Lokalzone - Memasuki masa kampanye Pilpres 2014 Polres Buleleng sepertinya sudah mulai mempersiapkan diri untuk melakukan pengamanan, dimulai dari pemetaan daerah rawan, pemplotingan personil di lapangan hingga latihan panggilan luar biasa (alarm stelling).
Meski hingga kini situasi kamtibmas di Buleleng masih kondusif Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Agus Widarma Putra, Jumat (6/6/2014) di Mapolres Buleleng mengungkapkan pihaknya tetap waspada, bahkan saat ini sejumlah Operasi sedang digelar Mapolres Buleleng.
"Situasi umum sampai saat masih kondusif tetapi kami tetap siaga sejumlah operasi seperti, simpatik, jaran, dan duktang tetap kami laksanakan sebagai langkah antisipasi sekaligus mendukung operasi mantap brata (pengamanan Pilpres)," papar Agus Widarma.
Sebagai upaya tambahan pengecekan kesiapsiagaan seluruh personilnya, Polres Buleleng melakukan simulasi pengamanan Mako dengan melakukan panggilan luar biasa (alarm stelling) kepada seluruh personilnya.
"Alarm stelling kemarin merupakan latihan untuk mengecek kesiapsiagaan personel beserta perlengkapannya untuk mengantisipasi apabila Mako dalam keadaan bahaya. Setelah alarm dibunyikan seluruh personil sudah harus berada di tempat yang ditentukan," ungkap Agus Widarma.
Dalam skenario pengamanan Mako tersebut seluruh personil diharuskan untuk menempati posnya masing-masing di seluruh sudut Polres Buleleng yang dianggap rawan dibobol dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Meski sudah melakukan bersiap sejak jauh-jauh hari, Agus Widarma tetap berharap seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan informasi sekecil apapun yang nantinya dapat berimbas pada situasi kamtibmas di Buleleng.
Buleleng
Lokalzone - Baru sepekan Polres Buleleng mengungkap belasan sepeda motor hasil curanmor, kini kasus yang sama kembali terjadi di Buleleng. Pelaku tergolong nekat pasalnya sepeda motor yang dirampas saat kejadian sedang diparkir di garase rumah.
Kejadian tersebut bermula ketika korban, Wayan Wara (41) yang beralamat di Desa Alasangker memarkir sepeda motornya di bagase rumah sekitar pukul 24.00 wita dan ditinggal beristirahat. Namun dipagi harinya sepeda motor Honda Beat DK 8088 VK miliknya ternyata sudah tidak ada di tempat semula.
Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Agus Widarma Putra, ketika dikonfirmasi Rabu, (4/6/2014) di Mapolres Buleleng membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengungkapkan pihak Kepolisian masih berusaha mengejar pelakunya.
"Kejadiannya pada hari Senin (2/6/2014) dimana pelaku mengambil sebuah sepeda motor di garase rumah, waktu kejadian kunci sepeda motor masih dalam keadaan nyantol," papar Agus Widarma seraya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada akan aksi curanmor salah satunya dengan menyimpan kunci ditempat yang aman.
Atas kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 14.200.000 dan dari hasil penyelidikan sepertinya aparat Kepolisian sudah mengantongi sebuah nama yang diduga kuat merupakan pelaku pencurian tersebut.
Buleleng - Curanmor
Lokalzone - Pajak Hotel Restoran (PHR) di Kabupaten
Buleleng berhasil melampaui target. Hingga memasuki triwulan kedua di
tahun 2014, PHR sudah mencapai angka 8,6 Miliar atau 42 persen dari
target PHR tahun 2014 sebesar 19,4 Miliar. Pajak hotel penyumbang terbesar dengan 5,8 miliar. Sementara pajak restoran tembus diangka 2,8 miliar.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng IB Puja Erawan, SH selasa 3/6 diruang kerjanya, mengatakan capain ini sudah melampaui target triwulan kedua yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) tentang Penetapan Target PHR. Dalam Perbub dijelaskan untuk triwulan kedua capaian dipatok 40 persen.
"Kita masih punya beberapa
minggu lagi untuk menuntaskan realisasi triwulan kedua. Tapi kita sudah
mampu melebihi target yaitu 42 persen" Ucapnya. Menurut Puja Erawan,
capaian melebihi dari target adalah sebuah indikatornya positif dari
berbagai upaya yang telah dicanangkan Pemkab Buleleng.
Puja Erawan
mengakui jika aspek evaluasi dan monitor yang dibarengi dengan
penertiban dan adanya coffee morning setiap pekan oleh Bupati Buleleng
sangat membantu menggenjot pendapatan dari sektor pajak. Karena
menurutnya, para SKPD di tim PAD selalu siap dengan laporan progress
sehingga bisa langsung di evaluasi.
Puja mengakui jika masih memiliki
kekurangan yaitu sumber daya aparatur yang masih perlu terus
ditingkatkan. "Orang pajak diperlukan yang inovatif dan kreatif. Kita
berupaya untuk itu" tegasnya.
Terkait maraknya villa bodong yang
mencapai puluhan, Puja Erawan akan segera "melegalkan" status vila
tersebut. "Kita nanti undang mereka para pemilik dan duduk bersama dari
lintas SKPD terkait untuk dicarikan jalan keluar. Kita punya bukti-bukti
mereka beroperasi namun tidak memiliki ijin villa. Karena sektor ini
salah satu lumbung besar pendapatan daerah " jelasnya.
Buleleng - HB
Lokalzone - Tega sekali pria ini, tidak hanya menikah dengan perempuan lain tanpa ijin sang istri, tetapi juga menyuruh istrinya menjual diri kalau mau mendapatkaan uang.
Berdasarkan informasi yang di peroleh di Mapolres Buleleng, Selasa (3/6/2014), sang istri MM (39) akhirnya melaporkan suaminya yang juga sebagai seorang PNS itu ke Polisi lantaran sikapnya yang dianggap sudah kelewat batas.
Selama 11 tahun menjalani hidup bersama, tiba-tiba Wawan Surawan (40) dari Desa Busungbiu justru melangsungkan perkawinan dengan seorang perempuan tanpa ijin bahkan nafkah lahir batin pun tidak lagi diberikan kepada MM.
Kepada Polisi MM mengungkapkan, ketika dirinya meminta nafkah sang suami justru membalasnya dengan kata-kata kasar ”adep iban caine maan be pis” ( jual diri kamu , dapat dah kamu uang) yang akhirnya memicu keributan disertai pengusiran oleh sang suami ”cicing gen ngidang ngulah , nyai jeleme ngamah nasi sing ngidang
ngulah” (anjing saja bisa disusir, kamu manusia makan nasi tidak bisa
diusir).
Tidak terima dengan perlakuan suaminya tersebut, MM akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya kepada Polisi, Senin (2/6/2014) dan saat ini kasusnya masih ditangani oleh unit PPA Polres Buleleng.
Buleleng
Lokalzone - Sejumlah 900 orang remaja yang lulus tes penjaringan putri terbaik Indonesia hari ini secara resmi menjadi Siswa Pembentukan Brigadir Polisi Wanita Tugas Umum 2014 yang nantinya akan digembleng secara pisik dan mental di SPN Singaraja.
Sejumlah siswa polwan yang akan melaksanakan pendidikan di SPN singaraja ini tidak saja dari hasil rekrutmen oleh Polda Bali saja tetapi juga sejumlah daerah lain seperti Polda NTT mengirimkan 220 orang, NTB 73 orang, Sulawesi Selatan 354 orang, Sulawesi Utara 96 orang, Jawa Timur 44 orang, Gorontalo 8 orang, dan Polda Bali 105 orang (Pelamar yang mendaftar di Polres Buleleng 15 orang).
Dalam upacara pembukaan hari ini, Selasa (3/6/2014) Wakapolda Bali Brigjen Pol Drs I Gusti Ngurah Raharja Subyaktha mewanti-wanti kepada seluruh siswa untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti pendidikan yang akan dijalani.
"Adik-adik mulai saat ini sudah mulai memasuki dunia lain, dunia pendidikan Polri, siapkan mental dan fisik, ikuti pelatihan dengan sebaik-baiknnya sehingga 900 yang masuk dan 900 juga yg nantinya lulus sebagai Brigadir Polisi," papar Wakapolda yang berasal dari Desa Petemon, Kecamatan Seririt ini.
Seluruh siswa Polwan yang yang berhasil mengikuti tes hingga akhir di masing-masing daerah pengirimannya ini akan di didik dan digojlok selama 7 bulan di SPN Singaraja.
Sebagai penutup Wakapolda Bali mengingatkan kepada seluruh remaja yang sudah memilih untuk menjadi anggota Polri ini supaya mulai menanamkan jiwa-jiwa bayangkara dalam diri dan menjauhi hal-hal yang dapat merusak moral sambil berteriak Bhayangkara yang juga diikuti oleh seluruh peserta upacara.
Buleleng
Langganan:
Postingan (Atom)









