Select Menu
Buah Unggul
Diberdayakan oleh Blogger.

Buleleng

Bali

Teknologi

Lifestyle

Nasional

Videos

Kesehatan, Lokalzone.com - Meski memang kamu tak bisa lepas dari smartphonemu dari pagi hingga sore, tapi jangan sampai kamu tidur juga di samping gadgetmu dengan keadaan menyala. Kamu pasti sudah sering mendengar bahwa tidur dengan gadget tidak baik karena adanya radiasi elektromagnetik dari gadget yang bisa mengganggu kesehatan.

Tapi bukan hanya itu saja yang membahayakan dari tidur bersama gadget. Alasan pertama, gadget bisa menurunkan kualitas tidur. Handphone mengeluarkan semacam sinar biru yang memberi sinyal kepada neuron otak untuk bangun. Sedangkan alam bawah sadarmu memberi sinyal untuk tidur karena malam hari.

Hal ini bisa membingungkan tubuh, dan kamu akhirnya sulit tidur. Dalam keadaan gelap dan mengantuk pun, kamu masih tak bisa cepat tidur dan membutuhkan waktu untuk bisa terlelap. Untuk menghilangkan efek sinar dari handphone, dianjurkan kamu mematikan gadget 2 jam sebelum tidur.

Meski tak ada bukti ilmiah handphone bisa menyebabkan kanker, tapi barang elektronik ini mengeluarkan radiasi gelombang radio yang tak terlihat namun diklasifikasikan sebagai salah satu pemicu munculnya potensi karsinogenik di tubuh. Hal ini diungkapkan oleh  Agency for Research on Cancer (IARC). Ini juga yang jadi alasan kedua.

Tanpa kamu sadari, frekuensi gelombang radio ini menyebar radikal bebas yang merusak otak. Banyak ahli kesehatan menyarankan untuk menjauhkan gadget atau handphone-mu dari kepala. Cara terbaik adalah tidak tidur dengan handphoe di samping kepalamu serta hindari telepon langsung menempelkan handphone di telinga.

Jika memang kamu butuh memasang alarm dari handphone, taruh handphone di meja yang jauh dari jangkauanmu atau di lantai. Kamu tetap bisa mendengar suara alarm namun mengurangi risiko terpapar sinar biru dan gelombang elektromagnetik yang dikeluarkan handphone.

Dengan cara ini juga kamu bisa mengurangi aktivitas malam hari yang membuatmu terjaga karena sibuk melihat media sosial sekaligus menjaga kesehatan otak dari kerusakan yang bahkan tidak kamu rasakan.
-
Lokalzone.com - Saat memiliki buah hati, sudah menjadi kewajiban setiap orang tua untuk merawat, melindungi dan menjaga buah hatinya tersebut. Tapi sayang, nampaknya saat ini tidak sedikit orang tua yang justru menjadi penjahat dan melukai atau bahkan menjual buah hatinya demi kesenangannya sendiri. Kisah tragis sekaligus miris kali ini datang dari seorang pria yang berasal dari Tiongkok.

Dikutip dari laman shanghaiist.com, pria yang diketahui bernama A Duan ini dikabarkan telah menjual buah hatinya sendiri seharga 23 ribu yuan atau setara dengan 46 juta rupiah. Yang lebih tragis dan miris lagi, pria ini menjual buah hatinya agar uang penjualan tersebut bisa ia gunakan untuk membeli iPhone dan sepeda motor. Menurut laporan yang ada, buah hatinya yang ia jual masih berusia 18 hari dan berjenis kelamin perempuan. Bayi itu dijual melalui situs media sosial QQ.

Pria yang diketahui tinggal di Distrik Tong'an, Fujian, Tiongkok ini memang dikenal sebagai ayah muda yang masih suka berfoya-foya dan menghabiskan uang ibu bayi. Ibu bayi diketahui bernama Xiao Mei. Wanita ini dikabarkan merupakan pekerja paruh waktu di berbagai tempat demi membiayai keluarga. Sayang, uang yang ia dapat dari bekerja kerap dipakai A Duan untuk bersenang-senang sendiri.

Pasangan ini sendiri dikabarkan saling mengenal dan jatuh cinta pada tahun 2013. Xiao Mei kemudian hamil dan melahirkan tepatnya di tanggal 28 Agustus 2014. Karena usia pasangan yang masih sangat muda, mereka dikatakan tidak menikah dan memutuskan untuk menjual bayinya lewat situs media sosial. Namun, apa yang dilakukan pasangan kemudian dilaporkan oleh pembeli bayi. Pembeli bayi melaporkan aksi A Duan yang telah menjual bayinya.

Atas laporan ini, polisi pun selanjutnya menangkap A Duan. Sementara Xiao Mei yang sempat melarikan diri dan meninggalkan A Duan juga berhasil ditangkap di tempat yang berbeda. Kepada polisi Xiao Mei mengatakan, "Saya juga anak adopsi. Banyak orang tua di kampung saya yang juga menjual anak-anak mereka. Saya pikir ini hal yang wajar agar anak-anak itu dibesarkan serta dirawat orang tua lain. Saya benar-benar tidak tahu jika hal ini ilegal."

Xiao Mei yang terbukti menjadi kaki tangan A Duan dijatuhi hukuman penjara selama 2,5 tahun. Sementara A Duan, ia dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. Sementara bayi pasangan ini, ia saat ini sedang dirawat oleh kakak pembeli bayi dan telah dianggap sebagai anggota keluarga mereka. Mereka bahkan menolak ketika pihak kepolisian meminta bayi tersebut. Bagi mereka, bayi tersebut telah menjadi bagian dari keluarganya meski ia bukan anak kandung di keluarga tersebut.

Ladies, dengan hukuman yang A Duan dan Xiao Mei terima, semoga pasangan ini bisa menyadari bahwa apa yang telah mereka lakukan salah dan mereka pun bisa menyesali perbuatannya. Untuk si bayi, semoga ia baik-baik saja bersama keluarga barunya. 
-
Lokalzone.com - Beragam reaksi didapatkan Ashanty ketika diketahui tengah hamil dua bulan. Suami dan anak terkecilnya yaitu Arsy menyambut bahagia kabar tersebut. Namun bagi Aurel dan Azriel sempat ada rasa ngambek yang ditunjukkan dua anak Anang Hermansyah tersebut.

"Aurel rada bete, katanya aku lagi seru-serunya jalan sama bunda. Kemarin ke Australia bareng berdua. Dia agak bete. Ziel betenya bukan karena dia (calon bayi), tapi lebih 'Bun nggak kasihan sama Arsy? Arsy kan masih butuh perhatian," ucap Ashanty di Indonesia Fashion Week 2016, JCC Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (10/03).

Aurel memang dikenal begitu dekat dengan bundanya tersebut. Setelah Anang menikah dengan Ashanty, banyak hal telah mereka lalui bersama. Kini ketika Ashanty hamil aktivitas jalan pun tentu bakal sedikit tersendat. Lantas apakah ada perubahan drastis dari Ashanty?

 "Aku hamil nggak pernah manja. Paling makan. Aku waktu hamil Arsy moodnya jelek banget," katanya.

Saat melahirkan anak pertamanya yaitu Arsy Addara Musicia Nurhermansyah, Ashanty memang melahirkan melalui proses caesar. Saat itu Arsy yang lahir pada tanggal 14 Desember 2014 lahir dengan berat 2,52 kg dan panjang 45 cm.

Ashanty melahirkan melalui proses operasi karena ada kekhawatiran pengentalan darah. Namun ber beda dengan kelahiran anak pertamanya, dalam kehamilan kali ini Ashanty ingin melahirkan secara normal. "Pengen normal yang ini lahirannya. Yang ini insya Allah pengen cobain," tandasnya.
-
Lokalzone.com - Penyebab kebakaran besar di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (10/3) malam masih diselidiki kepolisian. Usai didata hingga hari ini, peristiwa itu mengakibatkan ribuan jiwa kehilangan tempat tinggal.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Kalimantan Timur melansir, kebakaran telah menghanguskan 400 bangunan dihuni 496 kepala keluarga (KK) di empat rukun tetangga. yaitu RT 16, 31, 32, 33. Dalam pendataan BPBD, kobaran api dimulai pukul 17.55 WITA hingga 22.00 WITA.

"2.246 jiwa kehilangan tempat tinggal," kata Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Wahyu Widhi Heranata, saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (11/3) sore.

Bantuan dari berbagai pihak sejak pagi tadi mulai dikirim kepada korban kebakaran. BPBD Kaltim maupun BPBD kota Samarinda serta Tagana juga mendirikan tempat pengungsian di lokasi kejadian.

"Selain itu juga didirikan dapur umum untuk konsumsi korban kebakaran," ujar Wahyu.

Api berkobar hebat pada Kamis malam, usai salat Maghrib. Tidak ada yang tahu pasti penyebab kebakaran. Namun si jago merah mulai berkobar di salah satu rumah warga di Gang 2. Embusan angin kencang di lokasi, ditambah sulitnya akses ke titik api dan padatnya warga datang menonton, mempersulit ruang gerak pemadam.

Api dengan cepat melahap bangunan lainnya di Gang 4, Gang 5 dan Gang 6. Tidak kurang 15 unit pemadam diterjunkan ke lokasi. Namun kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar tiga jam kemudian. Permukiman padat yang didominasi bangunan kayu itu kini tinggal puing.
-
Buleleng, Lokalzone.com - Seorang laki-laki paruh baya ditemukan tidak sadarkan diri disebuah warung di Jalan A.Yani Singaraja tepatnya di Terminal Banyuasri, pada hari Jumat (11/3/2016) pukul 12.00 wita, kalut pemilik warung, Wayan Sukra meminta pertolongan Polisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan laki-laki tersebut bernama Jro Putu Ginastra (59), alamat Desa Selat Gambuh, Kecamatan Sukasada, Buleleng dan langsung dibawa ke RS. Kertha Usada Singaraja untuk mendapat pertolongan pertama. 

"Korban belum bisa diajak komunikasi karena belum sadarkan diri dan kami mengucapkan terima kasih atas kesadaran masyarakat yang segera menghubungi Polisi dalam hal ini petugas Patroli sehingga korban dengan cepat bisa dikirim ke Rumah Sakit," ujar Kasat Sabhara Polres Buleleng AKP I Wayan Parta membenarkan informasi tersebut seizin Kapolres Buleleng. 

Saat ini korban masih dirawat dan menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit dan polisi tengah berupaya menghubungi keluarga korban untuk menginformasikan kondisi terkahirnya.
-