Bali, Lokalzone - Aksi balap liar yang terus bermunculan, tanpa musim ini akan menjadi target khusus bagi Polsek Mandau dan Satlantas Polres Bengkalis, untuk ditertibkan. Bahkan tim gabungan itu nanti akan membuat trik khusus agar mereka yang hobi balap liar ini menjadi jera dan tidak menjalankan hobinya tersebut ditempat yang salah.
Hal itu ditegaskan langsung oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono setelah mendengar banyak pengaduan dan keluhan masyarakat yang resah dengan aksi ugal-ugalan sekelompok muda-mudi dalam berkendaraan.
"Harus ada trik atau cara khusus untuk memberikan efek jera kepada mereka. Karena itu penting, agar mereka tidak lagi melakukan aksi balap liarnya di Jalan Raya. Selain membahayakan nyawanya sendiri juga akan membahayakan pengguna Jalan yang lainnya," kata AKBP Hadi Wicaksono kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Jumat (28/10/2016) dihari Sumpah Pemuda ini.
Menurut Kapolres, selain berkendara secara liar, para pelaku aksi balap liar yang mayoritas remaja ini kerap meraungkan suara knalpot dan gas yang tinggi sehingga mengganggu ketenangan dan ketertiban.
"Kita juga berharap peran aktif dari orangtua agar tidak memberikan motor atau mengizinkan anak jika masih berstatus pelajar menggunakan sepeda motor khususnya pada malam hari. Karena dari keluhan masyarakat itu mereka lebih senang melakukan aksi balinya malam hari. Dan setiap malam Minggu, Polsek Mandau sudah cukup bergerak cepat untuk menangkap kendaraan bali ini," terang Kapolres
Hal itu ditegaskan langsung oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono setelah mendengar banyak pengaduan dan keluhan masyarakat yang resah dengan aksi ugal-ugalan sekelompok muda-mudi dalam berkendaraan.
"Harus ada trik atau cara khusus untuk memberikan efek jera kepada mereka. Karena itu penting, agar mereka tidak lagi melakukan aksi balap liarnya di Jalan Raya. Selain membahayakan nyawanya sendiri juga akan membahayakan pengguna Jalan yang lainnya," kata AKBP Hadi Wicaksono kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Jumat (28/10/2016) dihari Sumpah Pemuda ini.
Menurut Kapolres, selain berkendara secara liar, para pelaku aksi balap liar yang mayoritas remaja ini kerap meraungkan suara knalpot dan gas yang tinggi sehingga mengganggu ketenangan dan ketertiban.
"Kita juga berharap peran aktif dari orangtua agar tidak memberikan motor atau mengizinkan anak jika masih berstatus pelajar menggunakan sepeda motor khususnya pada malam hari. Karena dari keluhan masyarakat itu mereka lebih senang melakukan aksi balinya malam hari. Dan setiap malam Minggu, Polsek Mandau sudah cukup bergerak cepat untuk menangkap kendaraan bali ini," terang Kapolres
Bali - Pengancaman
Lokalzone - Berselisih paham selama bertahun-tahun karena permasalahan pribadi, Ketut Santosa Alias Badeng (53) yang beralamat di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula nekat mengampar Ketut Suarta (51) sambil menodongkan pistol di keramaian.
Akibat ulahnya Badeng langsung diamankan unit Buser Polres Buleleng berdasarkan laporan korban, Suarta. Berdasarkan keterangan dari Kapolres Buleleng AKBP Kurniadi, Senin (17/11/2014) di Mapolres Buleleng mengungkapkan senjata yang digunakan oleh pelaku adalah airsoftgun laras pendek jenis Makarov MP-654K dan bukan senjata api. "Ini airsoftgun, dari penyelidikan dibeli dari seseorang di Surabaya seharga Rp 4 juta dan dalam kasus ini kita sudah tetapkan KS alias Badeng sebagai tersangka penganiayaan dan pengancaman," ungkap Kurniadi membuka press release.
Pada saat kejadian Suarta diketahui sedang duduk mengobrol bersama temannya menunggu truck penganggut pupuk kandang yang dibelinya di pinggir jalan, saat itu Badeng tiba-tiba datang dan langsung menampar Suarta sebanyak dua kali. Ketika hendak berdiri Badeng langsung menodongkan airsoftgun kearah dada Suartha, sontak saja Suarta dan sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut kaget dan ketakutan lantaran menduga senjata yang dibawa Badeng merupakan senjata api.
Berkaca dari kasus ini pihak Kapolres Buleleng AKBP Kurniadi mengingatkan bahwa efek buruk peredaran airsoftgun yang dapat meresahkan masyarakat, "Senjata airsoftgun itu tidak mematikan tetapi ketika kita sedang mabuk
sangat berbahaya, dapat menaikkan mental / keberanian untuk berbuat
hal-hal yang menjurus kriminal. Jika semua masyarakat memiliki benda ini salah satu efeknya ya kasus ini, akan ada lagi penganiayaan dan pengancaman," papar Kurniadi.
Sedang Wakapolres Buleleng Kompol Bima Aria Viyasa juga menambahkan jika terkena di bagian fital airsoftgun sangat berbahaya. "Kekuatan senjata ini sekitar 28 psa jika menenbak triplek
tembus, sangat berbahaya jika kena kelopak mata bisa tembus kemata. Kalau bagian lain membunuh tidak tetapi melukai iya, efek yang paling
berbahaya dari senjata ini karena bentuknya yang menyerupai senjata api
jadi bisa digunakan untuk kejahatan lain seperti perampokan, digunakan
untuk menakuti korban," ungkap Bima Aria Viyasa.
Akibat ulahnya kini Badeng terpaksa meringkuk di ruang tahanan Polres Buleleng atas tuduhan penganiayaan dan pengancaman yang dilakukannya terhadap tetangganya dan dijerat dengan pasal 351 dan 335 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama satu tahun.
Buleleng - Pengancaman - Penganiayaan
Penimbangan - Nongkrong dengan beberapa orang teman dipantai Penimbangan, seorang pelajar di dirampok sekelompok orang tak dikenal pada akhir pekan lalu (22/6) dengan menganiaya dan menjarah korban.
Pemerasan - Pencurian - Pengancaman
Celukan Bawang, Akibat ulahnya seorang nelayan yang memalak seorang pemuda dengan mengaku sebagai Polisi, kini dirinya harus berhadapan dengan Polisi sungguhan lantaran harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Institusi - Pemerasan - Pengancaman - Ungkap Kasus
Singaraja, Aksi teror lewat SMS sepertinya sedang tren saat ini. Jika beberapa waktu lalu aksi teror dialami oleh pegawai apotek dan PNS kali ini yang menjadi sasaranya merupakan pengusaha yang diancam lewat SMS oleh orang yang tidak dikenal.
Membuat Perasaan Tidak Menyenangkan - Pengancaman
![]() |
| Sumber Google - Ilustrasi |
Seorang PNS yang bertugas di Kecamtan Busungbiu rupanya mulai kawatir dengan adanya serangan SMS bertubi - tubi yang berisikan ancaman. Bahkan karena isi SMS yang semakin mengkawatirkan Oknum PNS tersebut terpaksa melaporkan Kejadian tersebut ke Polisi.
Ada Dogen - Pengancaman - Sosial
![]() |
| Ilustrasi |
Rasanya kita sudah cukup sering mendengar adanya bentrok antar geng yang menyaru sebagai organisasi kemasyarakatan akhir - akhir ini, namun kita sepertinya harus berpikir ulang jika beranggapan geng hanya dimonopoli oleh kaum laki - laki. Di Buleleng pelajar wanita pun mulai bermain - main membentuk geng untuk mem-bully pelajar lainnya, hingga membuatnya ketakutan bahkan melapor Polisi.
Membuat Perasaan Tidak Menyenangkan - Pengancaman - Sosial
Hari Kamis (11/10/2012) Warga Jalan
Pahlawan Gang III/27 Kelurahan Banjar Tegal digegerkan dengan keributan yang
dilakukan oleh salah seorang yang berteriak – teriak dengan disertai ancaman
akan membunuh salah seorang warga yang tinggal disana. Alasannya warga yang
hendak dibunuh tersebut bisa ngeleak atau nyetik, bahkan dirinya telah siap
dengan membawa senjata tajam.
Membuat Perasaan Tidak Menyenangkan - Pencemaran Nama Baik - Pengancaman - Sosial
Langganan:
Postingan (Atom)













