Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

Lokalzone - NASA tidak hanya mengungkap beberapa misi luar angkasa baru pada 2014. Badan antariksa Amerika Serikat ini juga mengumumkan bahwa James Webb Space Telescope telah mencapai tahapan review akhir.

Dengan demikian, debut teleskop canggih ini semakin dekat. James Webb Space Telescope kabarnya sudah bisa beroperasi pada 2018.

"Semua desain telah selesai untuk Webb dan tidak ada desain besar yang tersisa untuk dilakukan," ungkap Richard Lynch yang bertanggungjawab pada teleskop Webb NASA, seperti dikutip Mashable, Senin (27/1/2014).

Kabarnya, teleskop Webb bisa menangkap objek luar angkasa yang sangat jauh jaraknya dari Bumi. Teleskop ini akan mengungguli teleskop luar angkasa sebelumnya, Hubble yang pernah mengorbit pada 1990.

NASA berkolaborasi dengan European Space Agency dan Canadian Space Agency untuk membangun teleskop. Tim internasional percaya menggunakan Webb, maka peneliti bisa melihat beberapa bintang pertama dan partikel yang tercipta di alam semesta (universe).

Teleskop baru ini diyakini bisa melihat masa depan alam semesta. Webb dengan kemampuan inframerah diharapkan bisa memantau bentuk bintang dan planet baru di awan debu luar angkasa, di mana Hubble tidak bisa mengamati objek tersebut.

Untuk misi masa depan, NASA mengestimasi penggunaan teleskop Webb akan menelan biaya USD8,8 miliar. Biaya ini lebih mahal ketimbang penggunaan teleskop Hubble dengan total dana USD1,5 miliar.
-
Lokalzone - Sebuah gudang gas di Lingkungan tegal sari kelurahan banjar Tegal jumat sore terbakar. Akibatnya, lima karyawan mengalami luka bakar serius.

Gudang penyimpanan gas di Lingkungan tegal sari kelurahan Banjat tegal jumat sore mengaolami kebakaran. Peristiwa itu diketahui warga sekitar pukul 16.10 wita. Saat itu terdengar suara ledakan yang disusul dengan asap mengepul dibarengi dengan kobaran api. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi Petugas pemadam kebakaran.

Dalam peristiwa tersebut jugta mengakibatkan lima orang karyawan yang tengah bekerja mengalami luka bakar yang cukup serius, dan dilarikan ke RSU kabupaten Buleleng. Kelima korban tersebut masing masing Gede Budarma, Komang Eliana, Mudi Ariawan, Gede Sumerta, dan Kadek Gunarsa. Bahkan lantaran kondisi luka bakar yang dialami kelima korban sangat parah, korban selanjutnya dirujuk ke RSUP sanglah denpasar.

Kepala UPTD Pemadam kebakaran kabupaten Buleleng Putu Pasek Sujendra yang ditemui di Lokasi kejadian menjelaskan, belum diketahui pasti apa yang mengakibatkan terjadinya kebakaran di Gudang Gas tyersebut. Namun untuk memadamkan kobaran api, pihaknya menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

“ kami belum mengetahui pasti apa penyebab kebakaran ini, namun akan segera dilakukan penyelidikan, untuk untuk memadamkan api, ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang kami turunkan”, Jelasnya.

Sementara itu, dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Lingkungan tegal Sari kelurahan banjar tegal itu, selain mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar serius, juga mengakibatkan kerugian mencapat ratusan juta rupiah. (bru)
-
Lokalzone - Akibat ditabrak truck dari arah belakang, Ketut Tri Budi (36) yang beralamat di Desa Les, Kecamatan Tejakula meninggal dunia akibat luka serius pada bagian kepala dan patah tulang leher yang dialaminya. 

Kecelakaan tersebut terjadi pada hari Rabu (29/01/2014) pukul 09.00 wita di Jalan Jurusan Singaraja - Amlapura KM 38-39 Dusun Penyumbahan Desa Les, Kecamatan Tejakula. Saat itu Tri Budi yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 7774 UG dari arah barat hendak didahului oleh kendaraan truck yang tidak diketahui indentitasnya dan menyenggol bagian stang motornya.

Akibatnya Tri Budi langsung terpelanting dan terjatuh ke aspal sedangkan mobil truck tersebut justru tancap gas dan kabur. Usaha pertolongan sudah sempat dilakukan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Kertha Usada yang kembali dirujuk ke RSUP Sanglah lantaran luka serius pada bagian kepala dan mengalami patah tulang leher, namun akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan.

"Korban meninggal akibat luka serius di bagian leher dan kepala, sedangkan untuk pengendara truck belum teridentifikasi, masih kami kejar", papar Made Mustiada Selaku Kasubbag Humas Polres Buleleng saat dikonfirmasi terkait tabrak lari tersebut.
-
Lokalzone -Daya beli masyarakat Amerika Serikat (AS) yang melemah berimbas buruk terhadap kinerja bisnis Wal Mart Stores Inc. Raksasa ritel AS ini mengawali tahun 2014 dengan memangkas (PHK) 2.300 pegawai.

Ini adalah PHK massal terbesar yang pernah dilakukan Wal Mart. Pegawai yang bakal terkena PHK berasal dari unit bisnis Sam's Club. Ini adalah jaringan unit bisnis yang menjual secara whosale atawa grosir.

Sejatinya, PHK massal ini untuk mengurangi beban gaji para manajer atau top management Sam's Club. "Dalam beberapa tahun terakhir, porsi top management sangat memberatkan pengeluaran. ujar Rosalind Brewer, CEO Sam's Club, seperti dikutip Wall Street Journal.

PHK massal ini juga bertujuan meningkatkan pendapatan Sam's Club. Brewer menargetkan, Sam's Club bisa meraup pendapatan dua kali lipat menjadi US$ 100 miliar. Tahun ini, Sam's Club berencana membuka 20 outlet baru di seluruh AS. (kontan)
Lokalzone - Dalam rangka mengantisipasi Pemilu Legislatif (pileg) 2014 nanti jajaran Polres Buleleng secara rutin melakukan latihan pengendalian masa. Bahkan satuan Dalmas yang merupakan ujung tombak mendapat senjata baru untuk melerai masa yang beringas.

Seperti sebelumnya latihan kali ini kembali dilakukan pada Eks Pelabuhan Buleleng, Selasa (28/01/2014) dengan mengerahkan seluruh personil dalmas dengan dibantu satuan Polsek dengan menggunakan peralatan lengkap.

Kali ini satuan dalmas tidak hanya dilengkapi senjata pelontar gas, unit satwa (pembawa anjing, red), dua buah mobil AWC (Amor Water Canon) saja tetapi juga senjata pengurai masa dengan menggunakan gelombang suara dengan frekuensi tinggi.

Senjata baru ini cukup unik dan efektif pasalnya efek yang diberikan dapat diarahkan kepada kerumunan masa sehingga bagian samping dan belakang tidak terkena dampak secara penuh namun demikian suaranya masih cukup menyakitkan telinga.

Saat dikonfirmasi atas kegiatan tersebut Waka Polres Buleleng Kompol Bima Aria Viyasa mengatakan latihan ini merupakan persiapan pengamanan Pileg 2014. "Kami ingin membuat anggota dalmas kompak, sekaligus kami juga mengecek alut alsus yang ada supaya nantinya siap digunakan", papar Bima.

Kedepannya polres Buleleng akan menerjunkan 220 personil dalmas dengan ditambah BKO dari Polsek sebagai ujung tombak apabila situasi semakin memanas dan melibatkan masyarakat banyak.