Bali, Lokalzone - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut kedatangan para atlet Bali yang ikut PON XIX 2016 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (30/9/2016).
Pastika menyampaikan rasa bangganya atas prestasi atlet Bali meraih 20 emas. Ini membuktikan atlet Bali patut diperhitungkan untuk melenggang ke kompetisi yang lebih dari PON.
"Pastinya cukup bangga dengan hal ini. Ini merupakan prestasi dari para pemuda dan pemudi Bali," kata Pastika kepada para atlet.
Ia mengatakan ada banyak hal yang akan dibuat untuk menunjang keahlian para atlet. Di antaranya membangun berbagai fasilitas dan sarana yang lebih baik.
"Dan dipersiapkan mulai dari anak-anak. Sehingga, akan sukses di bidang olahraga dan kekuatan karakter untuk ke depannya mulai dari anak-anak," kata dia.
Pastika menyampaikan rasa bangganya atas prestasi atlet Bali meraih 20 emas. Ini membuktikan atlet Bali patut diperhitungkan untuk melenggang ke kompetisi yang lebih dari PON.
"Pastinya cukup bangga dengan hal ini. Ini merupakan prestasi dari para pemuda dan pemudi Bali," kata Pastika kepada para atlet.
Ia mengatakan ada banyak hal yang akan dibuat untuk menunjang keahlian para atlet. Di antaranya membangun berbagai fasilitas dan sarana yang lebih baik.
"Dan dipersiapkan mulai dari anak-anak. Sehingga, akan sukses di bidang olahraga dan kekuatan karakter untuk ke depannya mulai dari anak-anak," kata dia.
Bali - Olahraga
Bali, Lokalzone - Provinsi Bali mulai melirik sport tourism. Bali Mountain Bike Marathon 2016 siap digelar, 29 Mei 2016. Lokasi yang ingin dijelahi, Kaldera Gunung Batur, Kintamani, Bali, yang memiliki panorama sangat keren. Acara yang digarap Yayasan Atlet Nusantara ini akan diikuti oleh peserta dari beberapa negara. Indonesia, Singapore, Malaysia, Brunei, Denmark, Australia dan Hongkong, dipastikan siap ambil bagian. Total peserta hingga 8 Mei 2016, mencapai 78 orang. Hingga akhir bulan nanti, jumlah peserta diyakini akan terus bertambah.
“Bali Mountain Bike Marathon 2016 bukan event biasa. Bukan sekadar penyelenggaraan lomba balap sepeda internasional, tapi juga bertujuan mengangkat pariwisata Bali dan Kintamani pada umumnya. Sudah ada tujuh negara yang memastikan ambil bagian. Nantinya, semua peserta akan kami ajak menjelajahi keindahan Kaldera Gunung Batur di Kintamani,” terang Pengawas Yayasan Atlet Nusantara, Gede Cakra, Selasa (10/5).
Pada adu balap sejauh 80 kilometer di ketinggian antara 1.100 meter-1.700 meter dari permukaan laut itu, para peserta dipastikan bisa menikmati keindahan Danau Batur yang sangat menawan. Airnya berwarna biru dan tenang. Di sebelah kiri danau, Gunung Batur berdiri dengan anggunnya.
Sementara di sisi kanan, Gunung Abang tak kalah memukau. Belum lagi, atraksi gulungan awan putih ibarat kapas yang seolah menempel di atas pucuk gunung itu. “Lokasi lomba memiliki keindahan pemandangan tak tertandingi yang terletak di dalam satu wilayah geografis yang paling beragam di.permukaan bumi, tambahnya.
Selain menikmati keindahan alam, para peserta nantinya juga akan menempuh lintasan offroad yang menantang. Medannya berpasir, masuk hutan, banyak kerikil, batu vulkanik dan jalan aspal. “Peserta boleh santai menjumpai penduduk, istirahat dan yang penting waktu yang ditentukan sudah sampai di finis,” urai Gede Cakra.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra, mengapresiasi sport tourism yang digagas Yayasan Atlet Nusantara tadi. Dia menilai, Bali Mountain Bike Marathon bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar Kintamani.
“Ahli vulkanologi asal Belanda, Reinout Willem van Bemmelen menilai kaldera Gunung Batur adalah salah satu yang terbesar dan terindah di dunia. Jadi ide menggelar lomba balap sepeda di sana sangat brilian. Masyarakat bisa merasakan nilai tambah, dan sektor pariwisata di Bali bisa makin maju lagi,” terang Kadispar Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra.
Menpar Arief Yahya menyebut atmosfer Bali memang khas sebagai ikon pariwisata Indonesia. Event sport tourism yang dilangsungkan di Bali pasti akan mengundang perhatian yang jauh lebih banyak orang. “Tiga unsur daya tarik wisatawan bisa menjadi daya tarik yang makin kuat. Culturenya dapat, nature-nya dapat, man made-nya juga dapat,” ujar Arief Yahya.
“Bali Mountain Bike Marathon 2016 bukan event biasa. Bukan sekadar penyelenggaraan lomba balap sepeda internasional, tapi juga bertujuan mengangkat pariwisata Bali dan Kintamani pada umumnya. Sudah ada tujuh negara yang memastikan ambil bagian. Nantinya, semua peserta akan kami ajak menjelajahi keindahan Kaldera Gunung Batur di Kintamani,” terang Pengawas Yayasan Atlet Nusantara, Gede Cakra, Selasa (10/5).
Pada adu balap sejauh 80 kilometer di ketinggian antara 1.100 meter-1.700 meter dari permukaan laut itu, para peserta dipastikan bisa menikmati keindahan Danau Batur yang sangat menawan. Airnya berwarna biru dan tenang. Di sebelah kiri danau, Gunung Batur berdiri dengan anggunnya.
Sementara di sisi kanan, Gunung Abang tak kalah memukau. Belum lagi, atraksi gulungan awan putih ibarat kapas yang seolah menempel di atas pucuk gunung itu. “Lokasi lomba memiliki keindahan pemandangan tak tertandingi yang terletak di dalam satu wilayah geografis yang paling beragam di.permukaan bumi, tambahnya.
Selain menikmati keindahan alam, para peserta nantinya juga akan menempuh lintasan offroad yang menantang. Medannya berpasir, masuk hutan, banyak kerikil, batu vulkanik dan jalan aspal. “Peserta boleh santai menjumpai penduduk, istirahat dan yang penting waktu yang ditentukan sudah sampai di finis,” urai Gede Cakra.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra, mengapresiasi sport tourism yang digagas Yayasan Atlet Nusantara tadi. Dia menilai, Bali Mountain Bike Marathon bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar Kintamani.
“Ahli vulkanologi asal Belanda, Reinout Willem van Bemmelen menilai kaldera Gunung Batur adalah salah satu yang terbesar dan terindah di dunia. Jadi ide menggelar lomba balap sepeda di sana sangat brilian. Masyarakat bisa merasakan nilai tambah, dan sektor pariwisata di Bali bisa makin maju lagi,” terang Kadispar Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra.
Menpar Arief Yahya menyebut atmosfer Bali memang khas sebagai ikon pariwisata Indonesia. Event sport tourism yang dilangsungkan di Bali pasti akan mengundang perhatian yang jauh lebih banyak orang. “Tiga unsur daya tarik wisatawan bisa menjadi daya tarik yang makin kuat. Culturenya dapat, nature-nya dapat, man made-nya juga dapat,” ujar Arief Yahya.
Bali - Olahraga
Internasional, Lokalzone - Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, baru saja menyelesaikan sesi wawancara dengan salah satu media asing menjelang GP Rusia. Di sesi itu, dia mempromosikan Bali.
Sesi wawancara itu dilakoni Rio di sela-sela sarapan di Sochi, Jumat (29/4/2016). Dia berbincang dengan jurnalis asal Sky Sports, Rachel Brookers.
Wawancara itu berlangsung selama 15 menit lebih 30 detik. Bincang santai bersama Rio itu bisa disaksikan lewat laman media sosial, Facebook, Sky Sport F1.
Salah satu pertanyaan yang dilontarkan oleh Brookers adalah mengenai kegiatan yang dilakukan oleh pebalap 23 tahun itu saat menghabiskan waktu luang kala berada di tanah air.
"Saya menyukai olahraga air. Saya suka bermain jet ski, scuba diving, snorkeling. Di Indonesia ada banyak tempat bagus, terutama untuk melakukan scuba diving," ungkap Rio dalam siaran streaming yang kini sudah disaksikan lebih dari 10 ribu orang itu.
Di akhir sesi wawancara, Brookers meminta Rio memberikan rekomendasi andai dia bakal mampir ke Indonesia selepas GP Singapura atau GP Malaysia
"Tentu saja. Kita bisa pergi ke Bali," ajak Rio saat memberi jawaban terakhir sesi wawancara.
Sesi wawancara itu dilakoni Rio di sela-sela sarapan di Sochi, Jumat (29/4/2016). Dia berbincang dengan jurnalis asal Sky Sports, Rachel Brookers.
Wawancara itu berlangsung selama 15 menit lebih 30 detik. Bincang santai bersama Rio itu bisa disaksikan lewat laman media sosial, Facebook, Sky Sport F1.
Salah satu pertanyaan yang dilontarkan oleh Brookers adalah mengenai kegiatan yang dilakukan oleh pebalap 23 tahun itu saat menghabiskan waktu luang kala berada di tanah air.
"Saya menyukai olahraga air. Saya suka bermain jet ski, scuba diving, snorkeling. Di Indonesia ada banyak tempat bagus, terutama untuk melakukan scuba diving," ungkap Rio dalam siaran streaming yang kini sudah disaksikan lebih dari 10 ribu orang itu.
Di akhir sesi wawancara, Brookers meminta Rio memberikan rekomendasi andai dia bakal mampir ke Indonesia selepas GP Singapura atau GP Malaysia
"Tentu saja. Kita bisa pergi ke Bali," ajak Rio saat memberi jawaban terakhir sesi wawancara.
Internasional - Olahraga
Bali, Lokalzone - Peringati Hari Kartini, puluhan surfer wanita di Bali mengenakan baju kebaya, di Pantai Kuta, Bali, Kamis (21/4/2016) sekira pukul 16.30 Wita.
Para wanita ini tampak anggun dan cantik, mengenakan kain kebaya. Jika biasanya wanita ini menggunakan pakaian renang selama surfing, kini, menggunakan kebaya membuat surfing mereka terlihat berbeda.
Meskipun memakai baju kebaya, dan memakai bawahan jarit atau rok, hal tersebut tidak menyulitkan mereka untuk 'berlenggak-lenggok' di atas ombak pantai.
Para wanita ini masih bisa berdiri tegak di papan seluncurnya mereka masing-masing, tidak tampak kesulitan sedikit pun di benak mereka. Dengan deburan ombak, para wanita mudah melancarkan aksinya hingga ke tengah laut.
Para wanita ini tampak anggun dan cantik, mengenakan kain kebaya. Jika biasanya wanita ini menggunakan pakaian renang selama surfing, kini, menggunakan kebaya membuat surfing mereka terlihat berbeda.
Meskipun memakai baju kebaya, dan memakai bawahan jarit atau rok, hal tersebut tidak menyulitkan mereka untuk 'berlenggak-lenggok' di atas ombak pantai.
Para wanita ini masih bisa berdiri tegak di papan seluncurnya mereka masing-masing, tidak tampak kesulitan sedikit pun di benak mereka. Dengan deburan ombak, para wanita mudah melancarkan aksinya hingga ke tengah laut.
Seperti diketahui, 21 April diperingati sebagai hari Kartini. Salah satu surfer, Arini mengaku agak kesulitan ketika surfing menggunakan kebaya. “Agak sulit sedikit, tapi tidak ada masalah, karena ketika kami main, rok kita naikkan sedikit,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, selama ini perempuan hanya dianggap hanya bisa memasak, dan di rumah saja, namun kali ini para perempuan mau menunjukkan, meski memakai kebaya, wanita ini masih bisa tetap eksis melakukan pekerjaan laki-laki.
Bali - Olahraga
Olahraga, Lokalzone.com - Sarung tinju seharga 1 juta pound sterling atau Rp 18,5 miliar milik legenda tinju dunia, Muhammad Ali akhirnya keluar dari 'penjara' setelah 40 tahun mendekam di sebuah pub di London, Inggris. Kini publik bisa melihat langsung salah satu benda paling bersejarah dalam karier petinju AS tersebut.
Seperti dilansir The Sun, bentuk sarung tinju itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sarung tinju biasa. Warnanya merah bata, tapi sudah terlihat usang di makan usia. Tali pengikat dan karet penahan yang dulunya berwarna putih bersih juga sudah menguning akibat tergerus waktu.
Sarung tinju tersebut juga cacat. Sisi sebelah kiri sobek. Namun justru bagian inilah yang membuat benda itu bernilai selangit. Ya, lubang yang menganga itu menjadi saksi kelicikan Ali dan pelatihnya.
Penggemar Ali di era 1960 tidak akan melupakan sarung tinju ini. Benda itu pernah menyelamatkan Ali dari kekalahan saat bertemu Henry Cooper di Wembley Stadium, 1963 lalu.
Dalam duel ini, Ali sempat terjatuh di ronde keempat usai terkena hook kiri Cooper. Dia terjengkang ke ring. Beruntung bel segera berbunyi dan Ali segera kembali ke pojok ring untuk beristirahat.
Sepanjang laga Ali memang tampak kepayahan meladeni permainan Cooper. Tenaganya banyak terkuras. Apalagi setelah Ali terjatuh di penghujung ronde keempat. Meski akhirnya berhasil bangkit dan berjalan ke pojok ring, Ali tampak sangat kelelahan untuk segera melanjutkan pertandingan.
Angelo Dundee, pelatih Ali, menyadari situasi ini. Namun dia tidak kehilangan akal. Untuk mengembalikan stamina petinjunya, Dundee pun melakukan cara yang licik, yakni menggunting salah satu bagian sarung tinju Ali. Wasit kemudian dipanggil dan diminta melihat kondisi tersebut.
Strategi itu berhasil, karena wasit meminta mereka segera menggantinya. Ini berarti, Ali mendapat tambahan waktu untuk beristirahat dan mengembalikan staminanya. Pertarungan kemudian dilanjutkan. Ali akhirnya dinyatakan menang TKO atas Cooper. Delapan bulan kemudian, Ali kembali naik ring dan menghadapi Sonny Liston di pertandingan kelas berat.
Meski rusak, sarung tinju itu ternyata tidak dibuang. Selama 40 tahun benda itu dikurung dalam kotak kaca dan disimpan di sasana Cooper di atas pub Thomas A Becket di Old Kent Road, London Tenggara. Tahun 2001, produser film asal Birmingham, Trevor Beattie, membelinya dari balai lelang Christie seharga 37.600 pounds. Namun sekarang harganya sudah mencapai £ 1 juta.
Setelah lama menghilang, sarung tinju legendaris itu kini bisa disaksikan oleh publik. Untuk pertama kalinya benda bersejarah yang menjadi simbol kelicikan Ali tersebut akan dipajang pada pameran "I Am The Greatest" di O2 Arena, Inggris, yang akan berlangsung hingga akhir Agustus mendatang.
"Pemilik Thomas A Becket, yang punya sarung tinju itu. Sarung tinju itu bahkan ditandatangani Ali untuknya. Saat dia meninggal, sekitar 16 tahun lalu, istrinya lalu membawanya ke balai lelang," ujar Beattie.
"Saya lalu membelinya dan itu merupakan benda paling berharga yang pernah saya beli sepanjang hidupku, selain rumah. Saya menabung mati-matian demi mendapatkannya," bebernya.
Seperti dilansir The Sun, bentuk sarung tinju itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sarung tinju biasa. Warnanya merah bata, tapi sudah terlihat usang di makan usia. Tali pengikat dan karet penahan yang dulunya berwarna putih bersih juga sudah menguning akibat tergerus waktu.
Sarung tinju tersebut juga cacat. Sisi sebelah kiri sobek. Namun justru bagian inilah yang membuat benda itu bernilai selangit. Ya, lubang yang menganga itu menjadi saksi kelicikan Ali dan pelatihnya.
Penggemar Ali di era 1960 tidak akan melupakan sarung tinju ini. Benda itu pernah menyelamatkan Ali dari kekalahan saat bertemu Henry Cooper di Wembley Stadium, 1963 lalu.
Dalam duel ini, Ali sempat terjatuh di ronde keempat usai terkena hook kiri Cooper. Dia terjengkang ke ring. Beruntung bel segera berbunyi dan Ali segera kembali ke pojok ring untuk beristirahat.
Sepanjang laga Ali memang tampak kepayahan meladeni permainan Cooper. Tenaganya banyak terkuras. Apalagi setelah Ali terjatuh di penghujung ronde keempat. Meski akhirnya berhasil bangkit dan berjalan ke pojok ring, Ali tampak sangat kelelahan untuk segera melanjutkan pertandingan.
Angelo Dundee, pelatih Ali, menyadari situasi ini. Namun dia tidak kehilangan akal. Untuk mengembalikan stamina petinjunya, Dundee pun melakukan cara yang licik, yakni menggunting salah satu bagian sarung tinju Ali. Wasit kemudian dipanggil dan diminta melihat kondisi tersebut.
Strategi itu berhasil, karena wasit meminta mereka segera menggantinya. Ini berarti, Ali mendapat tambahan waktu untuk beristirahat dan mengembalikan staminanya. Pertarungan kemudian dilanjutkan. Ali akhirnya dinyatakan menang TKO atas Cooper. Delapan bulan kemudian, Ali kembali naik ring dan menghadapi Sonny Liston di pertandingan kelas berat.
Meski rusak, sarung tinju itu ternyata tidak dibuang. Selama 40 tahun benda itu dikurung dalam kotak kaca dan disimpan di sasana Cooper di atas pub Thomas A Becket di Old Kent Road, London Tenggara. Tahun 2001, produser film asal Birmingham, Trevor Beattie, membelinya dari balai lelang Christie seharga 37.600 pounds. Namun sekarang harganya sudah mencapai £ 1 juta.
Setelah lama menghilang, sarung tinju legendaris itu kini bisa disaksikan oleh publik. Untuk pertama kalinya benda bersejarah yang menjadi simbol kelicikan Ali tersebut akan dipajang pada pameran "I Am The Greatest" di O2 Arena, Inggris, yang akan berlangsung hingga akhir Agustus mendatang.
"Pemilik Thomas A Becket, yang punya sarung tinju itu. Sarung tinju itu bahkan ditandatangani Ali untuknya. Saat dia meninggal, sekitar 16 tahun lalu, istrinya lalu membawanya ke balai lelang," ujar Beattie.
"Saya lalu membelinya dan itu merupakan benda paling berharga yang pernah saya beli sepanjang hidupku, selain rumah. Saya menabung mati-matian demi mendapatkannya," bebernya.
Internasional - Nasional - Olahraga
Langganan:
Postingan (Atom)











