Pasca penanganan kasus dukun palsu yang mengagahi 5 orang ABG di
Mapolres Buleleng, pihak kepolisian masih melakukan proses
penyidikan secara intensif. Dalam pemeriksaan tersebut korban yang berhasil di
gagahi oleh Ketut Ayub Setia Budi alias Ari (28) masih berjumlah 5
orang, namun jika melihat dari asal kelima korban KS (15), KAA (15), LAD (15), KRS (14) dan KSA (16) yang sebagian besar
beralamat di Kecamatan Sukasada dimana 4 orang lainnya
dikenalkan oleh KAA kuat dugaan jumlah korban Ari lebih dari itu.
Persetubuhan anak dibawah umur
![]() |
| Ilustrasi |
Pasca penanganan
kasus Pencemaran Nama Baik dengan beredarnya video yang berisi adengan panas
antara Putu ALO dan (15) dan Ketut Rusmayasa (19) walau banyak yang mengatakan video tersebut ada nampaknya kebenarannya masih belum bisa dipastikan (saru gremeng), bahkan video tersebut
disinyalir telah diketahui oleh pihak sekolah dimana Putu ALO sekolah.
Akibatnya Putu ALO diminta pindah sekolah alias dikeluarkan dari sekolahnya
yang merupakan salah satu SMP Negeri di Kecamatan Sawan.
Persetubuhan anak dibawah umur
![]() |
| Sumber Google - Ilustrasi |
Pencemaran Nama Baik - Persetubuhan anak dibawah umur
![]() |
| Ilustrasi |
Kasus Pencurian kembali terjadi, kali ini pelaku yang tidak bertanggung jawab ini menyasar sebuah rumah milik Ketut Sepioni (29) di Dusun Celuk Buluh Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng. Pelaku yang berhasil membobol rumah korban bahkan masuk ke dalam kamar dan membawa kabur sejumlah barang berharga milik Ketut Sepioni.
Pencurian
![]() |
| Ilustrasi |
Kasus Curanmor yang semakin marak terjadi di Kabupaten Buleleng semakin menjadi - jadi saja. hal ini terbukti dengan adanya 3 kasus Curanmor hanya dalam waktu 2 hari saja, bahkan 2 kasus diantaranya diduga kuat pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan kunci palsu.
Curanmor
Langganan:
Postingan (Atom)











