan sementara aktifitas pelabuhan ditutup lantaran cuaca ekstrim", papar Nyoman Sutrisna.
Pihaknya mengatakan perkiraan awal kerugian yang diakibatkan robohnya Dermaga PPI Sangsit mencapai Rp 1 Milyar.
Sementara, pada Senin siang, Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra yang sebelumnya memantau langsung musibah di Dermaga PPI Sangsit pada malam harinya kembali melihat secara langsung kerusakan yang dialami didampingi Kadiskanla I Nyoman Sutrisna dan Muspika Sawan.
Buleleng - Peristiwa
Lokalzone - Dalam rangka persiapan awal pengamanan Pemilu 2014 Jajaran Polres Buleleng, TNI dan Pemkab Buleleng melakukan apel konsolidasi personil dan peralatan di Lapangan Ngurah Rai Taman Kota Singaraja, (03/02/2014) yang dipimpin oleh Bupati Putu
Agus Suradnyana.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Agus Suradnyana berharap dengan adanya konsolidasi dari pihak keamanan baik Polri dan TNI kedepannya perayaan pesta demokrasi yakni Pileg dan Pilpres di tahun 2014 dapat berjalan dengan aman.
"Dengan adanya konsolidasi dari segala lini yakni TNI, Polri dan dari Pemerintah Daerah kita berharap stabilitas tetap berjaga, aman, tertib dan damai selama pemilu 2014 nanti", papar Bupati Pas.
Sedangkan dari pihak Kepolisian sendiri sudah melakukan pemetaan kerawanan atas potensi ganguan kamtibmas di masing masing wilayah serta sistem penjagaan yang nantinya dilakukan pada TPS.
"Yang sudah dipetakan terutama Desa yang memiliki caleg lebih dari satu, seperti Banjar dan seririt. Tapi kalau kita bicara rawan semua temapat rawan", ungkap Kabag Ops Kompol Riza Faisal seraya menambahkan dalam pengaman nantinyadi TPS jumlah personil yang dilibatkan akan disesuaikan dengan potensi kerawanannya.
Sedangkan khusus pada tahap pemungutan suara yang dianggap memiliki potensi kerawanan lebih tinggi Polres Buleleng sendiri meminta bantuan BKO Dalmas Polda Bali dan Brimob masing-masing sebanyak satu kompi.
Buleleng
Lokalzone - Akibat kelakuannya yang tega membuang anaknya yang masih berumur 3 tahun dan ditinggal ke Jawa, Ida Bagus Putu
Surya Arnawa (32) kini harus berurusan dengan pihak berwajib dan dijerat dengan pasal berlapis.
Berdasarkan keterangan Kapolsek Gerokgak Kompol Putu Juen di ruang Humas Polres Buleleng, Senin (03/02/2014) kepada pihak media mengungkapkan penangkapan Ida Bagus Putu
Surya Arnawa lantaran dirinya kembali pulang ke Bali untukmengurus SKCK.
"Pelaku kembali pulang ke Bali karena mengurus administrasi yang kurang yakni SKCK, dan saat ini masih diamankan di Polsek Sukasada", ungkap Putu Juen.
Berdasarkan pengakuan pelaku, saat kejadian dirinya hendak pergi ke jawa untuk bertemu dengan istri siri nya yang bernama Sri yang dinikahinya di Blitar, Jawa Timur. Namun karena anaknya menangis di tengah jalan pikirannya menjadi kalut hingga memutuskan untuk membuang anaknya, Ida Bagus Adnyana Susila Darma
alias Budi (3) di pinggir jalan tepatnya di Desa Penyabangan, Kecamatan gerokgak.
Sedangkan untuk perkawinannya dengan istrinya Dayu Putu
Wija (49) yang baru saja cerai dengan sah diakuinya lantaran perjodohan dari kakeknya dan merasa tidak memiliki kecocokan.
Apapun alasannya akibat perbuatannya tersebut kini Ida Bagus Putu
Surya Arnawa di jerat dengan pasal berlapis. "Pelaku dijerat dengan Pasal 77 1 huruf B UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta pasal 49 huruf a UU 23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman lima tahun penjara", Papar Putu Juen.
Buleleng - Menelantarkan Anak / Istri
Lokalzone - NASA tidak hanya mengungkap beberapa misi luar angkasa baru pada 2014.
Badan antariksa Amerika Serikat ini juga mengumumkan bahwa James Webb
Space Telescope telah mencapai tahapan review akhir.
Dengan demikian, debut teleskop canggih ini semakin dekat. James Webb Space Telescope kabarnya sudah bisa beroperasi pada 2018.
"Semua desain telah selesai untuk Webb dan tidak ada desain besar yang tersisa untuk dilakukan," ungkap Richard Lynch yang bertanggungjawab pada teleskop Webb NASA, seperti dikutip Mashable, Senin (27/1/2014).
Kabarnya, teleskop Webb bisa menangkap objek luar angkasa yang sangat jauh jaraknya dari Bumi. Teleskop ini akan mengungguli teleskop luar angkasa sebelumnya, Hubble yang pernah mengorbit pada 1990.
NASA berkolaborasi dengan European Space Agency dan Canadian Space Agency untuk membangun teleskop. Tim internasional percaya menggunakan Webb, maka peneliti bisa melihat beberapa bintang pertama dan partikel yang tercipta di alam semesta (universe).
Teleskop baru ini diyakini bisa melihat masa depan alam semesta. Webb dengan kemampuan inframerah diharapkan bisa memantau bentuk bintang dan planet baru di awan debu luar angkasa, di mana Hubble tidak bisa mengamati objek tersebut.
Untuk misi masa depan, NASA mengestimasi penggunaan teleskop Webb akan menelan biaya USD8,8 miliar. Biaya ini lebih mahal ketimbang penggunaan teleskop Hubble dengan total dana USD1,5 miliar.
Dengan demikian, debut teleskop canggih ini semakin dekat. James Webb Space Telescope kabarnya sudah bisa beroperasi pada 2018.
"Semua desain telah selesai untuk Webb dan tidak ada desain besar yang tersisa untuk dilakukan," ungkap Richard Lynch yang bertanggungjawab pada teleskop Webb NASA, seperti dikutip Mashable, Senin (27/1/2014).
Kabarnya, teleskop Webb bisa menangkap objek luar angkasa yang sangat jauh jaraknya dari Bumi. Teleskop ini akan mengungguli teleskop luar angkasa sebelumnya, Hubble yang pernah mengorbit pada 1990.
NASA berkolaborasi dengan European Space Agency dan Canadian Space Agency untuk membangun teleskop. Tim internasional percaya menggunakan Webb, maka peneliti bisa melihat beberapa bintang pertama dan partikel yang tercipta di alam semesta (universe).
Teleskop baru ini diyakini bisa melihat masa depan alam semesta. Webb dengan kemampuan inframerah diharapkan bisa memantau bentuk bintang dan planet baru di awan debu luar angkasa, di mana Hubble tidak bisa mengamati objek tersebut.
Untuk misi masa depan, NASA mengestimasi penggunaan teleskop Webb akan menelan biaya USD8,8 miliar. Biaya ini lebih mahal ketimbang penggunaan teleskop Hubble dengan total dana USD1,5 miliar.
Edukasi - Tekno
Lokalzone - Sebuah gudang gas di Lingkungan tegal
sari kelurahan banjar Tegal jumat sore terbakar. Akibatnya, lima
karyawan mengalami luka bakar serius.
Gudang penyimpanan gas di Lingkungan
tegal sari kelurahan Banjat tegal jumat sore mengaolami kebakaran.
Peristiwa itu diketahui warga sekitar pukul 16.10 wita. Saat itu
terdengar suara ledakan yang disusul dengan asap mengepul dibarengi
dengan kobaran api. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera
menghubungi Petugas pemadam kebakaran.
Dalam peristiwa tersebut jugta
mengakibatkan lima orang karyawan yang tengah bekerja mengalami luka
bakar yang cukup serius, dan dilarikan ke RSU kabupaten Buleleng. Kelima
korban tersebut masing masing Gede Budarma, Komang Eliana, Mudi
Ariawan, Gede Sumerta, dan Kadek Gunarsa. Bahkan lantaran kondisi luka
bakar yang dialami kelima korban sangat parah, korban selanjutnya
dirujuk ke RSUP sanglah denpasar.
Kepala UPTD Pemadam kebakaran kabupaten
Buleleng Putu Pasek Sujendra yang ditemui di Lokasi kejadian
menjelaskan, belum diketahui pasti apa yang mengakibatkan terjadinya
kebakaran di Gudang Gas tyersebut. Namun untuk memadamkan kobaran api,
pihaknya menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
“ kami belum mengetahui pasti apa
penyebab kebakaran ini, namun akan segera dilakukan penyelidikan, untuk
untuk memadamkan api, ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang kami
turunkan”, Jelasnya.
Sementara itu, dalam peristiwa kebakaran
yang terjadi di Lingkungan tegal Sari kelurahan banjar tegal itu,
selain mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar serius, juga
mengakibatkan kerugian mencapat ratusan juta rupiah. (bru)
Buleleng - Kebakaran
Langganan:
Postingan (Atom)









