Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

Entrepreneur, lokalzone - Kamu pasti sudah sering mendengar nasihat bijak bahwa menjadi diri sendiri akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih bahagia, benar kan? Tak ada yang salah memang dengan nasihat ini, tapi bukan berarti kamu bisa menelan mentah-mentah kata-kata ini.

Menjadi diri sendiri bukan berarti kemudian kamu berhenti belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Hanya karena kata-kata "menjadi diri sendiri", bukan berarti kamu harus menjadi apa adanya di setiap situasi dan kondisi.

Belajar menjadi original dan tulus
Menjadi original berarti kamu bisa mengenali seperti apa dirimu (self-aware). Seperti apa emosi, pikiran serta nila-nilai yang kamu pegang. Dalam dunia kerja, ketulusan dan jujur menjadi diri sendiri adalah hal yang terkadang agak tricky. Ada kalanya kamu harus apa adanya, ada kalanya kamu perlu sedikit seperti bunglon.

ini risikonya jika kamu terlalu "menjadi diri sendiri"
 
1. Mudah dimanfaatkan. Jangan terlalu polos dan menunjukkan apa adanya dirimu. Tak semua orang berpikiran baik, beberapa banyak yang punya niat buruk dan menyakiti. Kamu harus bisa membedakannya.

2. Kamu menciptakan pikiran yang kaku
. Karena rasa percaya diri yang tinggi, kamu tahu bahwa pikiranmu bisa menuntunmu ke segala hal yang baik. Namun kamu jadi lupa bahwa ada banyak pemikiran di luar sana yang bisa mengembangkan pemikiranmu dan caramu menilai segala hal dalam hidup.

Menjadi diri sendiri itu penting, tapi kamu juga harus hati-hati. Ada baiknya jika kamu menjaga keseimbangan antara menjadi diri sendiri dengan menjaga diri sendiri. Ketahui situasi dan kondisinya, kapan harus jadi diri sendiri dan kapan jadi sedikit 'orang lain'.
-
Entrepreneur, Lokalzone - Mendapatkan pekerjaan setelah lama menganggur memang sangat menyenangkan. apalagi dengan sederet tawaran yang menggiurkan. Tapi jangan senang dulu. Sebelum menerima tawaran pekerjaan sebaiknya kamu mempertimbangkan beberapa hal. Karena yang terlihat baik di depan belum tentu sebaik kelihatannya.

Berikut adalah hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menerima tawaran pekerjaan dari perusahaan impian.
 
Perhatikan Lingkungannya
Gaji yang tinggi belum bisa menjadi jaminan kamu akan nyaman di perusahaan tersebut. Berbeda jika kamu nyaman dengan lingkungan kerjanya. Jika lingkungan kerja nyaman maka kemungkinan besar kamu akan merasa nyaman dan betah di perusahaan tersebut. Jadi memperhatikan lingkungan kerja sangat penting kamu perhatikan.
 
Reputasi Kantor
Sebelum menerima pekerjaan sebaiknya kamu survey dulu tentang calon kantor kamu. Mengetahui reputasi dan riwayatnya sangat penting. Tentu kamu tidak ingin terjebak di kantor yang tidak menyenangkan dan bermasalah. Sebaiknya kamu menolak tawaran kerja dari perusahaan yang memiliki reputasi yang buruk.
  
Langsung Diterima
Setiap proses bekerja selalu melalui banyak tahapan tes. Mulai dari seleksi CV, tes tulis, psikotes dan tes wawancara. Nah, jika perusahaan langsung menerima kamu bekerja tanpa rangkaian tes tersebut, kamu perlu berhati-hati. Jika perusahaan melakukan hal tersebut kemungkinan perusahaan sedang ada masalah.
 
Tidak Sesuai Harapan
Manfaatkan proses wawancara sebaik mungkin. Saat dalam proses wawancara tersebut ada beberapa hal yang tidak sesuai harapan kamu, sebaiknya kamu menolaknya. Jika kamu mengabaikan hal ini bisa jadi hal ini akan berujung tidak menyenangkan bagimu.
 
Tidak Profesional
Saat kamu datang ke kantor, kamu melihat perusahaan tidak dijalankan dengan profesional. Sebelum kamu terjebak dengan hal yang tidak mengenakkan sebaiknya kamu menolak tawaran pekerjaan ini.

Demikian 5 hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menerima tawaran pekerjaan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu.
-
Entrepreneur, lokalzone - Mencari pekerjaan tentu membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Bahkan mencari pekerjaan sudah tersasa menjadi pekerjaan baru untuk Anda. Tapi ingatlah, mencari pekerjaan bukanlah sebuah pekerjaan yang dibayar. Ada beberapa cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mencari uang sembari mencari pekerjaan impian, seperti dirilis oleh Lifehack.org.

Mulai menulis blog
Internet sudah menjadi ladang sempurna untuk mencari uang, apalagi Anda bisa membuat blog yang fokus pada satu topik. Banyak penulis blog yang dibayar hingga 2 juta rupiah untuk menulis di beberapa acara dengan syarat mampu menembus angka 200 ribu pembaca. Selain mendapatkan uang, menulis blog juga melatih pikiran Anda untuk menulis dan menganalisa kejadian agar bisa dijadikan tulisan blog.

Jasa menjaga hewan peliharaan

Punya anjing atau kucing yang lucu? Bila Anda terbiasa memelihara hewan peliharaan tersebut, maka kesempatan membuka jasa penitipan dan pemandian hewan peliharaan terbuka lebar. Banyak orang yang memelihara anjing dan kucing, namun mereka kesulitan untuk merawat mereka. Hal ini bisa menjadi kesempatan yang bagus untuk memperlihatkan kemampuan Anda dalam merawat hewan lucu ini

Mengajar online
Bila Anda lulusan terbaik di satu mata pelajaran atau memiliki kemampuan bahasa asing yang mumpuni, mengajar online bisa menjadi pilihan bagus. Banyak sekali situs saat ini mencari tutor yang mampu mengajar dari rumah dengan modal laptop dan internet. Selain mengasah kembali pengetahuan, menjadi tutor juga membantu Anda mengembangkan kemampuan untuk menjadi pengajar yang baik.

Ikut riset dosen di kampus
Merasa masih ingin tinggal di kampus setelah wisuda? Membantu riset dosen akan membantu keuangan Anda. Atau membuat riset baru dengan dukungan pembiayaan dari kampus juga menjadi pilihan yang menyenangkan bagi Anda yang senang menggali pengetahuan. Meski uang yang didapatkan mungkin jauh dari cukup, tapi cara ini menjadi salah satu yang terbaik untuk mengembangkan pengetahuan dan menambah relasi sebanyak mungkin.

Membuat video saat bermain gim
Senang bermain gim? Mungkin cara ini sangat ampuh untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Rekam permainan terbaik Anda, masukkan dalam channel Youtube dan dapatkan uang dari jumlah viewnya. Tentunya hal ini bukan merupakan hal yang mudah, dibutuhkan konsistensi untuk tetap memproduksi video dan gestur yang menarik, sehingga penonton bersedia kembali melihat video Anda.

Jualan barang bekas
Banyak barang bekas di rumah merupakan pintu rejeki bagi mereka yang senang jualan. Anda dengan mudah membersihkan barang bekas dan memastikannya tetap berfungsi, foto barang jualan Anda dan unggah di media sosial. Selain membantu mengosongkan rumah Anda dari barang yang bertumpuk, cara ini juga mengisi penuh kembali dompet yang sudah kosong sebelumnya.
-
Entrepreneur, Lokalzone - Tidak peduli di bidang apa Anda sedang bekerja saat ini, apakah itu kesehatan, teknik, media, pendidikan, desain, atau pekerjaan lainnya, Anda mendambakan peningkatan karier. Dan Anda tahu bahwa peningkatan karier membutuhkan kerja keras dan evaluasi, tidak hanya apa yang Anda lakukan sehari-hari.

Dilansir dari popsugar.com, ternyata bos juga memperhatikan beberapa hal tentang Anda. Penasaran mengapa? Karena suka atau tidak, pekerjaannya adalah untuk membuat segala hal di dalam perusahaan berjalan dengan lancar.

Lantas, apa saja yang sebenarnya diperhatikan si bos dari Anda? Simak di sini.

1. Jam berapa Anda tiba di kantor
Jam berapa Anda biasa tiba di kantor? Apakah jam 8, 9, atau jam 10 pagi? Jangan mengundang perhatian dengan keterlambatan Anda. Perhatikan pegawai lainnya, jam berapa mereka tiba di kantor, dan lakukan hal yang sama.

2. Jam berapa Anda meninggalkan kantor
Sekali lagi, Anda mungkin tidak selalu datang jam 9 pagi dan pulang jam 5 sore, namun selalu perhatikan waktu Anda meninggalkan kantor setiap hari. Apakah ini sebelum para pegawai lainnya? Setelahnya? Pastikan Anda tidak selalu meninggalkan kantor terlalu awal dari Senin hingga Jumat.

3. Bagaimana Anda berpakaian ke kantor
Bagaimana Anda memperlihatkan diri Anda setiap hari di kantor adalah satu hal yang sangat penting. Ingatlah bahwa tempat Anda bekerja akan memberitahu pakaian seperti apa yang harus Anda kenakan.

Beberapa perusahaan mengharuskan pegawainya berpakaian formal dengan kemeja dan jas setiap hari, namun ada perusahaan yang membiarkan pegawainya memakai apa saja, asal sopan.
Anda harus memperhatikan hal ini.

4. Bagaimana Anda menggunakan teknologi
Ya, bos Anda juga memperhatikan apakah Anda menggunakan teknologi untuk bekerja, atau hanya berkirim pesan dengan teman.

5. Kalimat yang Anda gunakan
Ini juga merupakan satu hal yang paling dasar. Bagaimana Anda berbicara akan terdengar sampai telinga si bos, dan kemungkinan ia tidak menyukainya akan selalu ada. Berhati-hatilah.

6. Kapabilitas Anda pada pekerjaan yang sedang dilakukan
Apa bidang yang Anda tekuni selama sekolah? Dan apa pekerjaan Anda sekarang? Bos tentu akan memerhatikan hal ini dengan seksama, terutama ketika Anda bekerja dalam sebuah tim. Apakah Anda bisa menjadi seseorang yang diandalkan atau hanya menghambat kerja tim.

7. Bagaimana Anda mengatur waktu

Apakah Anda merasa telah mampu mengatur waktu dengan baik? Apakah semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan efisien sesuai yang diminta?
Penting untuk selalu memiliki prioritas dan deadline pekerjaan, karena Anda ada di sini untuk bekerja.
-
Entrepreneur, Lokalzone - upaya produktif, ada beberapa kebiasaan bekerja yang perlu Anda eliminasi. Namun, seringkali orang tidak sadar bahwa kebiasaan yang mereka lakukan dapat menghambat kinerja mereka.

Dilansir dari Time, Jumat (21/10/2016), ada kebiasaan buruk yang perlu Anda sadari untuk segera dihentikan. Cobalah untuk menyadari betapa produktifnya Anda setelahnya.

1. Mengangkat telepon dari nomor yang tidak dikenal

Mungkin terkesan sepele, tetapi dengan mengangkat telepon dari orang yang tidak dikenal, Anda mengganggu pikiran Anda. Anda pun membutuhkan energi lebih untuk memfokuskan diri terhadap pekerjaan.

2. Membuka email pada pagi dan malam

Ini akan membuat Anda terlalu fokus pada email-email itu, bukannya fokus pada tugas yang harus segera Anda kerjakan. Pada malam, waktu Anda untuk istirahat juga akan berkurang karena mengecek email.

3. Bergosip
Bergosip di tempat kerja akan membunuh banyak waktu Anda. Seharusnya Anda bisa bekerja tetapi dengan bergosip, Anda membutuhkan waktu lebih banyak.

4. Selalu mengecek email dengan cepat
Begitu email masuk, Anda langsung mengeceknya. Ini tidak salah, tetapi akan mengurangi produktivitas Anda. Sebaiknya Anda menyediakan waktu khusus untuk mengecek email.

5. Memegang gawai setiap waktu
Notifikasi tidak hanya masuk dari email penting, tetapi juga akun media sosial Anda. Jika Anda terus memegang gawai, godaan untuk membuka akun media sosial pun semakin tinggi sehingga Anda akan membuang banyak waktu.

6. Terlalu banyak berkomunikasi dengan klien yang kurang menguntungkan
Bukannya salah, tetapi ini akan mengurangi waktu Anda untuk menjaga hubungan baik dengan klien yang justru akan memberikan keuntungan berlipat-lipat.
-
Entrepreneur, Lokalzone - Tugas presentasi adalah ajang yang tepat untuk mengapresiasikan diri kamu. Menyajikan laporan di depan top manajemen, jika beruntung maka mereka akan menilai kamu. Untuk itulah penting bagi kamu untuk tampil maksimal saat presentasi. Presentasi sebaiknya memang dapat menyajikan semua hal dengan detail, tapi bukan berarti segala informasi disajikan.

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar tampilan presentasi kamu menarik dan memukau para top manajemen. Here we go!
 
Perbanyak Grafik
Saat menyajikan slide presentasi, perbanyak grafik. Manfaatkan grafik agar lebih mengungkap apa yang ingin kamu sajikan. Grafik yang jelas dapat membantu kamu untuk menjelaskan apa yang ingin kamu sampaikan. Ungkap dengan kalimat yang lugas.
 
Tentukan Kerangka Berpikir
Sebelum membuat presentasi, tentukan topik yang penting. Tentukan apa yang akan kamu bahas mulai dari awal hingga akhir. Urutkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Dan jangan lupa untuk membuat topik yang sesingkat mungkin.
 
Pilih Warna yang Tepat
Saat membuat slide presentasi, jangan lupa untuk mempertimbangkan warna yang akan kamu pilih. Perhatikan kombinasi warna yang mencolok, tapi jangan sampai membuat yang melihatnya menjadi pusing. Kombinasi warna yang tepat akan membuat presentasi kamu menarik.
 
Kurangi Animasi
Niatnya memberikan animasi dan efek agar tampilan menarik, justru hal ini akan mengganggu. Pilih efek yang sederhana, dan konsisten di setiap slidenya. Konsistensi efek ini akan meningkatkan daya tarik presentasi kamu.
 
Pilih Point yang Tepat
Point dalam presentasi yang kamu sajikan akan membantu menegaskan apa yang ingin kamu sampaikan. Point dalam presentasi membuatmu menuliskan presentasi tanpa perlu kalimat yang panjang. Cukup singkat dan jelas.

Demikian tips agar penampilan presentasi kamu sukses dan mampu memikat top manajemen. Selamat mencoba dan semoga berhasil.
-
Entrepreneur, Lokalzone - Dalam menjalani berbagai pekerjaan, banyak sekali godaan yang akan membuatmu tidak konsentrasi dalam menyelesaikannya. Terlalu sering tidak konsentrasi dalam menyelesaikan tugas akan membuatmu kehabisan waktu berharga untuk melakukan hal lainnya. Inilah 5 cara yang akan membuatmu tetap fokus dan produktif dalam hidup.

Buat jadwal untuk hal yang Anda sukai
Selalu sisihkan 5 menit untuk melakukan hal yang Anda sukai. Hal ini akan meningkatkan mood Anda untuk kembali semangat bekerja dan akan mempengaruhi rekan kerja Anda agar semangat menyelesaikan pekerjaan mereka.

Tetapkan prioritas utama Anda
Sisihkan 5 menit untuk membuat catatan mengenai hal yang harus Anda lakukan hari ini. Kegiatan ini menjadi salah satu hal penting untuk membuat Anda tetap fokus. Saat Anda menuliskan kegiatan apa yang dilakukan, pastikan prioritas Anda menjadi yang utama. Bila daftar tersebut penuh dengan hal yang tidak diinginkan, evaluasi diri Anda.

Susun pekerjaan yang mirip dan lakukan semuanya sekaligus
Ketika menuliskan jadwal, susun pekerjaan yang mirip atau pekerjaan yang memiliki tempat yang sama. Hal ini akan memudahkan anda untuk menghemat waktu dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya dan meningkatkan produktivitas anda dalam bekerja.

Beri Deadline
Deadline sangatlah kuat dan bisa menolong Anda untuk meningkatkan usaha dalam menyelesaikan tugas. Letakkan batasan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai kemampuan Anda, sehingga dapat merangsang kreatifitas untuk memenuhi target.

Terapkan pedoman “sedikit-sedikit menjadi bukit” dalam jadwal Anda
Untuk menyelesaikan tugas yang besar, Anda butuh komitmen untuk melaksanakannya sedikit demi sedikit setiap harinya. Tulis setiap pekerjaan yang berkesinambungan sehingga bisa mendekatkan diri Anda pada kesuksesan. 
-
Entrepreneur, Lokalzone - Stres di kantor adalah hal yang biasa. Deadline, target, tuntutan klien, maraton dari meeting ke meeting, sering lembur, belum lagi politik kantor yang seolah tak pernah usai, adalah beberapa pemicu stres.

Tak jarang juga, penyebabnya adalah hal-hal di luar kendali kita. Sesulit apa pun itu, emosi kita harus selalu bisa terkontrol. Menurut artikel yang dilansir dari Psychology Today pada Senin (17/10/2016), ada 5 tip untuk bisa mengontrol dan mengelola emosi, sehingga kita terhindar dari stres.

1. Asah Kemampuan
Makin banyak tantangan dan permasalahan yang kita hadapi, makin teruji kemampuan problem solving Anda. Jadi, jangan menghindar dari masalah, namun terbukalah pada berbagai tantangan kerja.

2. Gunakan Kemampuan Komunikasi 
Kematangan emosi ditentukan oleh cara kita mengekspresikan dan mengomunikasikan emosi atau kemarahan kita. Orang yang secara emosi matang, bisa mengomunikasikan perasaan dengan terbuka dan tenang. Rekan kerja harus tahu dengan tepat alasan Anda marah. Di satu sisi, dorong mereka untuk bisa mengatasi masalah tersebut. Tapi, orang yang diam saja ketika ada masalah, juga bukan bentuk emosi yang tepat. Setiap orang harus mencari saluran untuk mengeluarkan emosi negatifnya, misalnya melalui hobi, kegiatan rekreasi, pertemanan.

3. Ubah Lingkungan Anda 
Perubahan yang paling perlu kita kembangkan adalah mindset positif untuk menghadapi situasi yang memancing emosi. Jika lingkungan tidak bisa diubah, maka kitalah yang dituntut beradaptasi, sehingga bisa tetap menyesuaikan diri dengan baik dalam situasi. Kalau Anda punya bos yang sulit dipuaskan misalnya, mau tak mau Anda harus membekali diri dengan kemampuan ekstra.

4. Tingkatkan Rasa Humor 
Dengan membaca buku, menonton tayangan yang menghibur, bermain dengan anak-anak, atau bergaul dengan teman di luar lingkungan pekerjaan. Temukan bahwa dunia ini penuh warna, tidak melulu soal kerja.

5. Tenangkan Fisik Anda 
Ada orang yang senang pada kegiatan fisik yang menenangkan, seperti yoga atau menyepi ke gunung. Kegiatan ini terbukti baik untuk mengembalikan keseimbangan diri dan menenangkan emosi. Namun, ada orang yang memilih kegiatan olahraga yang lebih aktif, seperti lari, basket, atau renang. Apa pun kegiatan yang dipilih, sama baiknya untuk fisik dan mental Anda.
-