Lokalzone - Menjelang tahun baru pelaku pencurian sepertinya semakin nekat saja, setelah dua curanmor yang terjadi pada hari jumat lalu kali ini giliran sebuah LPD yang dibobol maling, yang bahkan berhasil merusak berangkas besi tempat penyimpanan uang LPD.
Aksi pencurian yang terjadi di LPD Desa Bengkala, diketahui pertama kali terjadi pada hari Minggu (29/12/2013) oleh warga yang juga merupakan pegawai di LPD tersebut.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polisi diduga kuat pelaku masuk dengan cara merusak kaca nako lalu ke ruang berangkas LPD disimpan dan membukanya dengan paksa. "Pelaku masuk melalui jendela, dengan merusak kaca beserta besi nako. Selanjutnya mencongkel pintu berangkas besi dengan paksa", ungkap Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Made Mustiada ketika dikonfirmasi, Senin (30/12/2013).
Akibat kejadian tersebut berangkas besi LPD yang berukurun 80 X 70 cm rusak sedangkan uang yang berada didalamnya sebanyak Rp 12 juta dibawa kabur si pencuri. Hingga saat ini unit reskrim Polsek Kubutambahan masih berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.
Buleleng - Pencurian - Peristiwa
Lokalzone - Sedikitnya 1000 orang siswa baru dilantik oleh Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu menjadi Bintara muda di SPN Singaraja, Senin (30/12/2013). Nantinya bintara muda tersebut akan ditugaskan di garda terdepan dalam rangka pengamanan Pemilu di tahun 2014 nanti.
Tampak dalam kegiatan tersebut ribuan bintara muda yang baru dilantik tersebut menampilkan kebolehannya dalam hal pengendalian massa dan beladiri yudo didepan keluarga yang siap menjemput.
Ketika dikonfirmasi disela-sela kegiatan tersebut, Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu mengungkapkan Bintara muda tersebut akan dikembalikan ke Polda yang pengirim siswa tersebut serta ditugaskan pada fungsi Shabara untuk persiapan Pemilu di tahun 2014.
"Tahun ini polri
mendidik 20 ribu bintara muda yg terdiri dari Shabara dan Brimod di
seluruh indonesia, sedang di SPN Singaraja mendapat jatah siswa
sebanyak 1099 orang yg selanjutnya akan dikirim kembali ke polda pengirim",
kata Benny.
Adapun 1099 Bintara baru tersebut akan ditugaskan di tiga Polda yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, dan Polda Bali.
Buleleng
Lokalzone - Dalam rangka pengamanan malam Natal, Selasa (24/12/2013) jajaran Polres Buleleng siaga satu. Apel kesiapan pun digelar dalam rangka persiapan serta pemplotingan pasukan yang nantinya akan disebar di seluruh Gereja di Kabupaten Buleleng.
Dalam apel kesiapan pasukan tersebut, Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Riza Faisal meminta kepada seluruh anggotanya untuk datang ke gereja sebelum kegiatan dimulai.
"Seluruh anggota harus sudah ada di tempat plotingannya dua jam sebelum kegiatan di gereja tersebut dimulai, sekaligus melakukan sterilisasi", papar Riza Faisal.
Untuk melancarkan perayaan Natal, pada setiap gereja diadakan sterilisasi dengan mengerahkan anjing pelajak untuk mengendus barang-barang yang mungkin berbahaya bagi umat yang sedang melaksanakan peribadatan.
Tidak hanya itu sejumlah personil yang dilengkapi dengan metal detektor juga disiagakan pada pintu masuk untuk melakukan pemeriksaan terhadap warga beserta barang bawaannya.
"Kami berharap nantinya masyarakat memaklumi tindakan kami, yang melakukan pemeriksaan di pintu masuk dan tidak menganggap bahwa Polisi mempersulit mereka yang hendak beribadah", kata AKP Made Mustiada selaku Kasubbag Humas Polres Buleleng di Gereja GPIB Jalan Ngurah Rai Singaraja.
Untuk informasi pengamanan tidak hanya dilakukan pada gereja-gereja besar di kota singaraja tetapi juga seluruh gereja di Kabupaten Buleleng dengan mengedepankan seluruh personil dari Polsek jajarannya.
Buleleng
Lokalzone - Sudah bukan rahasia lagi apabila Bulan berakhiran ber merupakan waktu yang biasanya digunakan para teroris untuk menjalankan aksinya, terlebih lagi pada Bulan Desember pasalnya di bulan ini diadakan perayaan Natal dan Tahun Baru.
Untuk itu Jajaran Polres Buleleng sepertinya tidak main-main dalam mengamankan perayaan Nataru kali ini, selain mengadakan operasi dengan sandi Lilin Agung yang serentak diadakan di seluruh Indonesia. Instruktur khusus penjinak bom atau lebih dikenal dengan Jihandak dari satuan Brimob Polda Bali pun didatangkan guna memberikan gambaran tentang bagaiamana mengamankan sebuah bom.
Pelatihan tersebut dibuka oleh sang penggagas yakni Kabag ops Polres Buleleng Kompol Riza Faisal yang memang berlatar belakang seorang Brimob di wantilan arya damar Mapolres Buleleng, Senin (23/12/2013).
"Saya minta semuannya mendengarkan informasi yang diberikan tanpa melihat pangkat yang berbicara, karena informasi yang diberikan sangat berharga untuk keselamatan masyarakat umum dan kita saat bertugas" papar Riza saat memberikan sambutan pembukaan.
Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut, Brigadir Nurkolis memberikan pengetahuan awal tentang apa itu bahan peledak, jenisnya baik yang low ekplosif maupun high ekplosif, perbedaannya bahkan kharakteristik berupa bau yang ditimbulkannya.
Nurkolis berharap anggota Polres Buleleng dapat menemukan dan mengidentifikasi apabila terdapat barang mencurigakan dilapangan merupakan sebuah bom atau bukan termasuk memberikan langkah-langkah apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan saat itu.
"Jangan menjadi pahlawan kesiangan dengan mengambil barang yang dicurigai sebuah bom tanpa peralatan yang memadai, saya saja yang bertugas sebagai jihandak harus menggunakan baju pelindung terlebih dulu. Minimal kalau saya mati istri masih bisa mengenali karena badan masih utuh", celoteh Nurkolis sambil menunjukan bahan peledak jenis TNT dan inisiatornya.
Nurkolis juga mengingatkan walau jenis bom yang dibuat oleh teroris merupakan jenis low ekplosif tetapi dengan volume yang besar dengan ditambah beberapa kharakteristik bahan berbahaya lainnya seperti gas ataupun pecahan besi, para teroris ini memang berencana membuat para korbannya meninggal ditempat jika tidak dapat membuat luka atau terbakar jika tidak cacat belum lagi masalah psikologis akibat kejadian tersebut.
Menurutnya salah satu alasan berkembangnya gerakan teroris di negara ini tidak lepas dari para donatur yang diduga merupakan orang-orang yang kecewa terhadap pemerintah, "walau mereka tidak bergerak tetapi dengan adanya pendanaan tersebut teroris dapat beraksi, ini sangat berbahaya" kata Nurkolis.
Buleleng
Lokalzone - Memperingati hari Ibu yang jatuh pada 22
Desember, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana berharap kesetaraan
gender di Kabupaten Buleleng harus tetap diperjuangkan sebagai salah
satu bentuk emansipasi terhadap kaum perempuan, Hal tersebut disampaikan Bupati selepas memimpin Apel Peringatan Hari Ibu di Lapangan Taman Kota Singaraja, Senin (23/12).
Selain getol memperjuangkan persamaan gender, Bupati yang juga mantan Anggota DPR Bali ini juga memberikan peringatan kepada seluruh komponen Desa dan Adat agar tidak menjegal adanya caleg perempuan yang akan maju bersaing menjadi wakil rakyat di DPRD Buleleng, “ Jangan menghambat adanya tokoh perempuan dalam Pileg, karena dari sana kita harapkan bisa menyuarakan kesetaraan dan hak-hak kaum perempuan”tegasnya.
Selain getol memperjuangkan persamaan gender, Bupati yang juga mantan Anggota DPR Bali ini juga memberikan peringatan kepada seluruh komponen Desa dan Adat agar tidak menjegal adanya caleg perempuan yang akan maju bersaing menjadi wakil rakyat di DPRD Buleleng, “ Jangan menghambat adanya tokoh perempuan dalam Pileg, karena dari sana kita harapkan bisa menyuarakan kesetaraan dan hak-hak kaum perempuan”tegasnya.
Terlebih hal
tersebut telah diamanatkan dalam Undang-undang No. 8 tahun 2012 tentang
Pemilu Legislatif yang mengatur kouta 30 % wakil rakyat perempuan yang
duduk di kursi Legislatif, “Dalam berbagai aktivitas kaum perempuan
juga dapat memberikan warna dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng,
kita apresiasi itu sebagai sebuah keragaman“imbuhnya.
Bagaimana Pemerintah Daerah sendiri ? dalam “Kabinet” Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wabup Nyoman Sutjidra sendiri tercatat ada 4 perempuan yang dipercaya memangku jabatan Eselon II di jajaran pemerintah daerah Kabupaten Buleleng, bahkan beberapa diantaranya menyandang posisi di strategis seperti Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Made Rousmini, Kadisnakertrans Ni Made Dwi Priyanti, Kadisperindagkop Made Arnika serta Kepala KBPP dr. Made Sukarmini. (hb)
Bagaimana Pemerintah Daerah sendiri ? dalam “Kabinet” Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wabup Nyoman Sutjidra sendiri tercatat ada 4 perempuan yang dipercaya memangku jabatan Eselon II di jajaran pemerintah daerah Kabupaten Buleleng, bahkan beberapa diantaranya menyandang posisi di strategis seperti Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Made Rousmini, Kadisnakertrans Ni Made Dwi Priyanti, Kadisperindagkop Made Arnika serta Kepala KBPP dr. Made Sukarmini. (hb)
Buleleng - HB
Langganan:
Postingan (Atom)








